Marquez: Lorenzo Sempurna, Saya Tidak
Minggu, 28 Desember 2014 - 12:14 WIB
Marquez: Lorenzo Sempurna, Saya Tidak
A
A
A
CERVERA - Rekor 19 kemenangan dan 22 pole position dalam dua tahun di kelas utama ternyata tidak membuat Marc Marquez senang. Bahkan joki Repsol Honda menganggap dirinya belum sempurna sebagai seorang pembalap.
Sejak kemunculannya di kelas utama, Marquez mendapat sebutan yang berbeda dari kalangan pewarta berita MotoGP. Wartawan Spanyol menyebutnya dengan panggilan El Nino (anak laki-laki yang selalu tersenyum), sedang dikalangan pencari berita dari Inggris dia mendapat sebutan Smiling Assasin (pembunuh yang selalu tersenyum).
"Tentu saja saya senang. Sangat menyenangkan untuk mendapat panggilan yang berbeda, tapi saya tidak berpikir tentang semua ini. Jika saya ingin menjaga popularitas ini, maka saya harus bekerja keras dan tidak berpikir tentang apakah saya seorang yang istimewa," kata Marquez dikutip Speedweek, Minggu (28/12/2014).
Gaya mengemudi pembalap yang kini menetap di Andorra sudah tak diragukan lagi. Mentalitas dia setiap berada di lintasan balap selalu menjadi bahan perbincangan penggila balap motor. Namun siapa sangka jika Jorge Lorenzo dan Valentino Rossi merupakan pembalap sempurna di mata Marquez.
Hal itu disampaikannya dalam sebuah wawancara eksklusif dengan kantor berita CNN. Marquez berkata: "Keberhasilan setiap pembalap adalah pada ban. Jika mereka tergelincir dan sepeda motor bergerak terlalu cepat maka itu bisa dikatakan sebagai sebuah peringatan. Bagi saya, Lorenzo pembalap sempurna. Saya selalu tidak bisa menirunya karena ada sedikit yang berbeda terutama di putaran terakhir," sambung Marquez.
"Saya juga terinspirasi oleh gaya balap Rossi. Ini benar, terkadang dia mengatakan kepada saya bahwa itu adalah perasaan yang aneh, sebab dia adalah idola saya sebelumnya. Sehingga saya tidak pernah berharap bahwa saya pernah bisa mengalahkan dia," tutup Baby Alien - julukan - Marquez.
Sejak kemunculannya di kelas utama, Marquez mendapat sebutan yang berbeda dari kalangan pewarta berita MotoGP. Wartawan Spanyol menyebutnya dengan panggilan El Nino (anak laki-laki yang selalu tersenyum), sedang dikalangan pencari berita dari Inggris dia mendapat sebutan Smiling Assasin (pembunuh yang selalu tersenyum).
"Tentu saja saya senang. Sangat menyenangkan untuk mendapat panggilan yang berbeda, tapi saya tidak berpikir tentang semua ini. Jika saya ingin menjaga popularitas ini, maka saya harus bekerja keras dan tidak berpikir tentang apakah saya seorang yang istimewa," kata Marquez dikutip Speedweek, Minggu (28/12/2014).
Gaya mengemudi pembalap yang kini menetap di Andorra sudah tak diragukan lagi. Mentalitas dia setiap berada di lintasan balap selalu menjadi bahan perbincangan penggila balap motor. Namun siapa sangka jika Jorge Lorenzo dan Valentino Rossi merupakan pembalap sempurna di mata Marquez.
Hal itu disampaikannya dalam sebuah wawancara eksklusif dengan kantor berita CNN. Marquez berkata: "Keberhasilan setiap pembalap adalah pada ban. Jika mereka tergelincir dan sepeda motor bergerak terlalu cepat maka itu bisa dikatakan sebagai sebuah peringatan. Bagi saya, Lorenzo pembalap sempurna. Saya selalu tidak bisa menirunya karena ada sedikit yang berbeda terutama di putaran terakhir," sambung Marquez.
"Saya juga terinspirasi oleh gaya balap Rossi. Ini benar, terkadang dia mengatakan kepada saya bahwa itu adalah perasaan yang aneh, sebab dia adalah idola saya sebelumnya. Sehingga saya tidak pernah berharap bahwa saya pernah bisa mengalahkan dia," tutup Baby Alien - julukan - Marquez.
(wbs)