Honda dan Yamaha Keroyok Ducati

Selasa, 18 November 2014 - 20:02 WIB
Honda dan Yamaha Keroyok...
Honda dan Yamaha Keroyok Ducati
A A A
VALENCIA - Honda dan Yamaha rupanya merasakan keuntungan teknis yang didapat Ducati di kelas MotoGP musim ini. Hal tersebut membuat dua tim langganan juara tersebut mengeroyok Ducati dengan meminta aturan Kelas Terbuka yang didapatnya dibatasi.

Tim Honda melalui Manajer Komunikasi HRC, Livio Suppo, menilai, timnya sudah merasakan sengatan Yamaha yang juga menyediakan motor sewaan tahun 2013 yakni jenis YZR-M1s untuk tim kelas Terbuka. Dirinya mengaku tak ingin lagi ada tim seperti itu dengan mengatakan Ducati tim yang boros jika menggunakan keuntungan kelas terbuka namun berada di konsesi pabrikan.

"Jika Terbuka kelas dengan sepeda Pabrik, perangkat lunak yang sangat canggih, lebih banyak bahan bakar, tes lagi, mesin lebih banyak, maka itu bukan kelas murah dibandingkan dengan motor pabrikan. Saya pikir ini tujuan dari aturan untuk membuat kelas lebih murah. Sekarang, dengan interpretasi seperti tim Ducati, saya berpikir tidak,'' ucap pria yang beberapa waktu lalu sempat datang ke Indonesia dilansir crash, Selasa (18/11).

Senada dengan Honda, Yamaha yang diwakili direktur balapnya, Lin jarvis menilai jika dengan adanya kelas terbuka, maka tim satelit dari Honda dan Yamaha bakal sulit berkembang.

"Saya memiliki pendapat yang sama dengan Livio. Saya pikir untuk tim pabrik itu tidak benar-benar masalah besar karena punya empat pembalap papan dan keunggulan Ducati telah tak terlalu mempengaruhi kejuaraan. Namun saya pikir, tim satelit bakal sulit untuk mempertahankan motivasi karena setelah mereka tampil baik, namun dengan mudah habisi oleh pengendara Ducati, di kualifikasi atau balapan," ucap Jarvis.
(bbk)
Berita Terkait
Motogp Mandalika 2022,...
Motogp Mandalika 2022, Penonton Hari Kedua Membeludak
Ducati Sudah Tepat Merekrutnya...
Ducati Sudah Tepat Merekrutnya di MotoGP 2021
Momen Penonton MotoGP...
Momen Penonton MotoGP Thailand 2024 Dibawa Naik Tuktuk untuk Menuju Tribun
Tak Mau Ketinggalan...
Tak Mau Ketinggalan Aksi Pembalap, Penonton Datangi Sirkuit Mandalika Sejak Pagi
Puncak Arus Balik Penonton...
Puncak Arus Balik Penonton MotoGP Diprediksi Malam Ini, Kemenhub Siapkan Tiket 'Go Show'
Suguhkan 63 Balapan...
Suguhkan 63 Balapan Live, Saksikan Seluruh Rangkaian Seri MotoGP di SPOTV melalui Vision+!
Berita Terkini
Ekuador vs Jerman: Der...
Ekuador vs Jerman: Der Panzer Kejar Angka 12
39 menit yang lalu
FIFA vs Iran-Mesir,...
FIFA vs Iran-Mesir, Ribut Soal Simbol Pelangi
2 jam yang lalu
FIFA Hukum Assim Madibo...
FIFA Hukum Assim Madibo 5 Laga Usai Patahkan Kaki Gelandang Kanada
3 jam yang lalu
Ekuador vs Jerman: Der...
Ekuador vs Jerman: Der Panzer Bidik Rekor Sempurna
5 jam yang lalu
Iran Murka, Mehdi Taremi...
Iran Murka, Mehdi Taremi dan Asisten Pelatih Ditahan AS
6 jam yang lalu
Kontroversi Jeda Hidrasi...
Kontroversi Jeda Hidrasi di Piala Dunia 2026, Klopp Punya Pendapat Sendiri
7 jam yang lalu
Infografis
5 Alasan Perdamaian...
5 Alasan Perdamaian Amerika Serikat dan Iran Sulit Terwujud
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved