Formasi Ini Rahasia The Reds Dekati Empat Besar
Selasa, 24 Februari 2015 - 21:47 WIB
Formasi Ini Rahasia The Reds Dekati Empat Besar
A
A
A
LIVERPOOL - Sempat terpuruk di awal musim hingga terperosok ke posisi 12 klasemen Liga Primer Inggris, Liverpool secara mengejutkan mampu bangkit dan mendekati empat besar. Bahkan skuat asuhan Brendan Rodgers mencatat kinerja terbaik di antara klub asal Liga Primer lainnya dalam dua bulan terakhir.
Sejak 21 Desember, tahun lalu tim berjuluk The Reds itu baru mengemas kekalahan di ajang Liga Primer dan satu kali tersungkur di semua kompetisi. Total Liverpool belum meraih hasil negatif dari 10 laga terakhir di Liga Primer hingga membuat mereka menyodok ke posisi enam klasemen sementara.
Perolehan poin mereka juga tidak beda jauh dengan Southampton, Manchester United, dan Arsenal, yang berada di atas mereka. Menurut mantan pemain Liverpool, Mark Lawrenson yang menjadi rahasia dibalik kecermelangan Liverpool adalan perubahan taktik baru yang diterapkan Rodgers.
"Formasi 3-4-2-1 yang diterapkan Rodgers sejak akhir tahun lalu tidak hanya mendukung gerak cepat para penyerang mereka, tapi juga membuat barisan pertahanan makin kokoh," kata Lawrenson dilansir BBC.
Lawrenson menjelaskan, formasi ini bukan berarti memaksa Liverpool untuk bermain terlalu defensif, tapi memberi pilihan yang lebih banyak untuk mengalahkan lawan. Ini berbeda dengan strategi musim lalu di mana mereka lebih sering memainkan pola 'menyerang habis-habisan atau menderita kekalahan'.
Dengan pendekatan dan strategi baru Liverpool tidak hanya mencatat tujuh kemenangan dalam sepuluh laga terakhir di Liga Primer, tapi juga menaikkan daya saing dengan Arsenal dan Manchester United untuk menembus empat besar.
Hal senada juga dikatakan gelandang Liverpool, Joe Allen yang menyakini penampilan timnya jauh lebih baik dan mulai melupakan Luis Suarez. "Kami pasti kembali ke level terbaik seperti sebelumnya, dengan sistem yang berbeda, tim ini terus melangkah maju," jelas Allen.
Sejak 21 Desember, tahun lalu tim berjuluk The Reds itu baru mengemas kekalahan di ajang Liga Primer dan satu kali tersungkur di semua kompetisi. Total Liverpool belum meraih hasil negatif dari 10 laga terakhir di Liga Primer hingga membuat mereka menyodok ke posisi enam klasemen sementara.
Perolehan poin mereka juga tidak beda jauh dengan Southampton, Manchester United, dan Arsenal, yang berada di atas mereka. Menurut mantan pemain Liverpool, Mark Lawrenson yang menjadi rahasia dibalik kecermelangan Liverpool adalan perubahan taktik baru yang diterapkan Rodgers.
"Formasi 3-4-2-1 yang diterapkan Rodgers sejak akhir tahun lalu tidak hanya mendukung gerak cepat para penyerang mereka, tapi juga membuat barisan pertahanan makin kokoh," kata Lawrenson dilansir BBC.
Lawrenson menjelaskan, formasi ini bukan berarti memaksa Liverpool untuk bermain terlalu defensif, tapi memberi pilihan yang lebih banyak untuk mengalahkan lawan. Ini berbeda dengan strategi musim lalu di mana mereka lebih sering memainkan pola 'menyerang habis-habisan atau menderita kekalahan'.
Dengan pendekatan dan strategi baru Liverpool tidak hanya mencatat tujuh kemenangan dalam sepuluh laga terakhir di Liga Primer, tapi juga menaikkan daya saing dengan Arsenal dan Manchester United untuk menembus empat besar.
Hal senada juga dikatakan gelandang Liverpool, Joe Allen yang menyakini penampilan timnya jauh lebih baik dan mulai melupakan Luis Suarez. "Kami pasti kembali ke level terbaik seperti sebelumnya, dengan sistem yang berbeda, tim ini terus melangkah maju," jelas Allen.
(akr)