Homebase PSM Mulai Digarap
Jum'at, 07 November 2014 - 16:50 WIB
Homebase PSM Mulai Digarap
A
A
A
MAKASSAR - Manajemen PSM, mulai mengalihkan fokusnya untuk melakukan negosiasi ulang dengan pihak Yayasan Olahraga Sulawesi Selatan (YOSS), agar bisa menggunakan stadion Andi Mattalatta sebagai homebase dikompetisi Indonesia Super League (ISL) musim depan.
Langkah tersebut kembali diambil manajemen, setelah tim ini ditangani langsung oleh Chief Eksekutif Officer (CEO) PT Bosowa Corporation Erwin Aksa yang berniat mengembalikan lagi tim tertua di Indonesia tersebut ke kandangnya. Apalagi, untuk musim depan, kompetisi dipastikan berjalan ketat, karena sudah menjadi satu wilayah dan diikuti oleh 20 klub peserta.
Erwin Aksa yang dikonfirmasi mengatakan, soal langkah negosiasi ulang dengan pihak YOSS dirinya memang sudah mengagendakannya untuk melakukan pertemuan dengan pengurus stadion. Apalagi, ini dinilainya sangat penting. "Rencananya minggi ini," kata dia saat dikonfirmasi.
Selain itu, Erwin yang juga merupakan mantan manajer PSM ini mengatakan, soal pengelolaan stadion nantinya, dirinya berharap agar pihaknya bisa melakukan renovasi dan hak kepengelolaan. "Sebaiknya PSM yang kelola dan siap merenovasi semua stadion," katanya.
Meski demikian, dirinya berharap agar pihak YOSS dan pemerintah setempat bisa memberikan dukungan terkait rencanan tersebut. "Insyaallah mudah-mudahan dari pihak YOSS dan Pemda (pemerintah daerah) Sulsel mendukung niat baik kita semua untuk mengembalikan lagi PSM ke markas besarnya," tuturnya.
Memang pihak PSM berupaya untuk meningkatkan stadion tersebut sebagai standar nasional, agar tim tertua di Indonesia ini bisa kembali. Apalagi, dimusim lalu stadion kebanggaan masyarakat Makassar ini tiga kali tidak lolos berifikasi. Untuk itu, belakangan pihak YOSS melakukan renovasi agar bisa terstandar dan digunakan PSM berlaga dikompetisi bergengsi di Indonesia ini.
Sementara itu, Manajer Stadion Mirdan Midding yang dikonfirmasi, terkait rencana manajemen PSM untuk melakukan pertemuan dengan pihak YOSS menyambut baik. "Ini bagus, supaya kesepahaman bisa dibangun bersama," kata dia saat dikonfirmasi.
Saat ditanya soal rencana pihak PSM untuk mengelola dan merenovasi stadion tersebut, Mirdan masih belum mau berbicara banyak, yang jelas kata dia, paling utama melakukan pertemuan. "Nanti akan dilihat bagaimana penawarannya, supaya jelas harus bertemu dulu," katanya.
Untuk musim ini, skuad Juku Eja bermarkas di luar Sulsel dengan menggunakan stadion Bung Tomo Surabaya sebagai homebase nya. Hal tersebut dilakukan karena stadion Mattoanging yang didaftarkan oleh manajemen PSM tidak lolos verifikasi.
Langkah tersebut kembali diambil manajemen, setelah tim ini ditangani langsung oleh Chief Eksekutif Officer (CEO) PT Bosowa Corporation Erwin Aksa yang berniat mengembalikan lagi tim tertua di Indonesia tersebut ke kandangnya. Apalagi, untuk musim depan, kompetisi dipastikan berjalan ketat, karena sudah menjadi satu wilayah dan diikuti oleh 20 klub peserta.
Erwin Aksa yang dikonfirmasi mengatakan, soal langkah negosiasi ulang dengan pihak YOSS dirinya memang sudah mengagendakannya untuk melakukan pertemuan dengan pengurus stadion. Apalagi, ini dinilainya sangat penting. "Rencananya minggi ini," kata dia saat dikonfirmasi.
Selain itu, Erwin yang juga merupakan mantan manajer PSM ini mengatakan, soal pengelolaan stadion nantinya, dirinya berharap agar pihaknya bisa melakukan renovasi dan hak kepengelolaan. "Sebaiknya PSM yang kelola dan siap merenovasi semua stadion," katanya.
Meski demikian, dirinya berharap agar pihak YOSS dan pemerintah setempat bisa memberikan dukungan terkait rencanan tersebut. "Insyaallah mudah-mudahan dari pihak YOSS dan Pemda (pemerintah daerah) Sulsel mendukung niat baik kita semua untuk mengembalikan lagi PSM ke markas besarnya," tuturnya.
Memang pihak PSM berupaya untuk meningkatkan stadion tersebut sebagai standar nasional, agar tim tertua di Indonesia ini bisa kembali. Apalagi, dimusim lalu stadion kebanggaan masyarakat Makassar ini tiga kali tidak lolos berifikasi. Untuk itu, belakangan pihak YOSS melakukan renovasi agar bisa terstandar dan digunakan PSM berlaga dikompetisi bergengsi di Indonesia ini.
Sementara itu, Manajer Stadion Mirdan Midding yang dikonfirmasi, terkait rencana manajemen PSM untuk melakukan pertemuan dengan pihak YOSS menyambut baik. "Ini bagus, supaya kesepahaman bisa dibangun bersama," kata dia saat dikonfirmasi.
Saat ditanya soal rencana pihak PSM untuk mengelola dan merenovasi stadion tersebut, Mirdan masih belum mau berbicara banyak, yang jelas kata dia, paling utama melakukan pertemuan. "Nanti akan dilihat bagaimana penawarannya, supaya jelas harus bertemu dulu," katanya.
Untuk musim ini, skuad Juku Eja bermarkas di luar Sulsel dengan menggunakan stadion Bung Tomo Surabaya sebagai homebase nya. Hal tersebut dilakukan karena stadion Mattoanging yang didaftarkan oleh manajemen PSM tidak lolos verifikasi.
(wbs)