Hasil Imbang Karena Juventus Parkir Bus
Selasa, 03 Maret 2015 - 13:29 WIB
Hasil Imbang Karena Juventus Parkir Bus
A
A
A
ROMA - Gelandang AS Roma, Gervinho menilai, hasil imbang 1-1 antara timnya dan Juventus tidak terlepas dari taktik yang diterapkan Juve pada pertandingan yang berlangsung di Satdio Olimpico, Selasa (3/3) dini hari WIB itu. Menurut pemain asal Pantai Gading ini, Juve memainkan taktik bertahan alias 'parkir bus'.
Di pertandingan itu, Juventus unggul lebih dulu berkat gol tendangan bebas Carlos Tevez. Keunggulan Juventus kemudian sirna ketika Seydou Keita berhasil menyambut umpan Alessandro Florenzi. Hasil imbang ini tidak membuat posisi kedua tim berubah di puncak klasemen di mana Juventus tetap di posisi pertama dan Roma di posisi kedua.
"Juventus bermain hati-hati. Menunggu kami dan tidak ada ruang bagi kami. Kami berlari menuju blokade yang sangat kuat," ujar Gervinho di Football Italia.
"Kami hanya dapat menemukan ruang di akhir-akhir pertandingan, ketika Juventus sedikit melebar. Untuk menyerang, Anda butuh ruang," lanjutnya.
Gervinho menambahkan, taktik Juventus itu tidak bisa dilepaskan dari kualitas yang dimiliki Roma. Gervinho menilai, Juventus sangat mewaspadai ketajaman Roma dan oleh karena itu Si Nyonya Tua menerapkan taktik bertahan.
"Juventus tim kuat dan sangat sulit untuk dihadapi. Mereka mengetahui kami dengan sangat baik dan memastikan kami tidak dapat membuat peluang," ujarnya.
"Di akhir pertandingan, kami berbahaya dan kami mengancam dengan sundulan dari Manoalas dan Keita, tetapi rasanya adil jika mengatakan Buffon mengalami pertandingan yang aman malam ini," tutupnya.
Di pertandingan itu, Juventus unggul lebih dulu berkat gol tendangan bebas Carlos Tevez. Keunggulan Juventus kemudian sirna ketika Seydou Keita berhasil menyambut umpan Alessandro Florenzi. Hasil imbang ini tidak membuat posisi kedua tim berubah di puncak klasemen di mana Juventus tetap di posisi pertama dan Roma di posisi kedua.
"Juventus bermain hati-hati. Menunggu kami dan tidak ada ruang bagi kami. Kami berlari menuju blokade yang sangat kuat," ujar Gervinho di Football Italia.
"Kami hanya dapat menemukan ruang di akhir-akhir pertandingan, ketika Juventus sedikit melebar. Untuk menyerang, Anda butuh ruang," lanjutnya.
Gervinho menambahkan, taktik Juventus itu tidak bisa dilepaskan dari kualitas yang dimiliki Roma. Gervinho menilai, Juventus sangat mewaspadai ketajaman Roma dan oleh karena itu Si Nyonya Tua menerapkan taktik bertahan.
"Juventus tim kuat dan sangat sulit untuk dihadapi. Mereka mengetahui kami dengan sangat baik dan memastikan kami tidak dapat membuat peluang," ujarnya.
"Di akhir pertandingan, kami berbahaya dan kami mengancam dengan sundulan dari Manoalas dan Keita, tetapi rasanya adil jika mengatakan Buffon mengalami pertandingan yang aman malam ini," tutupnya.
(bbk)