Ke Qatar, Xavi Ikuti Lima Legenda ini Termasuk Guardiola
Jum'at, 27 Maret 2015 - 23:58 WIB
Ke Qatar, Xavi Ikuti Lima Legenda ini Termasuk Guardiola
A
A
A
BARCELONA - Gelandang sekaligus legenda Barcelona, Xavi Hernandez dikabarkan setuju bergabung dengan klub Liga Qatar, Al Sadd di akhir musim ini. Disebutkan, Xavi menolak tawaran dari salah satu tim di Liga Amerika Serikat demi bermain di Qatar.
Seperti dikutip ESPN, Xavi bakal menerima gaji 10 juta Euro per musim plus kontrak dua tahun ditambah kesempatan untuk mendapatkan lisensi kepelatihan dari Aspire Academy.
Apabila benar, Xavi bakal mengikuti lima legenda sepak bola yang pernah mencicipi kompetisi negara petrodolar tersebut. Lima legenda itu termasuk mantan pelatih Xavi di Barcelona, Pep Guardiola.
Berikut daftar lima legenda yang pernah bermain di Qatar.
![Ke Qatar, Xavi Ikuti Lima Legenda ini Termasuk Guardiola]()
1. Gabriel Omar Batistuta
Nama Batistuta erat kaitannya dengan Fiorentina dan AS Roma. Bersama La Viola -julukan Fiorentina, Batistuta tampil 269 kali dengan 168 gol.
Sedangkan saat berkostum Roma, Batigol -julukan Batistuta berjasa menghantarkan Serigala Ibukota meraih Scudetto di musim 2000-2001 dan Piala Super Italia satu musim berikutnya.
Usia yang tak muda membuat Batigol pindah ke Liga Qatar dengan bergabung bersama Al Arabi. Meskipun telah menginjak usia 34 tahun, sentuhan emas Batigol tidak luntur.
Terbukti, dia sukses mencetak 25 gol dari 21 penampilan sekaligus memecahkan rekor gol legenda Qatar, Mansour Mouftah. Al Arabi menjadi klub terakhir Batigol sebelum ia pensiun pada 2005.
![Ke Qatar, Xavi Ikuti Lima Legenda ini Termasuk Guardiola]()
2. Jay-Jay Okocha
Okocha mencicipi sepak bola Qatar ketika dia bergabung dengan Qatar SC pada 2006-2007. Di Qatar, Okocha hanya bermain 41 kali dan mencetak enam gol.
Selepas membela Qatar SC, Okocha memilih bergabung ke Hull City dan akhirnya pensiun bersama The Tigers pada 2008.
Di dunia sepak bola, Okocha adalah seorang petualang Tercatat, tujuh klub dia bela selama 18 tahun karirnya di sepak bola sejak 1990. Nama Okocha besar di Bolton Wanderers saat dia tampil 124 kali dan mencetak 14 gol bagi Bolton dari msim 2002-2006.
Legenda Brazil, Pele memasukkan nama Okocha sebagai 100 pemain terbaik yang pernah ada. Tidak hanya itu, Okocha juga pernah empat kali berturut-turut memenangkan gelar sebagai Pemain Terbaik Nigeria.
![Ke Qatar, Xavi Ikuti Lima Legenda ini Termasuk Guardiola]()
3. Juninho Pernambucano
Ahli tendangan bebas adalah julukan yang melekat pada diri Juninho Pernambucano. Pria yang pensiun di Vasco da Gama ini pernah membela salah satu klub Qatar, Al Gharafa pada 2009 hingga 2011.
Juninho pindah ke Qatar usai sukses bersama Olympique Lyonnais. Bersama Lyon, Juninho sukses memenangkan tujuh gelar juara Liga Prancis berturut-turut dari 2002 hingga 2009.
Selama tiga musim membela Al Gharafa, Juninho sukses mempersembahkan tiga trofi yakni juara Liga Qatar (2010), Piala Qatar (2009) dan Piala Raja Qatar (2010, dan 2011).
![Ke Qatar, Xavi Ikuti Lima Legenda ini Termasuk Guardiola]()
4. Pep Guardiola
Al Ahli menjadi klub yang mendapatkan tanda tangan Guardiola pada musim 2003. Sayangnya, Al Ahli justru tidak mampu merasakan magis Guardiola setelah selama dua musim, Guardiola gagal memenangkan trofi.
Sebelum membela Al Ahli, Guardiola sempat berpetualang ke Liga Italia dnegna memperkuat Bresica dan AS Roma. Sayangnya, di dua klub itu, Guardiola gagal bersinar.
![Ke Qatar, Xavi Ikuti Lima Legenda ini Termasuk Guardiola]()
5. Raul Gonzalez
Terbuang dari Real Madrid, Raul berkelana ke Jerman untuk bergabung mersama Schalke selama dua musim dari 2010 hingga 2012. Pria yang merupakan produk akademi resmi Madrid ini kemudian pindah ke Qatar untuk bergabung dengan Al Saad.
Di Qatar, Raul tampil 39 kali dan mecetak 11 gol. Raul juga sukses mempersembahkan dua trofi bagi Al Saad yakni trofi juara Liga Qatar 2012/2013 dan Piala Emir Qatar pada 2014.
Saat ini, Raul masih aktif bermain. Pemain yang kini berusia 37 tahun ini teratat sebagai pemain New York Cosmos di Liga Amerika Serikat (MLS)
Seperti dikutip ESPN, Xavi bakal menerima gaji 10 juta Euro per musim plus kontrak dua tahun ditambah kesempatan untuk mendapatkan lisensi kepelatihan dari Aspire Academy.
Apabila benar, Xavi bakal mengikuti lima legenda sepak bola yang pernah mencicipi kompetisi negara petrodolar tersebut. Lima legenda itu termasuk mantan pelatih Xavi di Barcelona, Pep Guardiola.
Berikut daftar lima legenda yang pernah bermain di Qatar.

