Bocorkan Data Transfer Pemain, FIFA Sanksi 3 Klub Indonesia

Kamis, 11 Desember 2014 - 11:29 WIB
Bocorkan Data Transfer...
Bocorkan Data Transfer Pemain, FIFA Sanksi 3 Klub Indonesia
A A A
JAKARTA - Tiga klub Indonesia yakni Persebaya Surabaya, Persires Bali Devata, dan PSIS Semarang dijatuhi sanksi oleh Komisi Disiplin (Komdis) FIFA berupa uang denda dalam jumlah berbeda.

Tiga klub sepak bola tersebut dihukum setelah memublikasikan data rahasia FIFA terkait transfer matching system (TMC). TMC adalah sebuah sistem online yang digunakan FIFA untuk mendorong dan mempertahankan bursa transfer pemain yang transparan berdasarkan integritas, akuntabilitas, dan inovasi.

TMC juga dapat digunakan untuk melindungi transfer pemain usia dini dan menyelidiki pelanggaran peraturan transfer pemain. Data di dalamnya bersifat rahasia dan hanya dapat diakses anggota yang terdaftar dalam keanggotaan FIFA serta tak boleh dipublikasikan ke masyarakat luas.

Menurut rilis yang dikeluarkan FIFA kemarin, Persebaya dan Persires diketahui menyebarkan data TMS melalui akun Twitter resmi klub. Akibat kesalahan itu, dua klub tersebut harus membayar denda sebesar 25.000 franc Swiss atau setara Rp317,6 juta. Sedangkan PSIS Semarang didenda 15.000 franc Swiss atau setara Rp190,6 juta karena mem-posting surat yang dikirimkan kepada mereka dari FIFA TMS.

Ini pertama kalinya bagi Komdis FIFA memberikan sanksi kepada klub yang telah melanggar peraturan atau memublikasikan data rahasia melalui media sosial. Atas informasi tersebut, pengelola PSIS musim 2014, PT Mahesa Jenar Semarang (MJS), langsung mengecek pelanggaran dalam TMS yang dituduhkan FIFA.

Setelah ditelusuri, pelanggaran ternyata terjadi dua tahun lalu saat Mahesa Jenar masih dikelola PT Ancora. Atas dasar itu, MJS akan segera melayangkan surat kepada Ancora agar memenuhi tanggung jawab sanksi tersebut. CEO PT MJS Yoyok Sukawi menjelaskan, saat itu manajemen PSIS lama ikut me-retwit surat dari FIFA terkait pengesahan transfer pemain asing antara Persebaya Surabaya dan Persires Bali Devata.

“(pengurus PSIS) Seperti kurang kerjaan saja. Itu seolah ingin membuktikan bahwa pemain asing sudah dikontrak salah satu tim,” katanya, tadi malam. Selain sanksi FIFA, sejumlah klub sepak bola Indonesia juga kini mendapat hukuman dari Komisi Disiplin seperti yang dialami PSS Sleman dan PSIS Semarang akibat kasus “sepak bola gajah” baru-baru ini.

Menanggapi runyamnya persepakbolaan nasional, Wakil Presiden Jusuf Kalla menilai sepak bola Indonesia perlu pembenahan secara serius. Pembenahan mulai dari perlunya lapangan hijau untuk berlatih sampai pembenahan PSSI.

Arif purniawan/Okezone/Ant
(bbg)
Berita Terkait
Penunjang Kinerja Profesional...
Penunjang Kinerja Profesional dengan Mobilitas Tinggi
Fasilitasi Anak Hadapi...
Fasilitasi Anak Hadapi Dunia Digital Tanpa Tekanan
Perjuangan Nicky Sonjaya...
Perjuangan Nicky Sonjaya Berdayakan Masyarakat Tuai Hasil Manis
Ingin Bermanfaat buat...
Ingin Bermanfaat buat Orang Lain, Septia Yetri Opani Lakukan Ini
Layanan Teknologi Bantu...
Layanan Teknologi Bantu RS di Vietnam Tangani Pasien Covid-19
5 Tips dan Trik Bekerja...
5 Tips dan Trik Bekerja atau Belajar Produktif di Rumah
Berita Terkini
Marc Marquez Juara MotoGP...
Marc Marquez Juara MotoGP Hungaria 2026, Hapus Dahaga Gelar 266 Hari
1 jam yang lalu
Raymond/Joaquin Kalah,...
Raymond/Joaquin Kalah, Merah Putih Tanpa Gelar di Indonesia Open 2026
1 jam yang lalu
Campus League The Nationals...
Campus League The Nationals 2026 Resmi Dimulai, UPH dan BINUS Langsung Menang di Laga Pembuka
2 jam yang lalu
Campus League dan Universitas...
Campus League dan Universitas Pelita Harapan Jalin Kerja Sama Majukan Ekosistem Olahraga
2 jam yang lalu
An Se-young Juara Indonesia...
An Se-young Juara Indonesia Open 2026, Rekor Susy Susanti Terancam
4 jam yang lalu
Jonatan Christie Gagal...
Jonatan Christie Gagal Juara, Viktor Lai Taklukkan Istora di Final Indonesia Open 2026
4 jam yang lalu
Infografis
23 Pemain Timnas Indonesia...
23 Pemain Timnas Indonesia U-17 Proyeksi Piala Asia U17 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved