Klopp: Juventus Bukan Tim Kacangan
Rabu, 18 Maret 2015 - 12:46 WIB
Klopp: Juventus Bukan Tim Kacangan
A
A
A
DORTMUND - Pelatih Borussia Dortmund, Juergen Klopp dengan tegas membantah anggapan sepak bola Italia dan Juventus tidak lagi ada di papan atas Eropa. Pernyataan ini diucapkan Klopp jelang partai leg kedua babak 16 besar Liga Champion antara Dortmund vs Juventus, Kamis (19/3) dini hari nanti WIB.
"Tidak ada orang di Jerman yang percaya sepak bola Italia medioker dan pastinya juga Juventus. Memimpin 14 poin di Liga Italia mencerminkan hal tersebut. Pertandingan ini akan jadi tantangan besar," ujar Klopp di situs resmi UEFA.
Die Borussien akan memulai laga dengan keadaan tertinggal. Neven Subotic dan kawan-kawan takluk 1-2 di leg pertama di Italia. Dortmund pun butuh kemenangan minimal satu gol tanpa kebobolan jika ingin lolos ke delapan besar.
"Jika Anda di babak 16 Liga Champion dan ingin lolos, Anda harus menampilkan setidaknya satu permainan luar biasa. Permainan kami di leg pertama tidak demikian. Jadi, kami menargetkannya di pertandingan ini," pungkasnya.
"Jika kami bisa, kami punya kesempatan. Jika tidak, kami akan tersingkir," tutupnya.
Dortmund dan Juventus sudah saling bertemu sebanyak delapan kali. Dari hal itu, Dortmund baru hanya memenangkan dua laga sementara lima laga berakhir kekalahan dan satu kali berakhir imbang.
"Tidak ada orang di Jerman yang percaya sepak bola Italia medioker dan pastinya juga Juventus. Memimpin 14 poin di Liga Italia mencerminkan hal tersebut. Pertandingan ini akan jadi tantangan besar," ujar Klopp di situs resmi UEFA.
Die Borussien akan memulai laga dengan keadaan tertinggal. Neven Subotic dan kawan-kawan takluk 1-2 di leg pertama di Italia. Dortmund pun butuh kemenangan minimal satu gol tanpa kebobolan jika ingin lolos ke delapan besar.
"Jika Anda di babak 16 Liga Champion dan ingin lolos, Anda harus menampilkan setidaknya satu permainan luar biasa. Permainan kami di leg pertama tidak demikian. Jadi, kami menargetkannya di pertandingan ini," pungkasnya.
"Jika kami bisa, kami punya kesempatan. Jika tidak, kami akan tersingkir," tutupnya.
Dortmund dan Juventus sudah saling bertemu sebanyak delapan kali. Dari hal itu, Dortmund baru hanya memenangkan dua laga sementara lima laga berakhir kekalahan dan satu kali berakhir imbang.
(bbk)