1. Gabriel Omar Batistuta
Nama Batistuta erat kaitannya dengan Fiorentina dan AS Roma. Bersama La Viola -julukan Fiorentina, Batistuta tampil 269 kali dengan 168 gol.
Sedangkan saat berkostum Roma, Batigol -julukan Batistuta berjasa menghantarkan Serigala Ibukota meraih Scudetto di musim 2000-2001 dan Piala Super Italia satu musim berikutnya.
Usia yang tak muda membuat Batigol pindah ke Liga Qatar dengan bergabung bersama Al Arabi. Meskipun telah menginjak usia 34 tahun, sentuhan emas Batigol tidak luntur.
Terbukti, dia sukses mencetak 25 gol dari 21 penampilan sekaligus memecahkan rekor gol legenda Qatar, Mansour Mouftah. Al Arabi menjadi klub terakhir Batigol sebelum ia pensiun pada 2005.

2. Jay-Jay Okocha
Okocha mencicipi sepak bola Qatar ketika dia bergabung dengan Qatar SC pada 2006-2007. Di Qatar, Okocha hanya bermain 41 kali dan mencetak enam gol.
Selepas membela Qatar SC, Okocha memilih bergabung ke Hull City dan akhirnya pensiun bersama The Tigers pada 2008.
Di dunia sepak bola, Okocha adalah seorang petualang Tercatat, tujuh klub dia bela selama 18 tahun karirnya di sepak bola sejak 1990. Nama Okocha besar di Bolton Wanderers saat dia tampil 124 kali dan mencetak 14 gol bagi Bolton dari msim 2002-2006.
Legenda Brazil, Pele memasukkan nama Okocha sebagai 100 pemain terbaik yang pernah ada. Tidak hanya itu, Okocha juga pernah empat kali berturut-turut memenangkan gelar sebagai Pemain Terbaik Nigeria.

3. Juninho Pernambucano
Ahli tendangan bebas adalah julukan yang melekat pada diri Juninho Pernambucano. Pria yang pensiun di Vasco da Gama ini pernah membela salah satu klub Qatar, Al Gharafa pada 2009 hingga 2011.
Juninho pindah ke Qatar usai sukses bersama Olympique Lyonnais. Bersama Lyon, Juninho sukses memenangkan tujuh gelar juara Liga Prancis berturut-turut dari 2002 hingga 2009.
Selama tiga musim membela Al Gharafa, Juninho sukses mempersembahkan tiga trofi yakni juara Liga Qatar (2010), Piala Qatar (2009) dan Piala Raja Qatar (2010, dan 2011).

4. Pep Guardiola
Al Ahli menjadi klub yang mendapatkan tanda tangan Guardiola pada musim 2003. Sayangnya, Al Ahli justru tidak mampu merasakan magis Guardiola setelah selama dua musim, Guardiola gagal memenangkan trofi.
Sebelum membela Al Ahli, Guardiola sempat berpetualang ke Liga Italia dnegna memperkuat Bresica dan AS Roma. Sayangnya, di dua klub itu, Guardiola gagal bersinar.

5. Raul Gonzalez
Terbuang dari Real Madrid, Raul berkelana ke Jerman untuk bergabung mersama Schalke selama dua musim dari 2010 hingga 2012. Pria yang merupakan produk akademi resmi Madrid ini kemudian pindah ke Qatar untuk bergabung dengan Al Saad.
Di Qatar, Raul tampil 39 kali dan mecetak 11 gol. Raul juga sukses mempersembahkan dua trofi bagi Al Saad yakni trofi juara Liga Qatar 2012/2013 dan Piala Emir Qatar pada 2014.
Saat ini, Raul masih aktif bermain. Pemain yang kini berusia 37 tahun ini teratat sebagai pemain New York Cosmos di Liga Amerika Serikat (MLS)
(bbk)