Si Nyonya Tua Ingin ke Puncak
Senin, 08 Desember 2014 - 16:41 WIB
Si Nyonya Tua Ingin ke Puncak
A
A
A
TURIN - Juventus tak ingin sekadar lolos fase grup Liga Champions musim ini, tapi juga menjadi juara Grup A saat menjamu Atletico Madrid di Juventus Stadium, Turin, Selasa (9/12/2014).
La Vecchia Signora alias Si Nyonya Tua hanya butuh hasil imbang untuk melaju ke babak 16 besar pertama kali sejak 2012. Tapi, Pasukan Massimiliano Allegri mengincar juara grup untuk menambah kepercayaan diri.
Juventus di peringkat 2 klasemen Grup A dengan sembilan poin, tertinggal tiga angka dari Atletico yang menguasai puncak klasemen. Pada laga di Vicente Calderon, 1 Oktober silam, Juventus menyerah 0-1, jadi butuh dua gol kemenangan untuk memuncaki klasemen karena akan unggul head-to-head.
Bek Juventus Leonardo Bonucci yakin Si Nyonya Tua bakal membuat kejutan di laga pemungkas grup itu. Kendati timnya tak mampu mencetak gol saat bermain 0-0 melawan Fiorentina dalam lanjutan Seri A, Jumat (5/12), Bonucci percaya timnya akan menang dan menguasai klasemen Grup A.
"Kami tim yang dirancang untuk menyerang. Pada Selasa, kami akan bertanding untuk menang, dan memuncaki klasemen grup," tegas Bonucci.
Bonucci berusaha beradaptasi dengan sejumlah formasi yang diusung Allegri dalam beberapa pekan terakhir. Melawan Fiorentina, Juventus menggunakan 3-5-2, namun akan mencoba 4-3-1-2 saat melawan Atletico.
"Ketika bermain dengan tiga pemain di belakang, kami berhasil membaca permainan lebih baik. Tapi, dengan empat pemain bertahan pun tak masalah, bahkan saya bisa tunjukkan mampu bermain dalam level tertinggi," imbuh Bonucci.
Juventus tak boleh kalah dalam laga ini, karena Olympiakos mengintip untuk bisa lolos ke 16 besar. Wakil Yunani itu di peringkat 3 dengan enam poin. Jika menang malawan Malmoe, dan Juventus kalah dari Atletico, maka poin akan sama. Dengan demikian, kelolosan akan dinilai dari head-to-head. Olympiakos mencetak gol lebih banyak saat dikalahkan Juventus 2-3 di Turin, sedangkan di Karaiskakis Stadium, Piraeus, Juventus kalah 0-1.
La Vecchia Signora alias Si Nyonya Tua hanya butuh hasil imbang untuk melaju ke babak 16 besar pertama kali sejak 2012. Tapi, Pasukan Massimiliano Allegri mengincar juara grup untuk menambah kepercayaan diri.
Juventus di peringkat 2 klasemen Grup A dengan sembilan poin, tertinggal tiga angka dari Atletico yang menguasai puncak klasemen. Pada laga di Vicente Calderon, 1 Oktober silam, Juventus menyerah 0-1, jadi butuh dua gol kemenangan untuk memuncaki klasemen karena akan unggul head-to-head.
Bek Juventus Leonardo Bonucci yakin Si Nyonya Tua bakal membuat kejutan di laga pemungkas grup itu. Kendati timnya tak mampu mencetak gol saat bermain 0-0 melawan Fiorentina dalam lanjutan Seri A, Jumat (5/12), Bonucci percaya timnya akan menang dan menguasai klasemen Grup A.
"Kami tim yang dirancang untuk menyerang. Pada Selasa, kami akan bertanding untuk menang, dan memuncaki klasemen grup," tegas Bonucci.
Bonucci berusaha beradaptasi dengan sejumlah formasi yang diusung Allegri dalam beberapa pekan terakhir. Melawan Fiorentina, Juventus menggunakan 3-5-2, namun akan mencoba 4-3-1-2 saat melawan Atletico.
"Ketika bermain dengan tiga pemain di belakang, kami berhasil membaca permainan lebih baik. Tapi, dengan empat pemain bertahan pun tak masalah, bahkan saya bisa tunjukkan mampu bermain dalam level tertinggi," imbuh Bonucci.
Juventus tak boleh kalah dalam laga ini, karena Olympiakos mengintip untuk bisa lolos ke 16 besar. Wakil Yunani itu di peringkat 3 dengan enam poin. Jika menang malawan Malmoe, dan Juventus kalah dari Atletico, maka poin akan sama. Dengan demikian, kelolosan akan dinilai dari head-to-head. Olympiakos mencetak gol lebih banyak saat dikalahkan Juventus 2-3 di Turin, sedangkan di Karaiskakis Stadium, Piraeus, Juventus kalah 0-1.
(sha)