Minim Dukungan, Indonesia Terhenti di Semifinal

Selasa, 17 Maret 2015 - 11:05 WIB
Minim Dukungan, Indonesia...
Minim Dukungan, Indonesia Terhenti di Semifinal
A A A
BEGITU pengembaliannya menyangkut di net, Liliyana Natsir langsung membanting raketnya di Stadion Saint Jakobshall, Basel, Swiss, Sabtu (14/3) petang waktu setempat.

Sementara Tontowi Ahmad, pasangannya, hanya tertunduk lesu. Kekecewaan juga merambat ke tribune segelintir penonton asal Indonesia, tidak terkecuali rombongan KBRI Bern yang dikomandani langsung Duta Besar Lingga Hakim. Satu demi satu, rombongan diplomat Bern ini meninggalkan kota kimia ini, setelah dengan sabar menyaksikan tiga partai semi final selama hampir lima jam.

“Target kami memang emas untuk pasangan ganda campuran ini,” tutur Ketua Delegasi Timnas Indonesia Ricky Subagja. Gagalnya pasangan ganda campuran Liliyana Natsir/Tontowi Ahmad dalam semifinal Swiss Terbuka 2015 melengkapi derita dua jam sebelumnya, setelah ganda campuran Riky Widianto/Puspita Richi Dili dan ganda putra Gideon Markus Fernaldi/Kevin Senjaya Sukamuljo juga tersingkir. Sukses ganda putri Maheswari Nitya dan Greysia Polli yang melaju ke final Swiss Terbuka 2014 tinggal kenangan.

Dua bendera Merah Putih yang dipasang pendukung Indonesia satu demi satu dicopoti. “Mungkin bukan takdirnya untuk menang di tahun ini,” ungkap Wayan Budiono, pendukung timnas Indonesia yang datang jauh-jauh dari Wallis, Swiss Barat. Swiss Terbuka 2015 tahun ini, sebagaimana pantauan KORAN SINDO , sejak dimulai sepekan lalu memang tidak sesemarak tiga tahun belakangan. Paling tidak, orang Indonesia yang menetap di Swiss tidak terlalu banyak terlihat.

Hanya beberapa orang yang tinggal di Basel sempat menyaksikan. Itu pun muka-muka lama, yang masuk stadion dengan akreditasi PBSI alias gratis. Penonton Indonesia yang membayar dengan karcis penuh, seharga 25 Swiss Franch, setara Rp325 ribuan, bisa dihitung dengan jari.

“Dukungan penonton memang tidak semeriah di Birmingham,” kata Ricky. Dalam tiga partai semifinal Sabtu malam lalu, tidak ada teriakanteriakan khas Indonesia, seperti tahun-tahun sebelumnya. Suasana mirip pertandingan di Istora Senayan, sama sekali tidak terlihat. Sekelompok fans timnas Indonesia tampak duduk santai di tribune utara, yang jaraknya cukup jauh dengan lapangan tempat bertanding.

“Nggak tahu, mungkin tidak ada yang mau memulai seperti tahun lalu,” kata salah seorang mahasiswa asal Indonesia di Basel. Melempemnya dukungan penonton melengkapi kekalahan Indonesia malam itu. “Tapi, target yang lain, juga ada yang tercapai,” kata Ricky. Dari 20 pebulu tangkis yang dibawa ke Swiss, katanya, tidak semua ditargetkan seperti Liliyana dan Natsir.

“Ini gabungan pemain muda dan senior. Ada yang masuk semifinal sudah mencapai target. Kan nanti juga sambil mengumpulkan nilai untuk Olimpiade,” tutur Ricky. Kegagalan masuk final di Swiss Terbuka 2015 ini adalah untuk kesepuluh kali dalam 25 tahun penyelenggaraan Swiss Terbuka. Selebihnya, selalu masuk final, bahkan juara.

Tontowi dan Liliyana sempat menjadi juara di turnamen ini pada tahun 2012. Kegagalan pada tahun 1998 lantaran timnas Indonesia tidak datang ke Basel karena krisis ekonomi.

Laporan Kontributor Koran Sindo
Krisna Diantha
Swiss
(ars)
Berita Terkait
Penunjang Kinerja Profesional...
Penunjang Kinerja Profesional dengan Mobilitas Tinggi
Fasilitasi Anak Hadapi...
Fasilitasi Anak Hadapi Dunia Digital Tanpa Tekanan
Perjuangan Nicky Sonjaya...
Perjuangan Nicky Sonjaya Berdayakan Masyarakat Tuai Hasil Manis
Ingin Bermanfaat buat...
Ingin Bermanfaat buat Orang Lain, Septia Yetri Opani Lakukan Ini
Layanan Teknologi Bantu...
Layanan Teknologi Bantu RS di Vietnam Tangani Pasien Covid-19
5 Tips dan Trik Bekerja...
5 Tips dan Trik Bekerja atau Belajar Produktif di Rumah
Berita Terkini
Hasil Australia Open...
Hasil Australia Open 2026: Alwi Farhan ke 16 Besar, Anthony Ginting Tersingkir
4 jam yang lalu
Link Live Streaming...
Link Live Streaming Timnas Indonesia vs Australia di Piala AFF U-19 2026
5 jam yang lalu
Jadwal Timnas Inggris...
Jadwal Timnas Inggris vs Kosta Rika dan Portugal vs Nigeria Live di VISION+
7 jam yang lalu
10 Pesepak Bola Terkaya...
10 Pesepak Bola Terkaya di Piala Dunia 2026
11 jam yang lalu
Veda Ega Pulang Kampung,...
Veda Ega Pulang Kampung, Mario Suryo Aji Jalani Pemulihan Cedera
11 jam yang lalu
Hasil Australian Open...
Hasil Australian Open 2026: Bungkam Wakil Tuan Rumah, Leo/Daniel Lolos ke 16 Besar
11 jam yang lalu
Infografis
10 Wonderkid Calon Bintang...
10 Wonderkid Calon Bintang di Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved