Rossi Penasaran Taklukan Sepang
Selasa, 28 Oktober 2014 - 02:46 WIB
Rossi Penasaran Taklukan Sepang
A
A
A
SEPANG - Rasa penasaran masih menyelimuti Valentino Rossi. Hal itu terjadi ketika dia belum mampu mengakhiri puasa kemenangan di GP Malaysia sejak 2010 lalu.
Rossi sebenarnya memiliki peluang emas untuk mengakhiri puasa kemenangan di Malaysia ketika mampu merebut barisan terdepan dari Jorge Lorenzo. Sayang, konsistensinya menjaga tempat pertama masih belum cukup kuat.
Sehingga Marc Marquez mampu mengambil alih balapan dan memenangkan balapan seri ke-17 ini. Rossi pun harus puas dengan posisi runner up dan terpaksa menunggu hingga musim depan bagaimana menaklukan Sirkuit Sepang.
"Sudah sudah lama tidak merasakan berdiri di podium, sejak tahun 2010. Saya jelas suka jenis trek ini, tapi pada akhirnya saya malah merasakan kekecewaan. Tahun lalu saya ingat itu sangat frustasi karena saya kehilangan sepuluh detik. Meski begitu, tempat kedua adalah sesuatu yang penting, terutama untuk kejuaraan," kata Rossi, seperti dikutip Crash, Selasa (28/10).
"Ketika Marquez menyalip saya, saya terus mencoba untuk bertarung dengan dia di lap terakhir. Tapi sayangnya saya harus memperlambat sedikit kecepatan dan dia mampu menjaga ritme yang sama dan dia lebih kuat."
Lebih lanjut dia menambahkan sebenarnya juara dunia sembilan kali ini lebih menyukai taktik yang diterapkan Marquez sewaktu menjalani balapan di Sirkuit Phillip Island, di mana manuver yang dia lakukan gagal.
"Saya lebih suka taktik Marc di Phillip Island!" sindir Rossi.
Rossi sebenarnya memiliki peluang emas untuk mengakhiri puasa kemenangan di Malaysia ketika mampu merebut barisan terdepan dari Jorge Lorenzo. Sayang, konsistensinya menjaga tempat pertama masih belum cukup kuat.
Sehingga Marc Marquez mampu mengambil alih balapan dan memenangkan balapan seri ke-17 ini. Rossi pun harus puas dengan posisi runner up dan terpaksa menunggu hingga musim depan bagaimana menaklukan Sirkuit Sepang.
"Sudah sudah lama tidak merasakan berdiri di podium, sejak tahun 2010. Saya jelas suka jenis trek ini, tapi pada akhirnya saya malah merasakan kekecewaan. Tahun lalu saya ingat itu sangat frustasi karena saya kehilangan sepuluh detik. Meski begitu, tempat kedua adalah sesuatu yang penting, terutama untuk kejuaraan," kata Rossi, seperti dikutip Crash, Selasa (28/10).
"Ketika Marquez menyalip saya, saya terus mencoba untuk bertarung dengan dia di lap terakhir. Tapi sayangnya saya harus memperlambat sedikit kecepatan dan dia mampu menjaga ritme yang sama dan dia lebih kuat."
Lebih lanjut dia menambahkan sebenarnya juara dunia sembilan kali ini lebih menyukai taktik yang diterapkan Marquez sewaktu menjalani balapan di Sirkuit Phillip Island, di mana manuver yang dia lakukan gagal.
"Saya lebih suka taktik Marc di Phillip Island!" sindir Rossi.
(wbs)