Lawan Chelsea, Gerrard Sudah Lupakan Kesialan
Jum'at, 07 November 2014 - 16:38 WIB
Lawan Chelsea, Gerrard Sudah Lupakan Kesialan
A
A
A
LIVERPOOL - Jelang Liverpool vs Chelsea, Sabtu (7/11) besok WIB, Pelatih Liverpool, Brendan Rodgers menegaskan, kapten timnya, Steven Gerrard sudah melupakan kejadian memalukan yang dialami Gerrard saat Liverpool kalah 0-2 dari Chelsea di musim lalu.
Seperti diketahui, satu gol kemenangan Chelsea kala itu, lahir dari kesalahan Gerrard yang terpeleset saat hendak mengontrol bola. Bola yang lepas kemudian dimanfaatkan Demba Ba untuk membobol gawang Mignolet.
Kekalahan ini menyebabkan Liverpool harus rela melepas gelar juara Liga Premier Inggris musim lalu yang akhirnya jatuh ke tangan Manchester City.
"Dia telah mengalami momen-momen sulit dalam karirnya dan dia selalu merespon itu dengan luar biasa. Dia penting dalam perburuan gelar di musim lalu dan dia seorang dengan karakter hebat dan bangkit dari kesalahan itu," kata Rodgers di Sports Mole.
Rodgers sendiri berpandangan, kesalahan tersebut lebih kepada kesialan yang dialami Gerrard. Sembari menyindir para jurnalis, Rodgers pun berkelakar jika para jurnalis lah yang sering terpeleset.
"Saya pikir, terpeleset itu cenderugng kepada kalian (para jurnalis). Itu hanya sebuah kesialan bagi saya," tutup Rodgers.
Seperti diketahui, satu gol kemenangan Chelsea kala itu, lahir dari kesalahan Gerrard yang terpeleset saat hendak mengontrol bola. Bola yang lepas kemudian dimanfaatkan Demba Ba untuk membobol gawang Mignolet.
Kekalahan ini menyebabkan Liverpool harus rela melepas gelar juara Liga Premier Inggris musim lalu yang akhirnya jatuh ke tangan Manchester City.
"Dia telah mengalami momen-momen sulit dalam karirnya dan dia selalu merespon itu dengan luar biasa. Dia penting dalam perburuan gelar di musim lalu dan dia seorang dengan karakter hebat dan bangkit dari kesalahan itu," kata Rodgers di Sports Mole.
Rodgers sendiri berpandangan, kesalahan tersebut lebih kepada kesialan yang dialami Gerrard. Sembari menyindir para jurnalis, Rodgers pun berkelakar jika para jurnalis lah yang sering terpeleset.
"Saya pikir, terpeleset itu cenderugng kepada kalian (para jurnalis). Itu hanya sebuah kesialan bagi saya," tutup Rodgers.
(bbk)