Rossi Buka Rahasia Tundukkan Ducati

Selasa, 31 Maret 2015 - 12:41 WIB
Rossi Buka Rahasia Tundukkan...
Rossi Buka Rahasia Tundukkan Ducati
A A A
DOHA - Seri perdana MotoGP 2015 telah menasbihkan Valentino Rossi. Meski terbilang pembalap gaek di lintasan, Rossi masih bisa menunjukkan kelincahan di Losail, Doha, Qatar. Lalu apa rahasia The Doctor bisa berjaya plus mematahkan ramalan sebelum lomba ?

Dari sekian banyaknya pembalap dunia yang pernah mencicipi gelar juara dunia, nama Rossi memang paling asyik untuk dibicarakan. Sosoknya yang 'bengal' dan lebih pantas disebut penghibur di sirkus MotoGP, sangat dinantikan saban gelaran adu kuat ngegas di sirkuit.

Namun awal musim ini banyak yang mulai meragukan kalau joki darat asal Italia sudah habis kejayaannya. Selain ada Marc Marquez yang merupakan juara dunia tahun lalu dan sebelumnya, musim 2015 juga dihebohkan dengan ciamiknya penampilan Ducati.

Tim pabrikan asal Italia membuat gempar peta kekuatan MotoGP dengan tampilan Desmosedici GP15. Mengandalkan Andrea Dovizioso dan Andrea Iannone, Ducati langsung menebar ancaman sejak tes pramusim. Bahkan di lomba sesungguhnya duet Ducati ini sudah berhasil mencuri perhatian dengan mengapit Rossi di posisi kedua dan ketiga.

Perjuangan menyentuh garis akhir antara Rossi dan Dovizioso pun berlangsung sengit. Namun di sini terlihat bagaimana faktor pengalaman dan mental seorang Rossi terlihat.

"Saya terus berjuang untuk mendapatkan posisi puncak. Sebab, Dovi benar-benar memacu motornya dengan luar biasa dan sangat kuat. Dia melakukan itu karena bakal jadi pemenang. Karenanya saya memberikan perlawanan secara maksimum," ujar Rossi dilansir Crash, Selasa (31/3/2015).

Rossi pun membeberkan rahasianya mengapa ia bisa melewati Dovizioso. "Saya pikir momen terbaik saat saya mengerem di tikungan pertama. Dovi mencoba menyalip saya dari sisi luar dan melaju melebar. Saya kemudian mencoba kembali, tapi Dovi tetap di posisinya di tikungan kedua dan itulah momen di mana saya bisa menyalip dan meninggalkannya."

Rossi mengaku senang bisa menjadi juara di Losail. Sebab, menurutnya lomba kali ini sudah berubah. "Saya sangat senang sebab dalam beberapa tahun ini balapan sudah berubah. Kami mempunyai momen dengan Casey Stoner dan Jorge Lorenzo di mana lomba bisa di selesaikan setelah tiga putaran. Tapi, sekarang pertempuran harus dilakukan sampai akhir."
(bbk)
Berita Terkait
Motogp Mandalika 2022,...
Motogp Mandalika 2022, Penonton Hari Kedua Membeludak
Ducati Sudah Tepat Merekrutnya...
Ducati Sudah Tepat Merekrutnya di MotoGP 2021
Momen Penonton MotoGP...
Momen Penonton MotoGP Thailand 2024 Dibawa Naik Tuktuk untuk Menuju Tribun
Tak Mau Ketinggalan...
Tak Mau Ketinggalan Aksi Pembalap, Penonton Datangi Sirkuit Mandalika Sejak Pagi
Puncak Arus Balik Penonton...
Puncak Arus Balik Penonton MotoGP Diprediksi Malam Ini, Kemenhub Siapkan Tiket 'Go Show'
Suguhkan 63 Balapan...
Suguhkan 63 Balapan Live, Saksikan Seluruh Rangkaian Seri MotoGP di SPOTV melalui Vision+!
Berita Terkini
Sejarah! Mesir Lolos...
Sejarah! Mesir Lolos ke Babak 32 Besar, Iran Masih Tunggu Nasib
2 jam yang lalu
Belgia Juara Grup G,...
Belgia Juara Grup G, Lolos ke 32 Besar usai Bungkam Selandia Baru 5-1
3 jam yang lalu
HYROX Jakarta 2026 Siap...
HYROX Jakarta 2026 Siap Digelar, Peserta Jalani Persiapan Menuju Kompetisi
3 jam yang lalu
Klasemen Akhir Grup...
Klasemen Akhir Grup H Piala Dunia 2026: Dongeng Cape Verde Baru Dimulai!
4 jam yang lalu
Cape Verde Tantang Argentina...
Cape Verde Tantang Argentina di Babak 32 Besar, Akankah Kejutan Berlanjut?
5 jam yang lalu
Uruguay Tersingkir,...
Uruguay Tersingkir, Spanyol Juara Grup C dan Tembus Babak 32 Besar Piala Dunia 2026
5 jam yang lalu
Infografis
6 Taman di Jakarta Buka...
6 Taman di Jakarta Buka 24 Jam, Dapat Ciptakan Lapangan Kerja
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved