Pembantu Tim PSS Sleman Ikutan Kena Sanksi
Jum'at, 21 November 2014 - 18:36 WIB
Pembantu Tim PSS Sleman Ikutan Kena Sanksi
A
A
A
JAKARTA - Komisi Disiplin Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (Komdis PSSI) akhirnya menjatuhkan sanksi terhadap klub Divisi Satu Liga Indonesia, PSS Sleman dan PSIS Semarang terkait sepak bola gajah. Sejumlah pihak seperti pelatih, pemain, ofisial dan bahkan kit man pun juga kena hukuman dari permainan culas mereka.
PSIS dan PSS terbukti main 'Sepak bola Gajah' saat bertanding di babak delapan besar semi final Divisi Utama musim 2013/14. Dalam laga itu, kedua tim berlomba melakukan gol bunuh diri yang akhirnya dimenangi PSS 3-2. Perbuatan itu mereka lakukan untuk menghindari Borneo FC di semi final.
Kini hukuman menimpa kedua tim tersebut. Para pelaku gol bunuh diri, pemain cadangan dan pemain asing kena sanksi berat. Bahkan kit man atau pembantu tim yang menyiapkan segala kebutuhan pertandingan juga kena sanksi.
"Kit man Dwi dan Masseur Suyono dari PSS dihukum larangan beraktivitas selama 1 tahun dengan masa percobaan selama 5 tahun, tanpa denda. Hukuman juga diberikan pada Pembantu Umum PSIS, Suyatno dan Masseur Aji dengan larangan 1 tahun dengan masa percobaan 5 tahun tanpa denda," beber isi pernyataan yang dilansir situs resmi PT Liga.
Untuk pelatih kedua tim, masing-masing mendapat hukuman maksimal. pelatih PSS, Hery Kiswanto dan pelatih PSIS, Eko Riyadi, dihukum maksimal larangan berkecimpung di sepak bola seumur hidup.
Total seluruh pemain kedua tim dilarang bermain seoak bola. Namun tingkatannya berbeda, ada yang ringan dan berat. Berikut daftarnya:
Daftar Hukuman Pemain PSS dan PSIS terkait Sepak Bola Gajah
PSS Sleman:
Riono, Agus Setiawan, Hermawan Putra Jati. Larangan main seumur hidup dan denda Rp100 juta.
Marwan Muhamad, Satrio Aji, Wahyu Gunawan, Ridwan Awaludin, Anang, Eko Setiawan, Mudah Yulianto, Moneiga Bagus. Dihukum berupa larangan beraktivitas selama 5 tahun dan denda 50 juta. Mereka bermain, tapi tidak melakukan gol bunuh diri
Rasmoyo, Adelmund, Waluyo, Saktiawan Sinaga, Guy Junior, Gratheo Hadi Witama. Dihukum larangan main setahun dengan percobaan lima tahun plus denda Rp50 juta.
PSIS
Catur Adi Nugroho, Komaedi, Fadli Manna, dan Saptono. Hukuman seumur hidup larangan main sepak bola dan denda Rp100 juta.
Sunar Sulaiman, Anam Syahrul, Taufik Hidayat, Andi Rahmat, Eli Nasoka, Timi Hasiholan dan Franky Mahendra. Larangan main 5 tahun larangan bermain bola dan denda Rp50 juta.
Ivo Andre Wibowo, Safrudin Tahar, Ahmad Noviandani, dan Hari Nur Yulianto. Mereka pemain cadangan PSIS yang dihukum setahun larangan bermain dengan masa percobaan 5 tahun serta denda Rp50 juta.
Pemain asing PSIS, Ronald Fagundes dan Julio Cesar Alcorse juga dihukum 5 tahun larangan bermain serta denda Rp150 juta.
PSIS dan PSS terbukti main 'Sepak bola Gajah' saat bertanding di babak delapan besar semi final Divisi Utama musim 2013/14. Dalam laga itu, kedua tim berlomba melakukan gol bunuh diri yang akhirnya dimenangi PSS 3-2. Perbuatan itu mereka lakukan untuk menghindari Borneo FC di semi final.
Kini hukuman menimpa kedua tim tersebut. Para pelaku gol bunuh diri, pemain cadangan dan pemain asing kena sanksi berat. Bahkan kit man atau pembantu tim yang menyiapkan segala kebutuhan pertandingan juga kena sanksi.
"Kit man Dwi dan Masseur Suyono dari PSS dihukum larangan beraktivitas selama 1 tahun dengan masa percobaan selama 5 tahun, tanpa denda. Hukuman juga diberikan pada Pembantu Umum PSIS, Suyatno dan Masseur Aji dengan larangan 1 tahun dengan masa percobaan 5 tahun tanpa denda," beber isi pernyataan yang dilansir situs resmi PT Liga.
Untuk pelatih kedua tim, masing-masing mendapat hukuman maksimal. pelatih PSS, Hery Kiswanto dan pelatih PSIS, Eko Riyadi, dihukum maksimal larangan berkecimpung di sepak bola seumur hidup.
Total seluruh pemain kedua tim dilarang bermain seoak bola. Namun tingkatannya berbeda, ada yang ringan dan berat. Berikut daftarnya:
Daftar Hukuman Pemain PSS dan PSIS terkait Sepak Bola Gajah
PSS Sleman:
Riono, Agus Setiawan, Hermawan Putra Jati. Larangan main seumur hidup dan denda Rp100 juta.
Marwan Muhamad, Satrio Aji, Wahyu Gunawan, Ridwan Awaludin, Anang, Eko Setiawan, Mudah Yulianto, Moneiga Bagus. Dihukum berupa larangan beraktivitas selama 5 tahun dan denda 50 juta. Mereka bermain, tapi tidak melakukan gol bunuh diri
Rasmoyo, Adelmund, Waluyo, Saktiawan Sinaga, Guy Junior, Gratheo Hadi Witama. Dihukum larangan main setahun dengan percobaan lima tahun plus denda Rp50 juta.
PSIS
Catur Adi Nugroho, Komaedi, Fadli Manna, dan Saptono. Hukuman seumur hidup larangan main sepak bola dan denda Rp100 juta.
Sunar Sulaiman, Anam Syahrul, Taufik Hidayat, Andi Rahmat, Eli Nasoka, Timi Hasiholan dan Franky Mahendra. Larangan main 5 tahun larangan bermain bola dan denda Rp50 juta.
Ivo Andre Wibowo, Safrudin Tahar, Ahmad Noviandani, dan Hari Nur Yulianto. Mereka pemain cadangan PSIS yang dihukum setahun larangan bermain dengan masa percobaan 5 tahun serta denda Rp50 juta.
Pemain asing PSIS, Ronald Fagundes dan Julio Cesar Alcorse juga dihukum 5 tahun larangan bermain serta denda Rp150 juta.
(nug)