Kemenangan Tak Buat Jonatan Puas
Rabu, 14 Januari 2015 - 19:25 WIB
Kemenangan Tak Buat Jonatan Puas
A
A
A
KUCHING - Pemain tunggal putra Indonesia, Jonatan Chsristie mengaku kemenangannya di babak pertama Malaysia Masters 2015 tidak membuatnya puas. Dengan kemampuan yang dimiliki lawannya mestinya Jonatan tidak perlu bersusah payah meraih kemenangan.
Pemain kelahiran 1997 itu dipaksa bermain dalam durasi yang panjang oleh wakil tuan rumah, Giap Chin Goh. Pada duel yang berlangsung di Stadium Perpaduan Kuching, Rabu (14/1/2015), Jonatan mengakhiri pertandingan dengan skor 21-15, 9-21 dan 21-15.
“Saya sangat tidak puas dengan penampilan saya tadi, harusnya kalau melihat lawan, saya bisa menang dengan hasil yang lebih baik. Saya yakin pelatih juga nggak puas dengan permainan saya,” kata Jonatan dilansir badmintonindonesia.
Jika melihat daftar peringkat kedua pemain, Jonatan sebenarnya lebih baik dari lawannya. Saat ini Jonatan berada di peringkat 94 dunia, sedangkan Giap masih di posisi 187 dunia. Faktanya di lapangan, Jonatan sempat beberapa kali kesulitan menghadapi permainan lawan. “Lawan saya tadi cukup kuat, ulet dan ngotot untuk mengejar bola-bola saya. Saya juga sempat terbawa permainannya tadi,” ungkapnya.
“Ibaratnya saya mau perang, saya sudah punya semua senjata lengkap, sudah siap turun, tapi pas main saya salah mengeluarkan senjata. Strateginya salah. Ya saya merasa seperti itu tadi tampilnya,” jelas Jonatan. “Mungkin kontrol di lapangan saya masih kurang, mentalnya juga, ini jadi pelajaran berharga buat saya,” tambahnya.
Menghadapi laga berikutnya, Jonatan akan berhadapan dengan unggulan tiga asal India, Kashyap Parupalli. Ia berharap di penampilan berikutnya bisa lebih baik dan keluar dari permainan hari ini. Kashyap sendiri sebelumnya telah mengalahkan Shih Kuei Chun, China Taipei, dengan skor 21-17, 21-15.
Pemain kelahiran 1997 itu dipaksa bermain dalam durasi yang panjang oleh wakil tuan rumah, Giap Chin Goh. Pada duel yang berlangsung di Stadium Perpaduan Kuching, Rabu (14/1/2015), Jonatan mengakhiri pertandingan dengan skor 21-15, 9-21 dan 21-15.
“Saya sangat tidak puas dengan penampilan saya tadi, harusnya kalau melihat lawan, saya bisa menang dengan hasil yang lebih baik. Saya yakin pelatih juga nggak puas dengan permainan saya,” kata Jonatan dilansir badmintonindonesia.
Jika melihat daftar peringkat kedua pemain, Jonatan sebenarnya lebih baik dari lawannya. Saat ini Jonatan berada di peringkat 94 dunia, sedangkan Giap masih di posisi 187 dunia. Faktanya di lapangan, Jonatan sempat beberapa kali kesulitan menghadapi permainan lawan. “Lawan saya tadi cukup kuat, ulet dan ngotot untuk mengejar bola-bola saya. Saya juga sempat terbawa permainannya tadi,” ungkapnya.
“Ibaratnya saya mau perang, saya sudah punya semua senjata lengkap, sudah siap turun, tapi pas main saya salah mengeluarkan senjata. Strateginya salah. Ya saya merasa seperti itu tadi tampilnya,” jelas Jonatan. “Mungkin kontrol di lapangan saya masih kurang, mentalnya juga, ini jadi pelajaran berharga buat saya,” tambahnya.
Menghadapi laga berikutnya, Jonatan akan berhadapan dengan unggulan tiga asal India, Kashyap Parupalli. Ia berharap di penampilan berikutnya bisa lebih baik dan keluar dari permainan hari ini. Kashyap sendiri sebelumnya telah mengalahkan Shih Kuei Chun, China Taipei, dengan skor 21-17, 21-15.
(bbk)