Keanehan Lorenzo Terhadap Rossi
Minggu, 09 November 2014 - 09:36 WIB
Keanehan Lorenzo Terhadap Rossi
A
A
A
VALENCIA - Perasaan gelisah mulai dirasakan Jorge Lorenzo jelang balapan seri terakhir GP Valencia. Hal itu terjadi setelah Valentino Rossi sekaligus rekan setimnya di Movistar Yamaha sukses mengunci pole position.
Kegelisahan yang dirasakan juara dunia dua kali cukup beralasan. Pasalnya dia tengah membidik posisi runner up yang kini ditempati oleh Rossi. Walau peluang The Doctor mengamankan posisinya sangat besar, namun Lorenzo tidak mau tinggal diam.
Pembalap yang pernah menjajal Sirkuit Sentul itu tetap yakin tentang peluangnya menyelesaikan balapan dengan kemenangan. Dan, urutan keempat dianggapnya sebagai tempat yang ideal. "Tempat keempat adalah posisi yang baik, mengingat semua pengendara sangat dekat," kata Lorenzo dikutip Crash, Minggu (9/11).
Soal kualifikasi, pembalap kelahiran Palma, 4 Mei 1987 itu mengatakan bahwa kegagalannya mengemas waktu tercepat setelah dirinya membuat kesalahan di putaran kedua. Itulah yang membuatnya kehilangan banyak waktu.
"Saya mencoba untuk melakukan beberapa waktu putaran dengan baik. Saya melakukan satu lap cepat, namun saya membuat kesalahan pada putaran kedua, di mana saya bermanuver terlalu lebar dan saya kehilangan satu atau dua persepuluh detik. Masalah lain adalah bahwa Valentino sedang menunggu dan ia mengambil keuntungan ketika berada di belakang saya."
"Itu adalah hal yang biasa dilakukan seorang pengendara. Sebenarnya saya lebih suka bahw tidak ada yang bisa melakukan ini, tetapi kondisi akhirnya menyeret pembalap untuk melakukannya. Anehnya Valentino yang melakukannya. Anda tidak mengharapkan Valentino untuk melakukan hal semacam ini. Tapi semua orang bisa melakukannya dan kadang-kadang ketika itu terjadi, Anda dapat kehilangan beberapa posisi," tukasnya.
Kegelisahan yang dirasakan juara dunia dua kali cukup beralasan. Pasalnya dia tengah membidik posisi runner up yang kini ditempati oleh Rossi. Walau peluang The Doctor mengamankan posisinya sangat besar, namun Lorenzo tidak mau tinggal diam.
Pembalap yang pernah menjajal Sirkuit Sentul itu tetap yakin tentang peluangnya menyelesaikan balapan dengan kemenangan. Dan, urutan keempat dianggapnya sebagai tempat yang ideal. "Tempat keempat adalah posisi yang baik, mengingat semua pengendara sangat dekat," kata Lorenzo dikutip Crash, Minggu (9/11).
Soal kualifikasi, pembalap kelahiran Palma, 4 Mei 1987 itu mengatakan bahwa kegagalannya mengemas waktu tercepat setelah dirinya membuat kesalahan di putaran kedua. Itulah yang membuatnya kehilangan banyak waktu.
"Saya mencoba untuk melakukan beberapa waktu putaran dengan baik. Saya melakukan satu lap cepat, namun saya membuat kesalahan pada putaran kedua, di mana saya bermanuver terlalu lebar dan saya kehilangan satu atau dua persepuluh detik. Masalah lain adalah bahwa Valentino sedang menunggu dan ia mengambil keuntungan ketika berada di belakang saya."
"Itu adalah hal yang biasa dilakukan seorang pengendara. Sebenarnya saya lebih suka bahw tidak ada yang bisa melakukan ini, tetapi kondisi akhirnya menyeret pembalap untuk melakukannya. Anehnya Valentino yang melakukannya. Anda tidak mengharapkan Valentino untuk melakukan hal semacam ini. Tapi semua orang bisa melakukannya dan kadang-kadang ketika itu terjadi, Anda dapat kehilangan beberapa posisi," tukasnya.
(wbs)