Mou Ngaku Tolak Tawaran Latih Spurs
Minggu, 01 Maret 2015 - 16:42 WIB
Mou Ngaku Tolak Tawaran Latih Spurs
A
A
A
LONDON - Pelatih Chelsea, Jose Mourinho mulai menebar perang urat syaraf jelang menghadapi Tottenham Hotspur di partai final Capital One Cup di Wembley, Minggu (1/3) malam nanti WIB. Pelatih asal Portugal itu mengaku pernah menolak tawaran dari Spurs untuk menjadi pelatih mereka.
"Saya tidak pergi, karena tidak ingin melatih di Inggris selama dua tahun. Lagipula saya tidak menerimanya, karena saya pengemar terbesar dan sangat mencintai Chelsea," jelas juru takti berjuluk The Special One itu terkait tawaran dari rival sekota Chelsea dilansir Sportsmole, Minggu (1/3/2015).
Bermodalkan komposisi skuat yang lebih baik dan performa yang lebih stabil ketimbang musim lalu, Chelsea sepertinya tinggal selangkah lagi mencium trofi Capital One. Ini adalah kunjungan pertama Mourinho ke Wembley sejak terakhir kali membawa Chelsea juara ganda, Piala FA dan Piala Liga, pada musim 2006-2007.
Karena itu pelatih yang terkenal dengan pernyataannya yang komtroversial sudah tidak sabar menantikan laga ini dan ia menegaskan anak asuhnya untuk jangan sampai kalah di laga yang menentukan ini. “Itu adalah final yang harus kami mainkan sekaligus kami menangkan,” tandasnya.
"Saya tidak pergi, karena tidak ingin melatih di Inggris selama dua tahun. Lagipula saya tidak menerimanya, karena saya pengemar terbesar dan sangat mencintai Chelsea," jelas juru takti berjuluk The Special One itu terkait tawaran dari rival sekota Chelsea dilansir Sportsmole, Minggu (1/3/2015).
Bermodalkan komposisi skuat yang lebih baik dan performa yang lebih stabil ketimbang musim lalu, Chelsea sepertinya tinggal selangkah lagi mencium trofi Capital One. Ini adalah kunjungan pertama Mourinho ke Wembley sejak terakhir kali membawa Chelsea juara ganda, Piala FA dan Piala Liga, pada musim 2006-2007.
Karena itu pelatih yang terkenal dengan pernyataannya yang komtroversial sudah tidak sabar menantikan laga ini dan ia menegaskan anak asuhnya untuk jangan sampai kalah di laga yang menentukan ini. “Itu adalah final yang harus kami mainkan sekaligus kami menangkan,” tandasnya.
(akr)