Hasil Evaluasi 2014, PBSI Akui Kurang Memuaskan

Selasa, 23 Desember 2014 - 19:19 WIB
Hasil Evaluasi 2014,...
Hasil Evaluasi 2014, PBSI Akui Kurang Memuaskan
A A A
JAKARTA - Dengan kepala tenggak Pengurus Pusat Persatuan Bulu tangkis Seluruh Indonesia (PP PBSI) mengaku kalau capaian prestasi di 2014 kurang memuaskan. Dari sejumlah target yang dibidik tidak semuanya tercapai.

Kasubid Pelatnas Cipayung, Ricky Soebagja memaparkan awalnya ada lima target yang ingin dicapai, yakni All England, Piala Thomas, Kejuaraan Dunia, Asian Games, dan Superseries Final 2014. Dari lima target tersebut, PBSI hanya meraihnya di All England dan Asian Games.

“Secara keseluruhan hasil tahun ini memang kurang memuaskan, terutama di level super series dan super series premier,” ujar Ricky saat pemaparan hasil evaluasi prestasi 2014 di Pelatnas Cipayung, Jakarta, Selasa (23/12/2014), seperti dilansir badmintonindonesia.

“Dari hasil ini, kami terus melakukan evaluasi, tujuannya agar kedepannya bisa lebih baik. Yang perlu kami tekankan adalah, peranan pelatih sangat penting dalam pencapaian prestasi. Kalau melihat evaluasi per sektor, ada beberapa peningkatan seperti di nomor ganda putri, namun saya lihat masih ada bongkar pasang, tahun depan sudah harus fixed pasangannya,” tambahnya.

Di ajang All England 2014, dua gelar berhasil diraih pasangan ganda putra Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan serta pasangan ganda campuran Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir. Gelar yang diraih Tontowi/Liliyana merupakan gelar ketiga untuk pasangan ini. Sebelumnya, Tontowi/Liliyana juga menjadi juara All England pada tahun 2012 dan 2013.

Pendapat serupa juga dilontarkan Kabid Pembinaan dan Prestasi, Rexy Mainaky. Namun ia masih bisa tersenyum setelah melihat pembinaan pemain muda mengalami perkembangan.

“Kami mengakui bahwa tim elit prestasinya up and down, dan tidak mulus sekali. Namun dalam pembinaan pemain muda, kami masih on the right track. Contohnya saja Firman (Abdul Kholik), dia pemain muda tapi bisa ke final grand prix gold dan juara di international challenge,” kata Rexy.
(bbk)
Berita Terkait
3 Pebulu Tangkis Jepang...
3 Pebulu Tangkis Jepang Pensiun, Minions Kehilangan Lawan Tangguh
Tim Junior Bulu Tangkis...
Tim Junior Bulu Tangkis Indonesia Berangkat ke Spanyol untuk Kejuaraan Dunia Junior 2022
Kejuaraan Bulu Tangkis,...
Kejuaraan Bulu Tangkis, Diikuti 192 Pemain dari 38 Media di Jakarta
Komitmen BNI Dukung...
Komitmen BNI Dukung Pengembangan dan Pembinaan Bulu Tangkis di Tanah Air
HUNDRED HOO HAA CUP...
HUNDRED HOO HAA CUP 2026 Hadir di ICE BSD, Satukan Ribuan Atlet Bulutangkis Dunia
606 Atlet Bertanding...
606 Atlet Bertanding di Kejuaraan Bulutangkis Piala Presiden 2022
Berita Terkini
Heboh Email AFA Diretas...
Heboh Email AFA Diretas Sebut Argentina Diuntungkan Wasit
1 jam yang lalu
Alarm Bahaya untuk Argentina...
Alarm Bahaya untuk Argentina Jelang Perempat Final Piala Dunia 2026
4 jam yang lalu
Blunder Senne Lammens...
Blunder Senne Lammens dan Pelukan Courtois
5 jam yang lalu
Argentina vs Swiss:...
Argentina vs Swiss: La Albiceleste Dibayangi Tembok Kokoh La Nati
6 jam yang lalu
Profil Joao Pinheiro,...
Profil Joao Pinheiro, Wasit Kontroversial di Laga Argentina vs Swiss
7 jam yang lalu
Norwegia vs Inggris:...
Norwegia vs Inggris: Duel Panas Menuju Empat Besar
8 jam yang lalu
Infografis
3 Negara yang Teguh...
3 Negara yang Teguh Tak Akui Taiwan, Salah Satunya Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved