Kritik dan Prestasi Rossi

Selasa, 18 November 2014 - 07:23 WIB
Kritik dan Prestasi...
Kritik dan Prestasi Rossi
A A A
TAVALLIA - Sebagian orang merasa terganggu dengan kritikan seseorang , tapi tidak bagi Valentino Rossi. Juara dunia sembilan kali itu malah merasa beruntung ketika penampilannya terus diperhatikan selama menjalani ajang balap kuda besi.

Popularitas Rossi terbilang cepat sejak dia memutuskan untuk menekuni olah raga balap motor ini. Dia hanya membutuhkan waktu empat tahun untuk mengangkat mahkota juara di kelas 125cc pada 1997 dan 250cc (1999).

Setelah meraih kesuksesan di dua kelas tersebut, pembalap berkebangsaan Italia ini akhirnya berhasil membuat tim Repsol Honda kepincut untuk meminangnya. Tepat pada 2000 tim pabrikan Jepang itu pun akhirnya resmi memboyong pemilik nomor 46.

Selang satu tahun kemudian, Rossi sukses menggondol trofi juara di kelas utama. Bahkan keberhasilan itu berlangsung hingga dua musim berturut-turut. Sayang, prestasi itu tidak membuatnya bahagia. Sebab ada banyak kritikus yang terus memberikan penilaian buruk terhadapnya.

Mereka sering mengatakan bahwa jika Rossi masih berada di Honda, maka dia akan seterusnya menjuarai ajang MotoGP. Sejak itulah dia memutuskan hijrah ke tim Yamaha pada 2004.

"Itu jelas mengganggu saya. Motor Honda adalah mesin tercepat dari tim manapun, dan saya telah merayakan lebih dari sepuluh tahun yang lalu dengan banyak keberhasilan. Pada saat itu, semua mengatakan 'Ah, Rossi menang karena ia duduk di Honda'," kata Rossi kepada Speedweek, Selasa (18/11).

"Saya harus berterima kasih kepada para kritikus ini. Berkat mereka, saya beralih ke Yamaha dan mampu menunjukkan kemampuan saya. Sehingga saya bisa menang pada sepeda motor lain."
(wbs)
Berita Terkait
Motogp Mandalika 2022,...
Motogp Mandalika 2022, Penonton Hari Kedua Membeludak
Ducati Sudah Tepat Merekrutnya...
Ducati Sudah Tepat Merekrutnya di MotoGP 2021
Momen Penonton MotoGP...
Momen Penonton MotoGP Thailand 2024 Dibawa Naik Tuktuk untuk Menuju Tribun
Tak Mau Ketinggalan...
Tak Mau Ketinggalan Aksi Pembalap, Penonton Datangi Sirkuit Mandalika Sejak Pagi
Puncak Arus Balik Penonton...
Puncak Arus Balik Penonton MotoGP Diprediksi Malam Ini, Kemenhub Siapkan Tiket 'Go Show'
Suguhkan 63 Balapan...
Suguhkan 63 Balapan Live, Saksikan Seluruh Rangkaian Seri MotoGP di SPOTV melalui Vision+!
Berita Terkini
Rudy Poa Kembali Kibarkan...
Rudy Poa Kembali Kibarkan Merah Putih di Asia Cross Country Rally 2026, Delapan Kali Tampil Membela Indonesia
8 jam yang lalu
Link Nonton Timnas Indonesia...
Link Nonton Timnas Indonesia vs Kamboja di ASEAN Hyundai Cup: Pembuktian John Herdman!
9 jam yang lalu
Sentul Drag Record Simpati...
Sentul Drag Record Simpati 5G Akhir Pekan Ini Hadir dengan Konsep Baru
9 jam yang lalu
Thomas Muller Buka Lagi...
Thomas Muller Buka Lagi Momen Kontroversial Bersama Messi, Sindir Keputusan Wasit
10 jam yang lalu
FIFA Tepis Isu Pengaturan...
FIFA Tepis Isu Pengaturan Skor Pertandingan di Piala Dunia 2026
10 jam yang lalu
Norwegia Siap Laporkan...
Norwegia Siap Laporkan FIFA, Protes Campur Tangan Trump dalam Kasus Kartu Merah Balogun
10 jam yang lalu
Infografis
5 Alasan Perdamaian...
5 Alasan Perdamaian Amerika Serikat dan Iran Sulit Terwujud
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved