Selanjutnya, Madrid Buru Rekor 18 Kemenangan Beruntun Barca
Minggu, 30 November 2014 - 16:39 WIB
Selanjutnya, Madrid Buru Rekor 18 Kemenangan Beruntun Barca
A
A
A
MADRID - Real Madrid tak ingin melepas pedal gas dalam memburu kemenangan musim ini. Setelah mencatat rekor baru klub dengan menembus 16 kemenangan beruntun di semua kompetisi, kini Pasukan Carlo Ancelotti memburu rekor 18 kemenangan beruntun di Spanyol milik Barcelona.
Skuad Ancelotti memastikan rekor setelah mengalahkan Malaga 2-1 dalam lanjutan La Liga di La Rosaleda, Sabtu (29/11). Dua gol Madrid dicetak Karim Benzema pada menit ke-18 dan Gareth Bale (83). Sedangkan gol balasan Malaga dikemas Roque Santa Cruz (90+2).
Selanjutnya, Ancelotti memburu rekor 18 kemenangan beruntun di Spanyol yang dicetak Barcelona antara 22 Oktober 2005 hingga 22 Januari 2006. El Barca yang saat itu ditangani pelatih asal Belanda Frank Rijkaard memenangi 13 laga La Liga, tiga laga Liga Champions, dan dua laga Copa del Rey.
Langkah Rijkaard dihentikan Zaragoza pada leg pertama perempat final Copa del Rey musim 2005/2006 dengan kekalahan 2-4 di La Romareda, 26 Januari 2006.
Peluang Madrid terbuka untuk mencapai rekor itu karena setelah ini Los Blancos akan menghadapi klub Segunda B (Divisi III) UD Cornella pada leg kedua babak 32 besar Copa del Rey di Santiago Bernabeu, Selasa (2/12), kemudian menghadapi Celta Vigo dalam lanjutan La Liga di Bernabeu, Sabtu (6/12).
Jika menang di kedua laga itu, maka penentuan sebagai pemegang rekor baru (19 kemenangan beruntun) saat menjamu Ludogorets di Bernabeu pada laga terakhir penyisihan grup Liga Champions, Selasa (9/12).
Skuad Ancelotti memastikan rekor setelah mengalahkan Malaga 2-1 dalam lanjutan La Liga di La Rosaleda, Sabtu (29/11). Dua gol Madrid dicetak Karim Benzema pada menit ke-18 dan Gareth Bale (83). Sedangkan gol balasan Malaga dikemas Roque Santa Cruz (90+2).
Selanjutnya, Ancelotti memburu rekor 18 kemenangan beruntun di Spanyol yang dicetak Barcelona antara 22 Oktober 2005 hingga 22 Januari 2006. El Barca yang saat itu ditangani pelatih asal Belanda Frank Rijkaard memenangi 13 laga La Liga, tiga laga Liga Champions, dan dua laga Copa del Rey.
Langkah Rijkaard dihentikan Zaragoza pada leg pertama perempat final Copa del Rey musim 2005/2006 dengan kekalahan 2-4 di La Romareda, 26 Januari 2006.
Peluang Madrid terbuka untuk mencapai rekor itu karena setelah ini Los Blancos akan menghadapi klub Segunda B (Divisi III) UD Cornella pada leg kedua babak 32 besar Copa del Rey di Santiago Bernabeu, Selasa (2/12), kemudian menghadapi Celta Vigo dalam lanjutan La Liga di Bernabeu, Sabtu (6/12).
Jika menang di kedua laga itu, maka penentuan sebagai pemegang rekor baru (19 kemenangan beruntun) saat menjamu Ludogorets di Bernabeu pada laga terakhir penyisihan grup Liga Champions, Selasa (9/12).
(sha)