Misi Kembalikan Kepercayaan Publik

Minggu, 26 Oktober 2014 - 10:05 WIB
Misi Kembalikan Kepercayaan...
Misi Kembalikan Kepercayaan Publik
A A A
PERSEGRES - Persegres Gresik United boleh saja bernafas lega karena musim ini tidak sampai terdegradasi. Tapi kepercayaan publik bola Kota Gresik pantas dikhawatirkan jika melihat prospek penonton di stadion yang terus menurun.

Musim ini saja rata-rata penonton yang datang ke Stadion Petrokimia tak sampai 5000 kepala. Jumlah penonton bahkan bisa merosot ke angka ratusan saja dan tidak bisa menutup biaya operasional pertandingan, misalnya biaya keamanan.

Jumlah itu sangat jauh di bawah angka kehadiran penonton saat Persegres bermain di Indonesia Super League (ISL) 2011-2012. Pada awal musim itu, gelombang penonton bisa mencapai 20.000 dalam satu pertandingan. Tapi setelah tiga musim, angka itu gagal dipertahankan.

Manajemen masih percaya prestasi tim yang tidak membanggakan membuat penonton malas datang ke stadion. Inilah yang memicu penasaran manajemen untuk membangun tim dengan kualitas jauh lebih menarik musim depan.

Sebab sudah terbukti sepinya penonton di Stadion Petrokimia bukan disebabkan harga tiket. Musim sebelumnya manajemen sudah pernah mencoba menurunkan harga tiket masuk, tapi tetap tidak membuat penonton berbondong-bondong.

"Memang aspek kualitas tim atau prestasi memengaruhi jumlah penonton. Jadi posisi di klasemen berbanding lurus dengan kehadiran penonton. Saya rasa itu masih wajar karena tidak semua yang datang ke stadion adalah supporter," ujar Manajer Persegres Bagoes Cahyo Yuwono.

Selain supporter, lanjutnya, juga banyak penonton yang sekadar suka menyaksikan pertandingan sepakbola sebagai hiburan. Penonton seperti ini yang menjadi cepat bosan ketika tim jarang memetik kemenangan di kandang sendiri.

Bagoes melanjutkan, kondisi itu menjadi tantangan tersendiri bagi manajemen dalam mengelola tim musim depan. Jika berhasil membangun tim dengan prestasi menjanjikan, minimal selalu menang di kandang, penonton pasti bakal kembali ke stadion.

Dia masih sangat yakin animo publik Gresik terhadap sepak bola daerahnya masih sangat tinggi. Hanya saja karena memanh prestasi tim belum mapan, membuat penonton berpikir dua kali sebelum datang langsung ke stadion.
(wbs)
Berita Terkait
Liga 2 Tercoreng, Kalteng...
Liga 2 Tercoreng, Kalteng Putra vs PSBS Biak Dihiasi Baku Pukul
Perwakilan Klub dan...
Perwakilan Klub dan Asosiasi Pemain Temui Menpora Minta Liga 2 Kembali Bergulir
Pemain Gresik United...
Pemain Gresik United Pilih Pulang Kampung Menjadi Petani
Persib Vs Persija :...
Persib Vs Persija : Kemenangan Jadi Harga Mati Kedua Tim
Usai Jalani Uji Coba...
Usai Jalani Uji Coba Terakhir, VAR Sudah Siap Digunakan di Liga 1
Kesalahan Wasit Masih...
Kesalahan Wasit Masih Terulang, Liga 1 Bakal Ada VAR di Musim Depan?
Berita Terkini
Catatan Bersejarah Maroko...
Catatan Bersejarah Maroko Usai Tembus Perempat Final Piala Dunia 2026
1 jam yang lalu
Tumbangkan Kanada, Maroko...
Tumbangkan Kanada, Maroko ke Perempat Final Piala Dunia 2026
1 jam yang lalu
Kanada vs Maroko: Mampukah...
Kanada vs Maroko: Mampukah The Canucks Akhiri Kutukan?
7 jam yang lalu
Hydroplus Soccer League...
Hydroplus Soccer League All-Stars 2025/2026 Digelar di Kudus, 16 Tim Putri Berebut Gelar Musim Perdana
8 jam yang lalu
Paraguay vs Prancis:...
Paraguay vs Prancis: Les Bleus Target Berikutnya La Albirroja?
10 jam yang lalu
Piala Dunia 2026 Ternoda,...
Piala Dunia 2026 Ternoda, Tim Mesir Keluhkan Aksi Polisi Dallas
12 jam yang lalu
Infografis
Kaleidoskop 2025: 7...
Kaleidoskop 2025: 7 Peristiwa Hukum yang Menyita Perhatian Publik
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved