Demi Bisa Merumput, Arema Bakal Islah

Sabtu, 04 April 2015 - 06:02 WIB
Demi Bisa Merumput,...
Demi Bisa Merumput, Arema Bakal Islah
A A A
MALANG - Tidak turunnya rekomendasi dari Badan Olahraga Profesional Indonesia (BOPI) hingga polemik legalitas Arema Cronus, menggugah kesadaran berbagai pihak, termasuk manajemen. Kini Arema Cronus menggagas persatuan seperti sebelum adanya konflik.

Manajemen Arema Cronus yang dipimpin CEO Iwan Budianto telah menemui sejumlah pihak yang terkait dengan Arema Indonesia. Pertemuan tersebut demi mengurai konflik internal yang pernah memecah Arema Indonesia menjadi dua, yakni Arema IPL dan Arema ISL.

Pihak yang ditemuinya antara lain Andi Darussalam Tabusala (eks Ketua Badan Liga Indonesia), Darjoto Setiawan (ek Penasehat Yayasan Arema), serta Satrija Budi Wibawa (eks Sekretaris Yayasan Arema), serta Gunadi Handoko (eks Direktur Utama PT Arema Indonesia).

"Selain itu juga melibatkan HM Nur yang saat itu masuk dalam yayasan Arema. Kami berupaya meletakkan ego, gengsi, perselisihan dan sebagainya untuk berkomitmen pada eksistensi Arema ke depannya. Pastinya nanti ada pertemuan lanjutan, mungkin awal pekan depan," kata CEO Arema Cronus Iwan Budianto, Jumat (3/4/2015) kemarin.

Dilanjutkannya, semua pihak yang sempat terlibat masalah internal setelah peralihan pengelolaan dari PT Bentoel Prima ke konsorsium pada 2009 bakal dilibatkan. Setelah pertemuan awal, menurut Iwan semua pihak memiliki komitmen yang sama, yakni meluruskan persoalan di Singo Edan.

"Saya melihat ada antusiasme dari semua pihak dan ingin mengurai persoalan yang selama ini masih ada di Arema. Saya mewakili manajemen sangat gembira dengan perkembangan ini dan semoga ini menjadi awal yang bagus bagi Arema dan Aremania," urai Iwan.

Rencana islah para tokoh pengurus Arema juga dibenarkan Rendra Kresna, Presiden Kehormatan Arema Cronus sekaligus Bupati Malang. Menurut dia, sudah ada pertemuan di Jakarta yang membahas soal penyatuan kembali pengurus Arema yang sempat terpecah.

Sebagai konsep awal, rencananya kepengurusan akan dikembalikan ke Arema Indonesia setelah peralihan dari PT Bentoel Prima. Saat itu ada nama seperti HM Nur (ketua yayasan), Mudjiono Moejito (sekretaris yayasan), Rendra Kresna (bendahara), serta Bambang Winarno (pengawas yayasan).

Sementara itu di jajaran pembina ada Darjoto Setiawan (PT Bentoel Prima), Iwan Kurniawan (bos PT Anugerah Citra Abadi), danAndi Darussalam Tabusalla (eks Ketua Badan Liga Indonesia). Namun belum bisa dipastikan apakah nanti formatnya persis seperti itu.

"Secepatnya akan ada pembicaraan lagi dengan semua pihak. Tujuannya jelas, hanya ada satu Arema Indonesia dan tak akan ada lagi istilah Arema ISL dan Arema IPL. Saya optimistis semuanya memiliki komitmen demi Arema," ujar Rendra Kresna.

Mantan Sekretaris Arema Indonesia Satrija Budi Wibawa membenarkan telah ada pertemuan antara tokoh-tokoh Arema Indonesia di Jakarta. "Intinya kami semua ingin meluruskan dan menata ulang, agar Arema tetap eksis di sepak bola Indonesia," sebut Satrija.

Walau mengaku tak memahami awal muasal konflik di Arema setelah dilepas Bentoel, namun Satrija tak menutup mata adanya perbedaan paham soal kepengurusan dan legalitas Arema selama ini. "Jadi ini yang harus diperjuangkan," sebut pria yang akrab disapa SBW ini.

Rencana rujuknya pengurus Arema Indonesia ini sudah pasti menjadi kabar segar bagi Aremania. Jika rencana tersebut berjalan sesuai tujuan, maka bakal mengikis friksi-friksi yang terjadi di jajaran manajemen maupun supporter Aremania sejak dualisme klub.
(bbk)
Berita Terkait
BEI Buka Gembok Saham...
BEI Buka Gembok Saham Emiten Erick Thohir & Bank QNB
Bank QNB Indonesia Fokus...
Bank QNB Indonesia Fokus Garap Pasar Korporasi dan Konglomerasi
Upaya Bank Menyediakan...
Upaya Bank Menyediakan Solusi Akses Pendidikan Anak Berkualitas
Bank QNB Indonesia Luncurkan...
Bank QNB Indonesia Luncurkan Reksa Dana Berbasis USD
Bank QNB Indonesia Dapat...
Bank QNB Indonesia Dapat Setoran Modal Tambahan Sebesar Rp442,9 Miliar
Bank QNB Indonesia Memperkuat...
Bank QNB Indonesia Memperkuat Fokus pada Bisnis Perbankan Korporasi
Berita Terkini
Superkomputer Jagokan...
Superkomputer Jagokan Spanyol Juara Piala Dunia 2026, Inggris dan ArgentinaRival Terberat
6 jam yang lalu
Daftar Lengkap Skuad...
Daftar Lengkap Skuad Timnas Kroasia di Piala Dunia 2026, Dipimpin Modric Kapten Gaek
7 jam yang lalu
Klasemen Piala AFF U-19...
Klasemen Piala AFF U-19 2026: Sikat Myanmar, Timnas Indonesia Sejajar Vietnam
7 jam yang lalu
Start Mulus, Indonesia...
Start Mulus, Indonesia Sikat Myanmar 3-0 di Laga Perdana Piala AFF U-19 2026
12 jam yang lalu
Daftar Lengkap Skuad...
Daftar Lengkap Skuad Timnas Uruguay di Piala Dunia 2026: Darwin Nunez In, Luis Suarez Out!
20 jam yang lalu
Ketum PBSI Fadil Imran:...
Ketum PBSI Fadil Imran: Indonesia Open 2026 Jembatan Merah Putih Menuju Olimpiade LA 2028
20 jam yang lalu
Infografis
Bakar Uang Demi Perang:...
Bakar Uang Demi Perang: Jejak Kelam Ekonomi Militer AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved