Pertina Sulsel Target Dua Emas

Minggu, 02 November 2014 - 15:48 WIB
Pertina Sulsel Target...
Pertina Sulsel Target Dua Emas
A A A
MAKASSAR - Pengurus Persatuan Tinju Nasional Amatir Indonesia (Persita) Sulawesi Selatan (Sulsel) menargetkan dua emas dikejuaraan nasional tinju elite dipelataran Karebosi link hari ini 3-9 November mendatang.

Hal tersebut dikarenakan, dua petinju andalan Pertina Sulsel harus absen karena harus mengikuti tes Calon pegawai Negeri Civil (CPNS) di kabupate Luwu Timur. Padahal, dua petinju tersebut merupakan peraih emas Pertina diberbagai kejuaraan.

Ketua Pertina Sulsel Ryan Latief mengatakan, pihaknya hanya menargetkan dua emas diajang nasional tersebut. "Itu untuk semua kategori yang diikuti oleh para atlet yang diturunkan. Kita hanya target dua emas," kata dia saat dikonfirmasi KORAN SINDO.

Ryan juga mengatakan, pada kejurnas tinju elite yang diadakan Makassar tahun ini, pihaknya menurunkan 14 petinju lima putri dan sembilan putra. "Kekuatan kita masih sama, meski dua petinju peraih medali Perunggu Wapres Cup tidak ikut, namun kami ikutkan beberapa petinju baru," jelasnya.

Sekedar diketahui hingga Minggu, 2 November kemarin panitia pelaksana mengklaim ada 26 provinsi yang siap meramaikan kejurnas tinju senior. Sebanyak 22 provinsi telah mengkonfirmasi jumlah atlet dan ofisialnya berkisar 180-an atlet. Hanya saja, baru 8 kontingen diantaranya yang tiba di Makassar. Diantaranya, Jawa Tengah, Papua Barat, Jambi, DKI Jakarta, Maluku dan Riau.

Sementara itu, Pengawas Pertandingan Kejurnas Tinju Elite Hengky Nanlohi mengatakan, sesuai regulasi yang ada petinju senior sudah tidak lagi menggunakan pelindung kepala ini merujuk dari dari regulasi Association Internationale de Boxe Amateur (AIBA). "Tanpa pemakaian pelindung kepala, pertandingan tinju semakin seru dan menegangkan," kata dia

Selain itu, Hengky menjelaskan faktor keselamatan atlet yang dikhawatirkan tetap diutamakan. Apalagi pihak organisasi tertinggi petinju amatir tersebut sudah penelitian dan pertimbangan matang sebelum menerapkan regulasi. "Karena itu, terdapat pula aturan mengenai bobot sarung tinju pada bebagai kelas pertandingan," tutupnya.
(wbs)
Berita Terkait
Muhammad Tawing Kembali...
Muhammad Tawing Kembali Pimpin Pertina Makassar
Pengurus Pertina Makassar...
Pengurus Pertina Makassar Periode 2021-2025 Dilantik
Bertemu Pengurus KONI,...
Bertemu Pengurus KONI, Pertina Makassar Paparkan Sejumlah Program
Ini Sosok yang Didukung...
Ini Sosok yang Didukung Pertina Makassar untuk Nahkodai KONI
Pertina Papua Kirim...
Pertina Papua Kirim 20 Petinju Ikuti Kejurnas di Medan
Pertina Makasar Segera...
Pertina Makasar Segera Lakukan Musyawarah Kota
Berita Terkini
Gavi Akhirnya Buka Mulut...
Gavi Akhirnya Buka Mulut setelah Dibanting Paredes di Final Piala Dunia 2026
55 menit yang lalu
DBL Indonesia Lepas...
DBL Indonesia Lepas Tim ke Amerika Serikat, Musim 2026-2027 Digelar di 31 Kota
1 jam yang lalu
Lamine Yamal Ungkap...
Lamine Yamal Ungkap Pesan Messi saat Berpelukan di Final Piala Dunia 2026
2 jam yang lalu
FIFA Bikin Kejutan!...
FIFA Bikin Kejutan! Leandro Paredes Tak Jadi Dikartu Merah di Final Piala Dunia 2026
14 jam yang lalu
Timnas Argentina Pulang...
Timnas Argentina Pulang Tanpa Trofi Disambut Bak Juara, Bagaimana Masa Depan Lionel Messi?
14 jam yang lalu
ASEAN Hyundai Cup 2026...
ASEAN Hyundai Cup 2026 Segera Bergulir, Dukung Perjuangan Timnas Indonesia di VISION+
16 jam yang lalu
Infografis
10 Negara dengan Cadangan...
10 Negara dengan Cadangan Emas Terbesar Dunia, AS Masih Teratas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved