Korut Hancur Lebur

Kamis, 15 Januari 2015 - 10:35 WIB
Korut Hancur Lebur
Korut Hancur Lebur
A A A
MELBOURNE - Korea Utara kehilangan sihirnya di Piala Asia 2015. Tampil di Grup B, pasukan Jo Tong-sop dihajar Arab Saudi 1-4 pada laga kedua di Rectangular Stadium, Melbourne, Australia, kemarin.

Pada laga pertama Korut dipermalukan Uzbekistan 0-1. Hasil ini membuat Korut menjadi tim pertama di Grup B yang dipastikan pulang awal. Sementara Arab Saudi justru memanaskan persaingan setelah mengantongi tiga poin dari dua pertandingan yang dilalui. ”Saya senang kami memenangkan pertandingan dan kami memiliki kinerja yang baik,” ucap Pelatih Cosmin Olaroiu, dilansir situs resmi AFC.

Arab Saudi tertinggal terlebih dulu lewat gol Ryang Yong-gi pada menit ke-11. Namun, tim berkostum hijauhijau itu langsung membalasnya dengan empat gol beruntun lewat Naif Hazazi pada menit ke-37, Mohammed al-Sahlawi (52’, 54’), dan Nawaf al-Abid (78’). Olaroiu memuji performa para pemainnya di pertandingan itu.

Selain bisa menjaga stabilitas permainan, Green Falcons,julukan Arab Saudi, juga mampu keluar dari tekanan setelah Korut mencetak gol pertama. Namun, dia berharap pasukannya jangan terlalu senang dulu. Mereka akan menghadapi laga hidup-mati saat bertemu Uzbekistan, Minggu (18/1).

”Sekarang kami harus melupakannya dengan cepat untuk mempersiapkan pertandingan berikutnya melawan Uzbekistan,” ucap pelatih asal Rumania itu. Sebagai salah satu tim elite Asia, Arab Saudi menjadi satu dari beberapa negara yang diunggulkan mencapai semifinal, final, bahkan juara. Meski untuk Piala Asia tahun ini hanya menampilkan para pemain yang merumput di kompetisi domestik, sang nakhoda sangat percaya diri.

Target menjadi juara Piala Asia untuk pertama kali setelah 1996 dibebankan kepada para pemain. Sementara Jo Tong-sop mengaku sangat kecewa dengan kekalahan dari Arab Saudi. Dia merasa tidak bahagia dengan performa timnya selama berada di Australia. Namun, ini diharapkan bisa menjadi pelajaran para pemain untuk menyiapkan kualifikasi Piala Dunia 2018 di Qatar.

”Babak kedua saya tidak berpikir para pemain bisa berkonsentrasi dengan cukup,” ucap Tong-sop. Korut kini mengulangi dua edisi Piala Asia sebelumnya, di mana mereka tak mampu menembus ke babak 16 besar. Dua penampilan terakhir, pada 1992 dan 2011, Chollima,julukan Korut, gagal melewati babak penyisihan dengan baik.

”Tak seorang pun akan senang dengan hasil kami,” tandasnya. Meski begitu, Korut bertekad bisa mengakhiri turnamen dengan merebut kemenangan. Apalagi, mereka belum pernah mendapatkan kemenangan sejak terakhir kali terjadi pada Piala Asia 1980. Akan tetapi, tugas itu tidak akan mudah karena mereka akan menghadapi China di pertandingan terakhirnya.

Pada laga kedua, China memimpin klasemen Grup B dengan 6 poin setelah menundukkan Uzbekistan di Brisbane Stadium, Brisbane, kemarin. China menang 2-1 melalui Wu Xi pada menit ke-55 dan Sun Ke pada menit ke-68. Padahal Uzbekistan sempat memimpin lebih dulu melalui gol Odil Akhmedov pada menit ke-22.

Raikhul amar
(bbg)
Berita Terkait
Bikin Sulit Bernapas,...
Bikin Sulit Bernapas, Hindari Pemicu Asma dengan Mosehat
Kejutkan Pelanggan,...
Kejutkan Pelanggan, Brand Fashion Lokal Ini Bagikan Pandora Box
Mengandung Ekstrak Daun...
Mengandung Ekstrak Daun Kelor, Mosehat Diyakini Mampu Luruhkan Batu Ginjal
Jaga Kebersihan Lantai...
Jaga Kebersihan Lantai agar Selalu Nyaman Berada di Rumah
Dukung Pemulihan Pariwisata,...
Dukung Pemulihan Pariwisata, Eazy Property Lavaya Bali Gelar Soft Launching
Penunjang Kinerja Profesional...
Penunjang Kinerja Profesional dengan Mobilitas Tinggi
Berita Terkini
Ahmad Sahroni Bentuk...
Ahmad Sahroni Bentuk ASC Padel, Rekrut Pelatih Spanyol untuk Cetak Atlet
3 jam yang lalu
Timnas Indonesia U-19...
Timnas Indonesia U-19 Raih Peringkat Ketiga Piala AFF U-19 2026
3 jam yang lalu
AHRT Raih 2 Podium pada...
AHRT Raih 2 Podium pada Race 1 ARRC Jepang, Irfan dan Herjun Tembus Tiga Besar
4 jam yang lalu
Visa Ditolak, Thomas...
Visa Ditolak, Thomas Partey Absen Bela Ghana Lawan Panama di Piala Dunia 2026
8 jam yang lalu
Jalan Terjal Iran di...
Jalan Terjal Iran di Piala Dunia 2026: Visa Ditolak dan dalam Kepungan Senjata
9 jam yang lalu
Kursi Suporter Kosong...
Kursi Suporter Kosong Melompong di Piala Dunia 2026, FIFA Ngeles Manipulasi Jumlah Penonton
11 jam yang lalu
Infografis
Rusia Akui Kerahkan...
Rusia Akui Kerahkan Tentara Korut dalam Perang Lawan Ukraina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved