Persib Gelar Uji Coba Sebelum Bertolak ke Padang
Minggu, 28 Desember 2014 - 09:11 WIB
Persib Gelar Uji Coba Sebelum Bertolak ke Padang
A
A
A
BANDUNG - Laga uji coba menjadi alternatif terakhir Djadjang Nurdjaman sebelum membawa skuatnya berlaga di Turnamen Piala Walikota Padang, yang bakal dihelat pada 4 hingga 8 Januari 2015 mendatang.
Wajar saja, saat kompetisi Indonesia Super League (ISL) 2014 kemarin berakhir, segala kegiatan Persib Bandung terhenti dan hanya terfokus peningkatan conditioning saja.
Laga uji coba itu sendiri, kata Djadjang hanya bertujuan untuk mencoba mengembalikan kekompakkan tim di lapangan hijau. Apalagi Persib Bandung kini memiliki dua pemain anyar yakni Dedi Kusnandar dan Dias Angga Putra.
"Sebelum ke Padang, Rabu (31/12) kita agendakan uji coba. Untuk lawannya belum ada, masih nunggu kabar dari Persikabo Bogor. Yang pasti mainnya disini (Bandung). Tapi gak tahu Siliwangi atau dimana. Dan tujuannya, karena sudah lama juga tidak ada game. Jadi kontrol game saja dan tentunya ada beberapa pemain baru kita lihat juga, Dedi dan Dias," ujar Djadjang saat ditemui di Mes Persib, Ahmad Yani Bandung, Sabtu (27/12).
Selama ini, lanjut dia, peningkatan stamina yang diberikan kepada seluruh anak asuhnya sudah mulai menunjukkan progres kearah yang lebih baik.
Dengan begitu, dia berharap kondisi tersebut dapat bertahan hingga melakoni turnamen pramusim pertamanya yang bertajuk Piala Walikota Padang 2015.
"Dalam tiga hari ini, yang saya lihat sudah menunjukkan peningkatan kondisi fisik. Karena memang basic-nya tidak terlalu jelek. Saya pikir stamina mereka sudah naik lagi. Jadi sampai sebelum berangkat ke Padang masih ada waktu latihan 3 sampai 4 hari lagi. Kita manfaatkan disitu," katanya.
Sementara itu, pelatih fisik Persib, Yaya Sunarya mengatakan selama ini pihaknya tengah berupaya untuk mengembalikan stamina terbaik seluruh anak asuhnya.
Bisa saja, kata dia turnamen pramusim nanti dikategorikan sebagai simulasi sebelum menghadapi kompetisi sebenarnya.
"Artinya simulasi ini bisa jadi koreksi evaluasi buat kita kedepan. Jadi bukan dari hasil poin yang bagus. Tapi tetap kita fokus pada kondisi, baik fisik, taktik maupun teknik dan mental," kata Yaya.
Jika ditanya soal siap atau tidaknya pemain dalam menghadapi pertandingan, Yaya memastikan seluruh pemainnya dalam keadaan siap tempur. "Tapi tentunya siap dengan cerdas. Karena kita punya banyak pemain dengan potensi yang bagus, skill individu yang bagus. Salah satunya kita buat dengan rotasi. Itu dulu saja untuk mencoba memodifikasi dengan waktu yang cukup mepet. Sementara kita harus berjuang di tiga atau sampai empat kompetisi yang berbeda," tandasnya.
Wajar saja, saat kompetisi Indonesia Super League (ISL) 2014 kemarin berakhir, segala kegiatan Persib Bandung terhenti dan hanya terfokus peningkatan conditioning saja.
Laga uji coba itu sendiri, kata Djadjang hanya bertujuan untuk mencoba mengembalikan kekompakkan tim di lapangan hijau. Apalagi Persib Bandung kini memiliki dua pemain anyar yakni Dedi Kusnandar dan Dias Angga Putra.
"Sebelum ke Padang, Rabu (31/12) kita agendakan uji coba. Untuk lawannya belum ada, masih nunggu kabar dari Persikabo Bogor. Yang pasti mainnya disini (Bandung). Tapi gak tahu Siliwangi atau dimana. Dan tujuannya, karena sudah lama juga tidak ada game. Jadi kontrol game saja dan tentunya ada beberapa pemain baru kita lihat juga, Dedi dan Dias," ujar Djadjang saat ditemui di Mes Persib, Ahmad Yani Bandung, Sabtu (27/12).
Selama ini, lanjut dia, peningkatan stamina yang diberikan kepada seluruh anak asuhnya sudah mulai menunjukkan progres kearah yang lebih baik.
Dengan begitu, dia berharap kondisi tersebut dapat bertahan hingga melakoni turnamen pramusim pertamanya yang bertajuk Piala Walikota Padang 2015.
"Dalam tiga hari ini, yang saya lihat sudah menunjukkan peningkatan kondisi fisik. Karena memang basic-nya tidak terlalu jelek. Saya pikir stamina mereka sudah naik lagi. Jadi sampai sebelum berangkat ke Padang masih ada waktu latihan 3 sampai 4 hari lagi. Kita manfaatkan disitu," katanya.
Sementara itu, pelatih fisik Persib, Yaya Sunarya mengatakan selama ini pihaknya tengah berupaya untuk mengembalikan stamina terbaik seluruh anak asuhnya.
Bisa saja, kata dia turnamen pramusim nanti dikategorikan sebagai simulasi sebelum menghadapi kompetisi sebenarnya.
"Artinya simulasi ini bisa jadi koreksi evaluasi buat kita kedepan. Jadi bukan dari hasil poin yang bagus. Tapi tetap kita fokus pada kondisi, baik fisik, taktik maupun teknik dan mental," kata Yaya.
Jika ditanya soal siap atau tidaknya pemain dalam menghadapi pertandingan, Yaya memastikan seluruh pemainnya dalam keadaan siap tempur. "Tapi tentunya siap dengan cerdas. Karena kita punya banyak pemain dengan potensi yang bagus, skill individu yang bagus. Salah satunya kita buat dengan rotasi. Itu dulu saja untuk mencoba memodifikasi dengan waktu yang cukup mepet. Sementara kita harus berjuang di tiga atau sampai empat kompetisi yang berbeda," tandasnya.
(wbs)