Dua Gol Boaz Antar Persipura ke Final ISL
Selasa, 04 November 2014 - 18:25 WIB
Dua Gol Boaz Antar Persipura ke Final ISL
A
A
A
PALEMBANG - Persipura Jayapura tampaknya harus berterimakasih kepada kapten mereka, Boaz Solossa. Bagaimana tidak dua gol Boaz membuat tim berjuluk Mutiara Hitam itu lolos ke final Liga Super Indonesia musim 2013-2014 usai mengalahkan Pelita Bandung Raya (PBR) 2-0 di babak semi final, Selasa (4/11) malam WIB di Stadion Jaka Baring, Palembang.
PBR terlihat mengandalkan kecepatan David Laly di sektor sayap untuk membongkar pertahanan Persipura. Sementara tim Mutiara Hitam mencoba bermain kombinasi umpan-umpan pendek dari lini tengah. Beberapa peluang pun sempat didapat kedua tim. Sayangnya hingga babak pertama usai, tak ada gol tercipta.
Di sisi lain, meski bertajuk semi final. Kondisi stadion terlihat sepi. Hanya ada keluarga pemain Persipura dan beberapa penonton umum yang datang ke Jaka Baring. Babak kedua baru mulai 10 menit tetapi kedua tim sudah mendapat masing-masing satu peluang.
Robertino Pugliara di kubu Persipura dan Bambang 'Bepe' Pamungkas bagi PBR. Papan skor akhirnya menunjukan skor 1-0 ketika tendangan Boaz Solossa ke sisi kiri gawang PBR, tak mampu ditahan Denis Romanovs.
Boaz kembali membuat jala gawang Romanovs bergetar. Pelanggaran kepada Ferinando Pahabol yang berbuah tendangan bebas. Boaz yang menjadi eksekutor menempatkan bola lagi-lagi di sisi kiri Romanvos. 2-0 untuk Persipura.
Mutiara Hitam bisa saja menambah skor andai tendangan chip Pahabol tak melenceng tipis dari gawang Romanovs. Telah mencetak dua gol membuat Persipura terlihat lebih tenang mengontrol bola. Sebaliknya di kubu PBR, tim berjuluk The Boys Are Back ini mencoba bermain cepat demi mengejar ketertinggalan.
Hingga wasit Prasetyo Hadi meniup peluit tanda akhir pertandingan, tidak ada gol tambahan yang tercipta. Persipura pun lolos ke final dan akan menanti pemenang antara Arema Cronus vs Persib Bandung.
Tim Mutiara Hitam pun berpeluang mempertahankan gelar juara liga yang mereka peroleh musim lalu. Bagi PBR, tim asuhan Dejan Antonic ini gagal mencetak sejarah lolos ke final untuk yang pertama kali.
Susunan Pemain Kedua Tim:
Persipura: Dede; Beroperay, Bio, Fakdawer, Tinus; Wanggai, Lim, Pangkali, Robertino, Ian Kabes; Boaz.
Pelita Bandung Raya: Romanovs; Wildansyah, Hermawan, Nova, Dias; Pellu, Kim Kurniawan, Iman, Laly; Musafri, Bepe.
PBR terlihat mengandalkan kecepatan David Laly di sektor sayap untuk membongkar pertahanan Persipura. Sementara tim Mutiara Hitam mencoba bermain kombinasi umpan-umpan pendek dari lini tengah. Beberapa peluang pun sempat didapat kedua tim. Sayangnya hingga babak pertama usai, tak ada gol tercipta.
Di sisi lain, meski bertajuk semi final. Kondisi stadion terlihat sepi. Hanya ada keluarga pemain Persipura dan beberapa penonton umum yang datang ke Jaka Baring. Babak kedua baru mulai 10 menit tetapi kedua tim sudah mendapat masing-masing satu peluang.
Robertino Pugliara di kubu Persipura dan Bambang 'Bepe' Pamungkas bagi PBR. Papan skor akhirnya menunjukan skor 1-0 ketika tendangan Boaz Solossa ke sisi kiri gawang PBR, tak mampu ditahan Denis Romanovs.
Boaz kembali membuat jala gawang Romanovs bergetar. Pelanggaran kepada Ferinando Pahabol yang berbuah tendangan bebas. Boaz yang menjadi eksekutor menempatkan bola lagi-lagi di sisi kiri Romanvos. 2-0 untuk Persipura.
Mutiara Hitam bisa saja menambah skor andai tendangan chip Pahabol tak melenceng tipis dari gawang Romanovs. Telah mencetak dua gol membuat Persipura terlihat lebih tenang mengontrol bola. Sebaliknya di kubu PBR, tim berjuluk The Boys Are Back ini mencoba bermain cepat demi mengejar ketertinggalan.
Hingga wasit Prasetyo Hadi meniup peluit tanda akhir pertandingan, tidak ada gol tambahan yang tercipta. Persipura pun lolos ke final dan akan menanti pemenang antara Arema Cronus vs Persib Bandung.
Tim Mutiara Hitam pun berpeluang mempertahankan gelar juara liga yang mereka peroleh musim lalu. Bagi PBR, tim asuhan Dejan Antonic ini gagal mencetak sejarah lolos ke final untuk yang pertama kali.
Susunan Pemain Kedua Tim:
Persipura: Dede; Beroperay, Bio, Fakdawer, Tinus; Wanggai, Lim, Pangkali, Robertino, Ian Kabes; Boaz.
Pelita Bandung Raya: Romanovs; Wildansyah, Hermawan, Nova, Dias; Pellu, Kim Kurniawan, Iman, Laly; Musafri, Bepe.
(akr)