Ducati Buat 3 Pembalap Unggulan Penasaran
Kamis, 26 Maret 2015 - 13:21 WIB
Ducati Buat 3 Pembalap Unggulan Penasaran
A
A
A
DOHA - Ducati makin matang jelang menghadapi persaingan MotoGP 2015. Dua pembalap mereka, Andrea Iannone dan Andrea Dovizioso sukses jadi yang tercepat dalam tes pramusim di Sirkuit Losail Qatar, 14-15 Maret 2015 lalu.
Hasil tersebut ternyata dianggap mengejutkan oleh sejumlah pembalap. Sebab di musim sebelumnya Ducati nyaris tak terdengar dari persaingan. Namun kini publik kembali menjadikan Ducati sebagai salah satu calon juara MotoGP.
"Sepertinya Ducati telah melakukan langkah yang besar. Akhir pekan lalu mereka ada di urutan terdepan. Menurut saya persaingan kali ini akan semakin menarik. Tentunya bakal semakin sulit saat menghadapi mereka," kata Marquez yang dikutip dari situs resmi MotoGP.
Balapan pembuka yang diselenggarakan di Sirkuit Losail Qatar 29 Maret nanti diyakini bakal jadi ajang pembuktian semua tim. Menurut Rossi, Ducati punya modal bagus karena sukses mengungguli yang lain dalam tes pramusim lalu. Modal itulah yang jadi pegangan penting pada balapan nanti.
"Dua pembalap Ducati sangat dekat dengan Marc (Marquez). Sayangnya kita semua kehilangan satu hari dalam pramusim. Kini kami harus bekerja keras untuk memperjuangkan podium pada balapan nanti," ucap pembalap Yamaha tersebut.
Senada dengan rekan setimnya, Jorge Lorenzo juga mewaspadai ancaman Ducati. Ia menilai banyak perubahan yang dilakukan pabrikan asal Italia tersebut.
"Di Qatar kita telah melihat para pembalap saling dekat satu sama lain. Ducati sendiri lebih kuat dari musim lalu. Mereka telah menciptakan langkah yang besar," jelas Lorenzo.
Meski demikian, Lorenzo tidak menjadikan Ducati sebagai pesaing utama. Pembalap kebangsaan Spanyol itu lebih memilih tim Repsol Honda sebagai saingan terkuat tahun ini.
Ducati yang diwakili Dovizioso yakin motornya, Desmosedici GP 15 lebih cepat dibanding musim-musim sebelumnya. Karena itu ia optimistis bisa mengalahkan Rossi, Marquez dan juga Lorenzo.
"Kami akan pergi ke Qatar untuk menaiki podium juara. Empat rival kami memang tampil sangat bagus. Tapi kami jadi yang tercepat dalam tes pramusim. Saya sudah mengetahui bagaimana cara mereka bekerja," kata Dovizioso beberapa waktu lalu.
"Apapun yang terjadi, itu tidak akan mempengaruhi kami. Kami telah mendesain motor yang sangat kompetitif. Saya pikir kami telah diremehkan dalam beberapa tahun terakhir. Sekarang saya sendiri sudah matang dan siap. Saya bisa mengendalikan kondisi menjadi lebih baik," tambahnya.
Hasil tersebut ternyata dianggap mengejutkan oleh sejumlah pembalap. Sebab di musim sebelumnya Ducati nyaris tak terdengar dari persaingan. Namun kini publik kembali menjadikan Ducati sebagai salah satu calon juara MotoGP.
"Sepertinya Ducati telah melakukan langkah yang besar. Akhir pekan lalu mereka ada di urutan terdepan. Menurut saya persaingan kali ini akan semakin menarik. Tentunya bakal semakin sulit saat menghadapi mereka," kata Marquez yang dikutip dari situs resmi MotoGP.
Balapan pembuka yang diselenggarakan di Sirkuit Losail Qatar 29 Maret nanti diyakini bakal jadi ajang pembuktian semua tim. Menurut Rossi, Ducati punya modal bagus karena sukses mengungguli yang lain dalam tes pramusim lalu. Modal itulah yang jadi pegangan penting pada balapan nanti.
"Dua pembalap Ducati sangat dekat dengan Marc (Marquez). Sayangnya kita semua kehilangan satu hari dalam pramusim. Kini kami harus bekerja keras untuk memperjuangkan podium pada balapan nanti," ucap pembalap Yamaha tersebut.
Senada dengan rekan setimnya, Jorge Lorenzo juga mewaspadai ancaman Ducati. Ia menilai banyak perubahan yang dilakukan pabrikan asal Italia tersebut.
"Di Qatar kita telah melihat para pembalap saling dekat satu sama lain. Ducati sendiri lebih kuat dari musim lalu. Mereka telah menciptakan langkah yang besar," jelas Lorenzo.
Meski demikian, Lorenzo tidak menjadikan Ducati sebagai pesaing utama. Pembalap kebangsaan Spanyol itu lebih memilih tim Repsol Honda sebagai saingan terkuat tahun ini.
Ducati yang diwakili Dovizioso yakin motornya, Desmosedici GP 15 lebih cepat dibanding musim-musim sebelumnya. Karena itu ia optimistis bisa mengalahkan Rossi, Marquez dan juga Lorenzo.
"Kami akan pergi ke Qatar untuk menaiki podium juara. Empat rival kami memang tampil sangat bagus. Tapi kami jadi yang tercepat dalam tes pramusim. Saya sudah mengetahui bagaimana cara mereka bekerja," kata Dovizioso beberapa waktu lalu.
"Apapun yang terjadi, itu tidak akan mempengaruhi kami. Kami telah mendesain motor yang sangat kompetitif. Saya pikir kami telah diremehkan dalam beberapa tahun terakhir. Sekarang saya sendiri sudah matang dan siap. Saya bisa mengendalikan kondisi menjadi lebih baik," tambahnya.
(bep)