Lawan Barca Bukan City, Tapi Wasit
Senin, 23 Februari 2015 - 22:36 WIB
Lawan Barca Bukan City, Tapi Wasit
A
A
A
MANCHESTER - Penampilan menanjak Manchester City jelang melakoni leg pertama babak 16 besar Liga Champions kontra Barcelona, Rabu (25/2/2015) dini hari WIB pantas membuat klub asal Spanyol itu gentar. Namun, ada faktor lain yang mesti ditaklukkan pasukan Luis Enrique saat berlaga di Etihad Stadium.
Dilansir Daily Mail, pertandingan City versus Barca bakal dipimpin oleh Felix Brych. Wasit asal Jerman itulah yang jadi musuh sebenarnya La Blaugrana dalam tiga musim terakhir.
Pasalnya, Lionel Messi dkk belum pernah bisa menang andai pertandingannya dipimpin wasit berusia 39 tahun itu. Berdasarkan catatan, jawara tiga kali Liga Champions itu selalu gagal menang di fase knock-out atau sistem gugur andai dipimpin Brych.
Pertama, pada 18 April 2012 saat berlaga melawan Chelsea di leg pertama semifinal. Saat itu, Barcelona kalah setelah gol tunggal Didier Drogba merobek gawang Victor Valdes. The Blues akhirnya melenggang ke final setelah di leg kedua, mereka mampu menahan imbang 2-2 di Camp Nou.
Selanjutnya pada 22 Oktober 2013 lalu di mana Barcelona bertandang ke markas AC Milan di fase Grup H. Brych memimpin pertandingan di mana Milan saat itu mampu menahan imbang juara bertahan La Liga dengan skor 1-1 dan merusak penampilan tim yang sat itu dibesut Tata Martino.
Kemudian yang terbaru adalah musim lalu saat Atletico menggagalkan misi Barcelona menembus final. Bermain di leg kedua, Barca justru sial di kandang sendiri setelah ditahan imbang 1-1 saat Brych memimpin laga.
Dalam pertandingan selevel Liga Champions, mitos memegang peranan penting dalam perjalanan sebuah tim mencapai sukses. Melihat statistik di atas, bisa dipastikan lawan sebenarnya Barca bukanlah City yang sedang on fire di kancah liga domestik, melainkan Brych.
Dilansir Daily Mail, pertandingan City versus Barca bakal dipimpin oleh Felix Brych. Wasit asal Jerman itulah yang jadi musuh sebenarnya La Blaugrana dalam tiga musim terakhir.
Pasalnya, Lionel Messi dkk belum pernah bisa menang andai pertandingannya dipimpin wasit berusia 39 tahun itu. Berdasarkan catatan, jawara tiga kali Liga Champions itu selalu gagal menang di fase knock-out atau sistem gugur andai dipimpin Brych.
Pertama, pada 18 April 2012 saat berlaga melawan Chelsea di leg pertama semifinal. Saat itu, Barcelona kalah setelah gol tunggal Didier Drogba merobek gawang Victor Valdes. The Blues akhirnya melenggang ke final setelah di leg kedua, mereka mampu menahan imbang 2-2 di Camp Nou.
Selanjutnya pada 22 Oktober 2013 lalu di mana Barcelona bertandang ke markas AC Milan di fase Grup H. Brych memimpin pertandingan di mana Milan saat itu mampu menahan imbang juara bertahan La Liga dengan skor 1-1 dan merusak penampilan tim yang sat itu dibesut Tata Martino.
Kemudian yang terbaru adalah musim lalu saat Atletico menggagalkan misi Barcelona menembus final. Bermain di leg kedua, Barca justru sial di kandang sendiri setelah ditahan imbang 1-1 saat Brych memimpin laga.
Dalam pertandingan selevel Liga Champions, mitos memegang peranan penting dalam perjalanan sebuah tim mencapai sukses. Melihat statistik di atas, bisa dipastikan lawan sebenarnya Barca bukanlah City yang sedang on fire di kancah liga domestik, melainkan Brych.
(bbk)