Tak Direkomendasi ISL, Klub Jatim Fokus Total

Senin, 30 Maret 2015 - 15:06 WIB
Tak Direkomendasi ISL,...
Tak Direkomendasi ISL, Klub Jatim Fokus Total
A A A
MALANG - Tim-tim Indonesia Super League (ISL) dari Jawa Timur sedang muram di awal kompetisi. Bagaimana tidak, empat tim semuanya dalam kondisi yang belum aman dalam proses verifikasi yang dilakukan Badan Olahraga Profesional Indonesia (BOPI).
Arema Cronus, Persela Lamongan, dan Persegres Gresik United masuk kategori D alias tak direkomendasi ikut ISL, sementara Persebaya Surabaya di kategori C. Mereka masih menunggu perkembangan terbaru walau dikabarkan masih diberi waktu hingga putaran pertama.

Ini menjadi tantangan tersendiri bagi tim yang akan memulai kompetisi pada 4 April mendatang. Masing-masing pelatih berupaya memagari konsentrasi pasukannya agar tidak sampai terpengaruh hasil verifikasi tersebut dan fokus pada kick off ISL yang tinggal hitungan hari.

Pelatih Arema Cronus Suharno mengatakan timnya tidak boleh terpengaruh dengan hasil verifikasi sejauh ini. "Pemain tugasnya bermain dan memberikan hasil terbaik. Konsentrasinya harus total ke persiapan ISL,"ungkap pelatih asal Klaten ini.

"Memang semua hal yang berhubungan dengan nasib klub berdampak pada semua pihak yang terkait. Tapi persoalan itu ada yang menangani. Jadi tim harus tetap memikirkan aspek teknis, bagaimana agar menang di pertandingan perdana nanti,"ulas Suharno, Senin (30/3).

Arema direncanakan bakal memulai petualangan di ISL 2015 pada 4 April mendatang dengan menjamu Persija Jakarta di Stadion Kanjuruhan. Tim Singo Edan sudah menginjak pada persiapan teknis untuk laga tersebut sepulang dari tur Jawa Tengah.

Pelatih lain yang meminta fokus timnya tak goyah adalah Liestiadi, tukang olah taktik Persegres Gresik United. Dia paham apa yang dihadapi Persegres dalam proses verifikasi memang menguras pikiran dan keringat manajemen dalam memenuhi persyaratan.

Namun dia tidak ingin itu menjadi beban pikiran bagi pemain yang sudah harus bertanding akhir pekan ini. "Saya terus menekankan agar konsentrasi tim sepenuhnya ke lapangan. Banyak hal yang bisa memecah fokus tim dan kami tak akan membiarkan itu terjadi," tutur Liestiadi.

Persegres menjadi salah satu tim 'mengkhawatirkan' sebelum dimulainya ISL 2015. Situasi kurang menguntungkan dialami Laskar Jaka Samudera, yakni sempat diwarnai keterlambatan gaji, diterpa badai cedera pemain, tak mendapatkan lawan uji coba selevel, hingga masuk kategori D diverifikasi BOPI.

Persela juga demikian. Asisten Pelatih Didik Ludiyanto mengingatkan agar semua pihak, terutama pemain, optimistis dengan kondisi Laskar Joko Tingkir. "Semua harus optimistis. Tugas mutlak kami adalah mendapat hasil positif di awal ISL,"sebutnya.
(aww)
Berita Terkait
3 Alasan Saudi Pro League...
3 Alasan Saudi Pro League Lebih Baik daripada J League dan K League
7 Pemain Keturunan Indonesia...
7 Pemain Keturunan Indonesia yang Berlaga di Liga Inggris
AFC Merilis Ranking...
AFC Merilis Ranking Liga di Asia, Liga 1 Indonesia Peringkat Berapa?
Bank QNB Indonesia Fokus...
Bank QNB Indonesia Fokus Garap Pasar Korporasi dan Konglomerasi
Bank QNB Indonesia Luncurkan...
Bank QNB Indonesia Luncurkan Reksa Dana Berbasis USD
Persib Bandung Juara...
Persib Bandung Juara Super League 2025-2026, Persija: Selamat!
Berita Terkini
5 Fakta Menarik Lionel...
5 Fakta Menarik Lionel Messi Meledak di Laga Pembuka Argentina di Piala Dunia 2026
31 menit yang lalu
Austria Ungguli Yordania...
Austria Ungguli Yordania 1-0 di Babak Pertama, Gol Roket Schmid Jadi Pembeda
55 menit yang lalu
Hattrick Messi Lawan...
Hattrick Messi Lawan Aljazair Pecahkan Rekor Sang Raja Gol di Piala Dunia
1 jam yang lalu
FIFA Ancam Usir Suporter...
FIFA Ancam Usir Suporter Inggris dari Stadion Piala Dunia 2026, Ini Penyebabnya
1 jam yang lalu
Timnas Korea Selatan...
Timnas Korea Selatan Boikot Delegasi Pers Negaranya di Piala Dunia 2026
2 jam yang lalu
Messi Menggila! Argentina...
Messi Menggila! Argentina Gilas Aljazair 3-0 di Piala Dunia 2026
2 jam yang lalu
Infografis
5 Tips Packing Mudik...
5 Tips Packing Mudik Agar Koper Tak Kelebihan Muatan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved