Liga Champions: Wenger Akui Lini Belakang Timnya Buruk
Kamis, 26 Februari 2015 - 09:09 WIB
Liga Champions: Wenger Akui Lini Belakang Timnya Buruk
A
A
A
LONDON - Pelatih Arsenal, Arsene Wenger mengakui lini belakang timnya tampil buruk saat dihajar 1-3 oleh AS Monaco di leg pertama babak 16 besar Liga Champions, Kamis (26/2) di Emirates Stadium dini hari tadi WIB.
Bermain melawan Monaco, The Gunners sebetulnya lebih diunggulkan. Namun yang terjadi justru sebaliknya.
Monaco unggul ketika tendangan Kondogbia membentur Per Mertesacker yang membuat David Ospina mati langkah. Tim asuhan Leonardo Jardin itu menambah gol ketika Dimitar Berbatov sukses memanfaatkan kesalahan koordinasi serangan.
Baca Juga: Arsenal Dibuat Tak Berdaya di EmiratesArsenal sempat mendapat peluang ketika Alex Oxlade Chamberlain menciptakan gol. Sayang, Chamberlain justru menjadi biang kerok terjadinya gol ketiga Monaco setelah kesalahan kontrolnya dimanfaatkan Yanick Carrasco.
"Kami punya penguasaan bola malam ini. Saya hanya percaya, secara bertahan kami tidak dalam level yang seharusnya. Kelemahan kami lebih kepada soal mentalitas," ujar Wenger di situs resmi klub.
Wenger menambahkan, hal lain yang menyebabkan kekalahan timnya adalah rasa tidak sabar untuk menyamakan kedudukan setelah kebobolan gol pertama. "Ini adalah pertandingan 180 menit dan jika Anda lihat gol kedua dan ketiga, sulit menerangkan bagaimana kami bisa kebobolan. Anda tidak bisa menoleransi itu," pungkasnya.
Dengan hasil ini, Meriam London harus menang minimal tiga gol tanpa kebobolan di leg kedua 17 Maret mendatang jika ingin melaju ke babak delapan besar. Patut diketahui, tidak ada tim yang lolos setelah kebobolan dua gol di leg pertama di kandang sendiri kecuali Ajax Amsterdam pada 1969.
Bermain melawan Monaco, The Gunners sebetulnya lebih diunggulkan. Namun yang terjadi justru sebaliknya.
Monaco unggul ketika tendangan Kondogbia membentur Per Mertesacker yang membuat David Ospina mati langkah. Tim asuhan Leonardo Jardin itu menambah gol ketika Dimitar Berbatov sukses memanfaatkan kesalahan koordinasi serangan.
Baca Juga: Arsenal Dibuat Tak Berdaya di EmiratesArsenal sempat mendapat peluang ketika Alex Oxlade Chamberlain menciptakan gol. Sayang, Chamberlain justru menjadi biang kerok terjadinya gol ketiga Monaco setelah kesalahan kontrolnya dimanfaatkan Yanick Carrasco.
"Kami punya penguasaan bola malam ini. Saya hanya percaya, secara bertahan kami tidak dalam level yang seharusnya. Kelemahan kami lebih kepada soal mentalitas," ujar Wenger di situs resmi klub.
Wenger menambahkan, hal lain yang menyebabkan kekalahan timnya adalah rasa tidak sabar untuk menyamakan kedudukan setelah kebobolan gol pertama. "Ini adalah pertandingan 180 menit dan jika Anda lihat gol kedua dan ketiga, sulit menerangkan bagaimana kami bisa kebobolan. Anda tidak bisa menoleransi itu," pungkasnya.
Dengan hasil ini, Meriam London harus menang minimal tiga gol tanpa kebobolan di leg kedua 17 Maret mendatang jika ingin melaju ke babak delapan besar. Patut diketahui, tidak ada tim yang lolos setelah kebobolan dua gol di leg pertama di kandang sendiri kecuali Ajax Amsterdam pada 1969.
(bbk)