Kekalahan Leg Pertama Jadi Biang Kerok Arsenal
Rabu, 18 Maret 2015 - 15:34 WIB
Kekalahan Leg Pertama Jadi Biang Kerok Arsenal
A
A
A
MONACO - Bek Arsenal, Laurent Koscielny mengakui bahwa kekalahan timnya di leg pertama babak 16 besar Liga Champions atas AS Monaco di Emirates, menjadi biang keladi tersingkirnya mereka dari kompetisi bergengsi tersebut. Bagaimana tidak akibat kekalahan itu, Arsenal harus tersingkir akibat kalah agregat gol tandang.
Arsenal menelan kekalahan 3-1 saat menjamu Monaco dileg pertama babak 16 besar liga Champions beberapa waktu lalu. Kekalahan itu membuat The Gunners mengemban tugas berat kala menyambangi Monaco untuk leg kedua. Arsenal setidaknya harus menang tiga gol tanpa kebobolan jika ingin lolos ke babak selanjutnya. (Baca juga: Tersingkir oleh Monaco Jadi Yang Paling Sakit Buat Wenger)
Arsenal memang mampu meriah kemenangan atas Monaco di Stade Louis II. Dalam leg kedua yang berlangsung Rabu, (18/3/2015) dua gol dari Giroud dan Ramsey membuat tim besutan Arsene Wenger mempermalukan tuan rumah. Sayangnya, dua gol itu tak cukup membantu Arsenal lolos ke babak perempat final.
Bagi Koscielny, gagalnya Arsenal lolos ke babak selanjutnya merupakan konsekuensi dari buruknya penampilan mereka di leg pertama. “Pertandingan di leg pertama di Emirates adalah bencana buat kami. Kami bermain buruk dan kalah di kandang, itu seakan memberi mereka peluang besar untuk meraih tempat di perempat final.” ujar Koscielny, dilansir MetroUk.
Dengan tersingkirnya Arsenal maka klub wakil Inggris itu kembali menambah rentetan catatan tak pernah lolos dari fase 16 besar Liga Champions dalam lima musim berturut-turut. Fakta tersebut menambah kenyataan pahit yang harus diterima Arsenal.
"Kami mengalami hal yang sama setiap tahunnya. Selama lima musim ini kami selalu gagal lolos diperdelapan final. Sungguh sangat mengecewakan,”tandasnya. (Baca juga: Mertesacker Akui Kehebatan Monaco )
Arsenal menelan kekalahan 3-1 saat menjamu Monaco dileg pertama babak 16 besar liga Champions beberapa waktu lalu. Kekalahan itu membuat The Gunners mengemban tugas berat kala menyambangi Monaco untuk leg kedua. Arsenal setidaknya harus menang tiga gol tanpa kebobolan jika ingin lolos ke babak selanjutnya. (Baca juga: Tersingkir oleh Monaco Jadi Yang Paling Sakit Buat Wenger)
Arsenal memang mampu meriah kemenangan atas Monaco di Stade Louis II. Dalam leg kedua yang berlangsung Rabu, (18/3/2015) dua gol dari Giroud dan Ramsey membuat tim besutan Arsene Wenger mempermalukan tuan rumah. Sayangnya, dua gol itu tak cukup membantu Arsenal lolos ke babak perempat final.
Bagi Koscielny, gagalnya Arsenal lolos ke babak selanjutnya merupakan konsekuensi dari buruknya penampilan mereka di leg pertama. “Pertandingan di leg pertama di Emirates adalah bencana buat kami. Kami bermain buruk dan kalah di kandang, itu seakan memberi mereka peluang besar untuk meraih tempat di perempat final.” ujar Koscielny, dilansir MetroUk.
Dengan tersingkirnya Arsenal maka klub wakil Inggris itu kembali menambah rentetan catatan tak pernah lolos dari fase 16 besar Liga Champions dalam lima musim berturut-turut. Fakta tersebut menambah kenyataan pahit yang harus diterima Arsenal.
"Kami mengalami hal yang sama setiap tahunnya. Selama lima musim ini kami selalu gagal lolos diperdelapan final. Sungguh sangat mengecewakan,”tandasnya. (Baca juga: Mertesacker Akui Kehebatan Monaco )
(bbk)