Kalah Lagi, Pelatih Lakers Malah Puji Lawan
Kamis, 05 Februari 2015 - 15:44 WIB
Kalah Lagi, Pelatih Lakers Malah Puji Lawan
A
A
A
MILWAUKEE - Los Angeles Lakers baru saja dipaksa menelan kekalahan kesembilan dalam 10 pertandingan terakhir saat berkunjung ke markas Milwaukee Bucks. Pelatih Lakers, Bryan Scott tidak bisa berbicara banyak.
Scott tidak bisa banyak beralasan saat timnya dipaksa menyerah 113-105 ketika berkunjung ke BMO Harris Bradley Center, markas Bucks, Kamis (5/2/2015). Mereka menyerah lewat babak overtime dengan 26-24, 20-30, 28-14, 20-26 dan 19-11.
Kekalahan itu merupakan kekalahan kedua beruntun sekaligus yang kesembilan dari 10 penampilan terakhir timnya. Saat memberi komentar usai pertandingan, Scott justru memuji penampilan lawan alih-alih mengkritisi permainan anak asuhnya.
Menurut dia, faktor utama kekalahan Laker adalah penampilan gemilang poin guard Bucks, O.J. Mayo yang mencetak lemparan tiga angka dari sudut di 0,5 detik terakhir. Secara keseluruhan, Scott mengagumi Mayo yang mengemas 21 poin, tiga assist dan dua rebound.
“Anda harus memberi kredit tersendiri untuknya (Mayo), dia mencetak tembakan yang luar biasa dari sudut sempit. Ada dua orang kami yang menjaganya, tapi dia lolos,” kata Scott dikutip ESPN, Kamis (5/2/2015).
Kunci kemenangan Bucks sejatinya bukan pada aksi heroik Mayo di detik-detik terakhir. Tetapi tim asuhan Jason Kidd menerapkan kolektifitas bermain. Statistik mencatat, ini merupakan kali pertama sejak 2009, terdapat empat pemain Bucks yang masing-masin mencetak sedikitnya 21 poin. Rekan Mayo, Giannis Antetokounmpo mencetak 25 poin, Brandon Knight menambah 24 poin sedangkan Khris Middleton menambah tambahan 21 poin.
Scott tidak bisa banyak beralasan saat timnya dipaksa menyerah 113-105 ketika berkunjung ke BMO Harris Bradley Center, markas Bucks, Kamis (5/2/2015). Mereka menyerah lewat babak overtime dengan 26-24, 20-30, 28-14, 20-26 dan 19-11.
Kekalahan itu merupakan kekalahan kedua beruntun sekaligus yang kesembilan dari 10 penampilan terakhir timnya. Saat memberi komentar usai pertandingan, Scott justru memuji penampilan lawan alih-alih mengkritisi permainan anak asuhnya.
Menurut dia, faktor utama kekalahan Laker adalah penampilan gemilang poin guard Bucks, O.J. Mayo yang mencetak lemparan tiga angka dari sudut di 0,5 detik terakhir. Secara keseluruhan, Scott mengagumi Mayo yang mengemas 21 poin, tiga assist dan dua rebound.
“Anda harus memberi kredit tersendiri untuknya (Mayo), dia mencetak tembakan yang luar biasa dari sudut sempit. Ada dua orang kami yang menjaganya, tapi dia lolos,” kata Scott dikutip ESPN, Kamis (5/2/2015).
Kunci kemenangan Bucks sejatinya bukan pada aksi heroik Mayo di detik-detik terakhir. Tetapi tim asuhan Jason Kidd menerapkan kolektifitas bermain. Statistik mencatat, ini merupakan kali pertama sejak 2009, terdapat empat pemain Bucks yang masing-masin mencetak sedikitnya 21 poin. Rekan Mayo, Giannis Antetokounmpo mencetak 25 poin, Brandon Knight menambah 24 poin sedangkan Khris Middleton menambah tambahan 21 poin.
(bbk)