Pelatih Monaco Sudah Tahu Bakal Kalahkan Arsenal
Kamis, 26 Februari 2015 - 10:07 WIB
Pelatih Monaco Sudah Tahu Bakal Kalahkan Arsenal
A
A
A
LONDON - Persiapan matang menjadi kunci kemenangan 3-1 AS Monaco atas Arsenal di leg pertama babak 16 besar Liga Champions, Kamis (26/2) dini hari tadi. Maklum, sebelum laga tadi malam, publik banyak memprediksi Arsenal lah yang akan memenangkan laga mengingat kualitas The Gunners dianggap ada diatas Monaco.
Bermain di Emirates Stadium, Arsenal sempat menjanjikan penampilan apik di 10 menit babak pertama. Beberapa peluang mereka peroleh. Namun yang terjadi selanjutnya di luar dugaan.
Gol Monaco berawal dari tendangan Kondogbia yang membentur Per Mertesacker sehingga membuat David Ospina mati langkah. Monaco kemudian menambah gol berkat tendangan Dimitar Berbatov.
Meriam London berkesempatan menyamakan kedudukan ketika Alex Oxlade Chamberlain menciptakan gol. Sayangnya, selepas gol, Chamberlain justru menjadi biang keladi terciptanya gol ketiga Monaco setelah kesalahan kontrolnya dimanfaatkan Yanick Carrasco.
“Kami menganalisa Arsenal sebelumnya dan tahu, mereka lebih kuat di babak pertama dan sedikit melemah di babak kedua. Kami sangat terorganisir di babak pertama dan itu membuat kami menyerang balik dengan efek yang luar biasa di babak kedua,” ungkap Pelatih AS Monaco, Leonardo Jardim di situs resmi UEFA.
Dari statistik pertandingan, Monaco memang kalah dalam penguasaan bola. Hanya saja Berbatov dan kawan-kawan lebih efektif dalam memanfaatkan peluang. Dari 10 usaha, tujuh di antaranya mengarah ke gawang Ospina sementara Arsenal hanya empat usaha yang mengancam gawang Monaco dari total 14 usaha.
Lebih lanjut, hasil ini jelas membuat Monaco di atas angin. Les Rouges et Blancs –julukan Monaco- hanya perlu bermain imbang tanpa gol atau kalah tidak lebih dari tiga gol untuk melaju ke babak delapan besar.
Namun demikian, Jardim merasa timnya masih harus mewaspadai kebangkitan Arsenal di leg kedua 17 Maret mendatang.
“Tidak ada orang yang menyangka hasil ini. Mereka mengatakan, Arsenal tim hebat dan kami baru setengah jalan. Saya sangat senang dengan ini tetapi kami belum memenangkan apapun. Kami baru setengah jalan,” papar Jardim.
Bermain di Emirates Stadium, Arsenal sempat menjanjikan penampilan apik di 10 menit babak pertama. Beberapa peluang mereka peroleh. Namun yang terjadi selanjutnya di luar dugaan.
Gol Monaco berawal dari tendangan Kondogbia yang membentur Per Mertesacker sehingga membuat David Ospina mati langkah. Monaco kemudian menambah gol berkat tendangan Dimitar Berbatov.
Meriam London berkesempatan menyamakan kedudukan ketika Alex Oxlade Chamberlain menciptakan gol. Sayangnya, selepas gol, Chamberlain justru menjadi biang keladi terciptanya gol ketiga Monaco setelah kesalahan kontrolnya dimanfaatkan Yanick Carrasco.
“Kami menganalisa Arsenal sebelumnya dan tahu, mereka lebih kuat di babak pertama dan sedikit melemah di babak kedua. Kami sangat terorganisir di babak pertama dan itu membuat kami menyerang balik dengan efek yang luar biasa di babak kedua,” ungkap Pelatih AS Monaco, Leonardo Jardim di situs resmi UEFA.
Dari statistik pertandingan, Monaco memang kalah dalam penguasaan bola. Hanya saja Berbatov dan kawan-kawan lebih efektif dalam memanfaatkan peluang. Dari 10 usaha, tujuh di antaranya mengarah ke gawang Ospina sementara Arsenal hanya empat usaha yang mengancam gawang Monaco dari total 14 usaha.
Lebih lanjut, hasil ini jelas membuat Monaco di atas angin. Les Rouges et Blancs –julukan Monaco- hanya perlu bermain imbang tanpa gol atau kalah tidak lebih dari tiga gol untuk melaju ke babak delapan besar.
Namun demikian, Jardim merasa timnya masih harus mewaspadai kebangkitan Arsenal di leg kedua 17 Maret mendatang.
“Tidak ada orang yang menyangka hasil ini. Mereka mengatakan, Arsenal tim hebat dan kami baru setengah jalan. Saya sangat senang dengan ini tetapi kami belum memenangkan apapun. Kami baru setengah jalan,” papar Jardim.
(bbk)