Gagal di IIC, Fokus ACL
Selasa, 03 Februari 2015 - 14:49 WIB
Gagal di IIC, Fokus ACL
A
A
A
BANDUNG - Persib Bandung telah melupakan kekalahan 1-2 dari Arema Cronus di final Inter Island Cup (IIC) 2014 pada Minggu (1/2). Maung Bandung kini fokus menghadapi babak play-offAsian Champions League (ACL) 2015.
Pelatih Persib Bandung Djadjang Nurdjaman berharap saat menghadapi tim asal Vietnam Ha Noi T&T pada 10 Februari mendatang, segala kekurangan dapat teratasi. Menghadapi Ha Noi T&T, pelatih yang akrab disapa Djanur ini tidak menutup kemungkinan akan menjadikan Tantan sebagai striker murni.
Wajar saja, Persib hingga kini belum mendapatkan striker asing yang sesuai tipikal yang diinginkan. “Sudah pasti kami pergi ke Hanoi tanpa penyerang asing. Jadi, stok pemain depan yang ada hanya Atep, Tantan, Yandi Sofyan, dan Ridwan. Itu juga kalau Ridwan sudah siap. Artinya, sangat mungkin kalau kami mendorong Tantan menjadi striker,” tuturnya.
Pemilihan Tantan sebagai striker murni memang sudah direncanakan cukup lama. Hal itu dilihat saat menjalani beberapa laga uji coba, termasuk menghadapi Arema Cronous di babak final IIC. “Kalau kami memasang pemain cepat seperti Tantan, itu memang sedikit berbeda. Tapi, kalau kami memang punya striker yang kuat dan mumpuni, saya pikir tidak akan jauh berbeda. Itu karena kami belum mendapatkan striker yang pas saja,” ujar Djanur.
Terkait mengenai dua striker asing berstatus seleksi, yakni Maycon Calijuri dan Koh Traore, Djanur memastikan hanya akan mencoret Traore. Sebab, striker asing asal Burkina Faso itu tidak termasuk karakter yang diinginkan. Cukup bagi Djadjang untuk melihat kualitas Traore meski pada babak final IIC 2014 hanya dimainkan sekitar 25 menit saja.
“Kalau untuk Traore, saya pikir cukup dengan 25 menit untuk melihat permainannya di lapangan. Dia bukan striker yang kami cari,” ucapnya. Sementara untuk salah satu pemain seleksi lainnya, yakni Maycon, pelatih yang akrab disapa Djanur ini masih mempertimbangkan.
“Maycon masih dipertimbangkan, masih memungkinkan, dan masih ikut latihan karena kami masih menunggu regulasi dari PT Liga. Kami menunggu suratnya,” katanya. Dengan begitu, lanjut Djanur, pihaknya akan kembali membuka pendaftaran bagi striker asing yang ingin menjalani seleksi bersama Persib. “Kami akan kedatangan lagi striker asing pelamar mungkin besok atau lusa. Kita lihat saja nanti,” pungkasnya.
Muhammad Ginanjar
Pelatih Persib Bandung Djadjang Nurdjaman berharap saat menghadapi tim asal Vietnam Ha Noi T&T pada 10 Februari mendatang, segala kekurangan dapat teratasi. Menghadapi Ha Noi T&T, pelatih yang akrab disapa Djanur ini tidak menutup kemungkinan akan menjadikan Tantan sebagai striker murni.
Wajar saja, Persib hingga kini belum mendapatkan striker asing yang sesuai tipikal yang diinginkan. “Sudah pasti kami pergi ke Hanoi tanpa penyerang asing. Jadi, stok pemain depan yang ada hanya Atep, Tantan, Yandi Sofyan, dan Ridwan. Itu juga kalau Ridwan sudah siap. Artinya, sangat mungkin kalau kami mendorong Tantan menjadi striker,” tuturnya.
Pemilihan Tantan sebagai striker murni memang sudah direncanakan cukup lama. Hal itu dilihat saat menjalani beberapa laga uji coba, termasuk menghadapi Arema Cronous di babak final IIC. “Kalau kami memasang pemain cepat seperti Tantan, itu memang sedikit berbeda. Tapi, kalau kami memang punya striker yang kuat dan mumpuni, saya pikir tidak akan jauh berbeda. Itu karena kami belum mendapatkan striker yang pas saja,” ujar Djanur.
Terkait mengenai dua striker asing berstatus seleksi, yakni Maycon Calijuri dan Koh Traore, Djanur memastikan hanya akan mencoret Traore. Sebab, striker asing asal Burkina Faso itu tidak termasuk karakter yang diinginkan. Cukup bagi Djadjang untuk melihat kualitas Traore meski pada babak final IIC 2014 hanya dimainkan sekitar 25 menit saja.
“Kalau untuk Traore, saya pikir cukup dengan 25 menit untuk melihat permainannya di lapangan. Dia bukan striker yang kami cari,” ucapnya. Sementara untuk salah satu pemain seleksi lainnya, yakni Maycon, pelatih yang akrab disapa Djanur ini masih mempertimbangkan.
“Maycon masih dipertimbangkan, masih memungkinkan, dan masih ikut latihan karena kami masih menunggu regulasi dari PT Liga. Kami menunggu suratnya,” katanya. Dengan begitu, lanjut Djanur, pihaknya akan kembali membuka pendaftaran bagi striker asing yang ingin menjalani seleksi bersama Persib. “Kami akan kedatangan lagi striker asing pelamar mungkin besok atau lusa. Kita lihat saja nanti,” pungkasnya.
Muhammad Ginanjar
(bbg)