Jelang Derby, Djanur Kecewa Berat pada PBR
Rabu, 29 Oktober 2014 - 18:16 WIB
Jelang Derby, Djanur Kecewa Berat pada PBR
A
A
A
BANDUNG - Jelang derby panas antara Pelita Bandung Raya (PBR) vs Persib Bandung, kekecewaan dirasakan pelatih Djadjang 'Djanur' Nurdjaman. Itu dilatarbelakangi tidak hadirnya pelatih PBR, Dejan Antonic, dalam sesi konferensi pers di Kantor PBR di Jalan Surya Sumantri, Kota Bandung, Rabu (29/10/2014).
Berdasarkan aturan, harusnya pelatih dari kedua tim hadir dalam konferensi pers sehari sebelum laga. Tapi baik Dejan maupun asisten pelatihnya tidak ada yang hadir. Sedangkan Persib diwakili Djanur dan Heri Setiawan sebagai asisten pelatih.
"Saya respek pada aturan yang ada. Tapi saya kecewa kenapa (pelatih) dari tuan rumah tidak hadir, tidak tahu ada pertimbangannya, malah kita yang datang ke sini," kata Djanur.
Raut kekecewaan pun tampak dari wajah Djanur. Bahkan ia masih tampak kecewa saat meninggalkan lokasi konferensi pers.
Disinggung apakah tidak hadirnya Dejan kemungkinan bagian dari psy war jelang derby 'Parijs van Java', ia ogah berspekulasi. "Saya enggak tahu," cetusnya.
Manajer PBR, Rawindra Ditya, lalu memberi penjelasan dalam sesi konferensi pers. Menurutnya, Dejan dan tim pelatih tidak bisa hadir karena sedang melakukan persiapan dengan uji lapang di Stadion Si Jalak Harupat pada sore
"Kita ada uji coba lapangan dan waktunya sangat mepet. Jadi cukup sulit beliau untuk hadir di sini," ungkapnya.
Rawindra mengatakan, jarak antara Stadion Si Jalak Harupat dan Kantor PBR cukup jauh. Sehingga Dejan atau tim pelatih memilih tidak hadir dan fokus mempersiapkan tim.
"Ini pertandingan yang sangat menentukan dan pelatih harus fokus dengan tim," tandasnya.
Berdasarkan aturan, harusnya pelatih dari kedua tim hadir dalam konferensi pers sehari sebelum laga. Tapi baik Dejan maupun asisten pelatihnya tidak ada yang hadir. Sedangkan Persib diwakili Djanur dan Heri Setiawan sebagai asisten pelatih.
"Saya respek pada aturan yang ada. Tapi saya kecewa kenapa (pelatih) dari tuan rumah tidak hadir, tidak tahu ada pertimbangannya, malah kita yang datang ke sini," kata Djanur.
Raut kekecewaan pun tampak dari wajah Djanur. Bahkan ia masih tampak kecewa saat meninggalkan lokasi konferensi pers.
Disinggung apakah tidak hadirnya Dejan kemungkinan bagian dari psy war jelang derby 'Parijs van Java', ia ogah berspekulasi. "Saya enggak tahu," cetusnya.
Manajer PBR, Rawindra Ditya, lalu memberi penjelasan dalam sesi konferensi pers. Menurutnya, Dejan dan tim pelatih tidak bisa hadir karena sedang melakukan persiapan dengan uji lapang di Stadion Si Jalak Harupat pada sore
"Kita ada uji coba lapangan dan waktunya sangat mepet. Jadi cukup sulit beliau untuk hadir di sini," ungkapnya.
Rawindra mengatakan, jarak antara Stadion Si Jalak Harupat dan Kantor PBR cukup jauh. Sehingga Dejan atau tim pelatih memilih tidak hadir dan fokus mempersiapkan tim.
"Ini pertandingan yang sangat menentukan dan pelatih harus fokus dengan tim," tandasnya.
(sha)