Tiga Tim Pabrikan Tolak Peraturan Poin Ganda

Sabtu, 08 November 2014 - 01:37 WIB
Tiga Tim Pabrikan Tolak...
Tiga Tim Pabrikan Tolak Peraturan Poin Ganda
A A A
VALENCIA - Tim pabrikan Honda, Yamaha dan Ducati tidak ingin melihat peraturan sistem poin ganda Formula 1 tahun ini digunakan untuk membumbui MotoGP.

Polemik tentang sistem poin ganda di Formula 1 pada balapan terakhir di GP Abu Dhabi telah menarik perhatian sejumlah petinggi MotoGP. Honda, Yamaha, dan Ducati kompak menyuarakan penolakan terkait penerapan sistem tersebut.

Manajer tim Repsol Honda, Livio Suppo berkata: "Secara pribadi saya tidak suka penerapan poin ganda dilakukan pada balapan terakhir. Ok, saya mengerti balapan ini semata-mata hanya pertunjukan saja. Tetapi di sisi lain, jika Anda adalah pengendara yang kehilangan gelar karena nasib buruk di balapan terakhir, maka saya tidak berpikir itu adil," katanya dikutip Crash, Jumat (7/11).

Kritikan sama juga dilontarkan direkur Yamaha Racing, Lin Jarvis. Dia mengatakan bahwa penerapan poin ganda adalah sesuatu yang tidak masuk akal.

"Bagi saya itu adalah aturan konyol. Saya pikir Formula 1 akan membatalkan penerapan poin ganda pada tahun depan. Saya tidak berpikir itu populer bagi pembalap atau tim. Sebuah kejuaraan dunia dimulai pada bulan Maret, selesai pada bulan November dan semuanya harus dihitung dengan tepat. Setiap balapan seperti yang kita tahu, tidak mudah untuk diprediksi. Anda bisa mendapatkan dibawa keluar di tikungan pertama, bukan karena kesalahan Anda sendiri. Ini tidak masuk akal untuk memiliki poin ketidakseimbangan pada balapan terakhir," timpal Jarvis.

Begitu pula dengan Paolo Ciabatti. Direktur Ducati Corse memiliki pandangan yang sama seperti bos Honda dan Yamaha, dengan menyebut bahwa dirinya tidak menyukai poin ganda diterapkan pada ajang MotoGP.

"Saya tidak punya banyak waktu untuk memberikan pernyataan. Hanya satu yang menjadi perhatian saya, yakni saya tidak suka ide poin ganda diterapkan pada balapan terakhir," tutup Ciabatti.
(bbk)
Berita Terkait
Motogp Mandalika 2022,...
Motogp Mandalika 2022, Penonton Hari Kedua Membeludak
Ducati Sudah Tepat Merekrutnya...
Ducati Sudah Tepat Merekrutnya di MotoGP 2021
Momen Penonton MotoGP...
Momen Penonton MotoGP Thailand 2024 Dibawa Naik Tuktuk untuk Menuju Tribun
Tak Mau Ketinggalan...
Tak Mau Ketinggalan Aksi Pembalap, Penonton Datangi Sirkuit Mandalika Sejak Pagi
Puncak Arus Balik Penonton...
Puncak Arus Balik Penonton MotoGP Diprediksi Malam Ini, Kemenhub Siapkan Tiket 'Go Show'
Suguhkan 63 Balapan...
Suguhkan 63 Balapan Live, Saksikan Seluruh Rangkaian Seri MotoGP di SPOTV melalui Vision+!
Berita Terkini
AS Incar Tuan Rumah...
AS Incar Tuan Rumah Piala Dunia Antarklub 2029
39 menit yang lalu
Piala Dunia 2026 Diatur...
Piala Dunia 2026 Diatur untuk Tim Unggulan?
1 jam yang lalu
Prancis vs Maroko Belum...
Prancis vs Maroko Belum Kick-off, Jurnalis Malah Adu Jotos
2 jam yang lalu
Banding Olise Ditolak,...
Banding Olise Ditolak, FIFA Bikin Prancis Murka
3 jam yang lalu
Benarkah Ronaldo Tak...
Benarkah Ronaldo Tak Punya Warisan Besar di Piala Dunia?
5 jam yang lalu
Kisah Maroko di Piala...
Kisah Maroko di Piala Dunia 2026: Cuma 7 Pemain Kelahiran Tanah Asal, Mayoritas dari Eropa
5 jam yang lalu
Infografis
Dzikry Lazuardi, Analis...
Dzikry Lazuardi, Analis Persija yang Dipercaya John Herdman Masuk Tim Pelatih Timnas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved