Pembalap Muda Suzuki Kesulitan Kuasai Tunggangan
Minggu, 08 Maret 2015 - 05:27 WIB
Pembalap Muda Suzuki Kesulitan Kuasai Tunggangan
A
A
A
TOKYO - Dua hari setelah Suzuki memperkenalkan dua pembalap beserta motor masing-masing, salah seorang pembalap dalam tim, Maverick Vinales, mengaku belum benar-benar menguasai motor Suzuki GSX-RR. Masalah kelistrikan dan karakter ban jadi poin krusial bagi Vinales.
Tiga tahun absen dalam lomba balap MotoGP, Suzuki menaruh harapan besar pada duet pembalap mereka, Vinales dan Aleix Espargaro untuk memulai comeback dengan cara yang kompetitif di 2015. Sebagai tim pabrikan asal Jepang, Suzuki tentu tidak mau kalah dengan tim seperti Yamaha dan Honda.
Di tengah harapan besar untuk kembali berkompetisi dengan para rival, pembalap Suzuki, Vinales mengaku masih meraba-raba kuda besi anyarnya. Kata dia, Suzuki GSX-RR bukan motor yang mudah untuk dia pelajari. “Aku masih belum sepenuhnya yakin dengan ban Bridgstone yang sekarang (di MotoGP), dulu di Moto 2, pembalap perlu lima hingga enam lap untuk benar-benar mencapai kecepatan yang diinginkan,” katanya, dikutip Crash, Minggu (8/3/2015).
Selain masalah adaptasi pada karakter ban di MotoGP, Vinales juga mengaku kesulitan mempelajari kelistrikan pada Suzuki GSX-RR. “Saya masih terlalu sering menggunakan kontrol traksi, Aleix (Espargaro) mungkin tujuh atau delapan langkah di depan saya,” katanya. (Baca juga : Espargaro Mengaku Puas Dengan Kemajuan Suzuki)
Vinales merupakan pembalap Moto2 di musim 2010. Namanya mencuat setelah berhasil mengamankan gelar juara dunia di kelas Moto3 pada musim 2013. Dua tahun setelahnya, pemuda Spanyol kelahiran 20 tahun silam dipercaya sebagai pembalap Suzuki di tahun pertamanya berlaga di MotoGP. (Baca juga : Inilah Tampilan Motor Comeback Suzuki)
Tiga tahun absen dalam lomba balap MotoGP, Suzuki menaruh harapan besar pada duet pembalap mereka, Vinales dan Aleix Espargaro untuk memulai comeback dengan cara yang kompetitif di 2015. Sebagai tim pabrikan asal Jepang, Suzuki tentu tidak mau kalah dengan tim seperti Yamaha dan Honda.
Di tengah harapan besar untuk kembali berkompetisi dengan para rival, pembalap Suzuki, Vinales mengaku masih meraba-raba kuda besi anyarnya. Kata dia, Suzuki GSX-RR bukan motor yang mudah untuk dia pelajari. “Aku masih belum sepenuhnya yakin dengan ban Bridgstone yang sekarang (di MotoGP), dulu di Moto 2, pembalap perlu lima hingga enam lap untuk benar-benar mencapai kecepatan yang diinginkan,” katanya, dikutip Crash, Minggu (8/3/2015).
Selain masalah adaptasi pada karakter ban di MotoGP, Vinales juga mengaku kesulitan mempelajari kelistrikan pada Suzuki GSX-RR. “Saya masih terlalu sering menggunakan kontrol traksi, Aleix (Espargaro) mungkin tujuh atau delapan langkah di depan saya,” katanya. (Baca juga : Espargaro Mengaku Puas Dengan Kemajuan Suzuki)
Vinales merupakan pembalap Moto2 di musim 2010. Namanya mencuat setelah berhasil mengamankan gelar juara dunia di kelas Moto3 pada musim 2013. Dua tahun setelahnya, pemuda Spanyol kelahiran 20 tahun silam dipercaya sebagai pembalap Suzuki di tahun pertamanya berlaga di MotoGP. (Baca juga : Inilah Tampilan Motor Comeback Suzuki)
(bbk)