Jakarta Electric PLN Belajar dari Pengalaman

Minggu, 15 Februari 2015 - 09:27 WIB
Jakarta Electric PLN...
Jakarta Electric PLN Belajar dari Pengalaman
A A A
PALEMBANG - Belajar dari kesalahan. Hal itu tampaknya dipahami betul oleh tim putri Jakarta Electric PLN pada putaran pertama seri kedua Proliga 2015 di Palembang. Mereka kembali ke jalur kemenangan setelah membungkam tim putri Gresik Petrokimia 3-0 (25-21), (25-23), (25-18).

Bagi Jakarta Electric PLN, ini merupakan kemenangan kedua. Pada pertandingan perdana di Balikpapan, mereka sukses mengalahkan Jakarta BNI 46 3-1 (18-25), (25-23), (22-25), (8-25). Hasil positif yang diraih Jakarta Electric PLN disyukuri oleh asisten pelatih Risco Herlambang.

Maklum, pada pertandingan terakhir kontra Jakarta PGN Popsivo, Maria Jose Perez dkk kalah 2-3 (25-17), (25-23), (19-25), (25-27), (15-11). Risco menilai, timnya sempat mendapatkan perlawanan sengit dari Gresik Petrokimia, khususnya pada babak pertama dan kedua.

”Alhamdulillah, set satu dan dua angkanya cukup ketat karena anak-anak bermain terburu-buru. Kami sedikit kurang padu dan kerap melakukan kesalahan, khususnya pada babak pertama. Kami sedikit kedodoran,” kata Risco.Ke depannya Risco berharap timnya dapat tampil lebih tenang karena dirinya menilai, Jakarta Electric PLN dihuni oleh banyak pemain muda.

Sebaliknya, di kubu lawan, kekalahan 0-3 dari Jakarta Electric PLN menambah catatan buruk Gresik Petrokimia. Sebelumnya, pada putaran pertama seri pertama diBalikpapan, minggu lalu, mereka sempat meraih kemenangan 3- 0(25-23),(25-19),(25-21) atasJakarta BankDKI.Akantetapi, performa Lailatul Aisyah dkk justru menurun pada lagakedua. Gresik Petrokimia takluk1-3(18-25),(22-25),(22-25),(25- 22),(19-25).

Pelatih Gresik Taufik Hidayat secara terbuka memuji penampilan Electric PLN yang dinilainya lebih bagus.”PLN bermain lebih baik. Mereka beruntung memiliki banyak pemain berkualitas. Kami kesulitan menahan smashmereka,” ungkapnya.

Taufik mengakui sebenarnya dia telah melakukan pembenahan seusai seri pertama di Balikpapan, tetapi sayangnya belum menunjukkan kemajuan berarti. ”Kelemahan kami terdapat pada tosseryang bermain kurang baik. Antisipasi blockdan receivedari tim lawan. Kami harus segera memperbaikinya,” pungkasnya.

Alimansyah
(bbg)
Berita Terkait
Penunjang Kinerja Profesional...
Penunjang Kinerja Profesional dengan Mobilitas Tinggi
Fasilitasi Anak Hadapi...
Fasilitasi Anak Hadapi Dunia Digital Tanpa Tekanan
Perjuangan Nicky Sonjaya...
Perjuangan Nicky Sonjaya Berdayakan Masyarakat Tuai Hasil Manis
Ingin Bermanfaat buat...
Ingin Bermanfaat buat Orang Lain, Septia Yetri Opani Lakukan Ini
Layanan Teknologi Bantu...
Layanan Teknologi Bantu RS di Vietnam Tangani Pasien Covid-19
5 Tips dan Trik Bekerja...
5 Tips dan Trik Bekerja atau Belajar Produktif di Rumah
Berita Terkini
ASEAN Hyundai Cup 2026...
ASEAN Hyundai Cup 2026 Tayang di VISION+: Simak Jadwal Pertandingan Minggu Ini!
11 jam yang lalu
Piala Dunia 2026 Sukses...
Piala Dunia 2026 Sukses Digelar, Presiden FIFA Gianni Infantino Dapat Tawaran Jabatan dari Trump
11 jam yang lalu
John Herdman Pede Timnas...
John Herdman Pede Timnas Indonesia Mampu Bersaing Juarai AFF 2026
11 jam yang lalu
Profil Pau Cubarsi,...
Profil Pau Cubarsi, Pemain Muda Terbaik Piala Dunia 2026 yang Pernah Main di Solo
13 jam yang lalu
FIFA Bikin Kejutan!...
FIFA Bikin Kejutan! Leandro Paredes Tak Jadi Dikartu Merah di Final Piala Dunia 2026
17 jam yang lalu
H-3 Piala AFF 2026,...
H-3 Piala AFF 2026, Kapan Daftar Pemain Timnas Indonesia Diumumkan?
17 jam yang lalu
Infografis
Ranking FIFA usai Piala...
Ranking FIFA usai Piala Dunia 2026: Spanyol Gusur Argentina dari Takhta
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved