Arema Tampil Buruk, Suharno Minta Disalahkan
Rabu, 08 April 2015 - 15:23 WIB
Arema Tampil Buruk, Suharno Minta Disalahkan
A
A
A
MALANG - Penampilan buruk di dua pertandingan awal QNB League 2015 harus dilalalui Arema Cronus. Namun, pelatih Suharno menilai hasil kurang memuaskan menjadi tanggung jawabnya dan ia adalah pihak yang patut disalahkan.
Hasil ini memang dari ekspektasi. Pasalnya, selama pramusim lalu penampilan Singo Edan sangat menjanjikan dengan mengoleksi empat trofi turnamen, ternyata itu belum menjamin penampilan Arema bakal langsung menggelora.
Buktinya, tim racikan Suharno mencatat start terburuk dibanding dua musim sebelumnya. Hasil imbang 4-4 kontra Persija Jakarta dan hanya menang 1-0 lawan Barito Putra tidak hanya mengecewakan dari hasil akhir, tapi juga penampilan tim secara keseluruhan.
Tidak kelihatan kualitas Arema dua musim lalu yang selalu meyakinkan di pertandingan awal, baik musim 2013 maupun 2014. Kini yang terlihat Singo Edan masih sibuk dengan kesalahan sendiri dan seakan belum menemukan format terbaiknya walau pra musim lalu menjanjikan.
Saat ditahan Persija Jakarta, lini belakang Arema bolong-bolong hingga menelan empat gol. Rekor baru di Stadion Kanjuruhan. Ketika menghadapi Barito Putra, giliran lini tengah dan depan yang permainannya jauh dari harapan dan terlihat tak memiliki visi.
"Ini start yang tidak mudah. Kami tidak maksimal di pertandingan pertama lawan Persija, sehingga ada beban di pertandingan kedua. Terpenting bagi kami adalah tetap fokus untuk pertandingan berikutnya," tutur Pelatih Arema Suharno, Rabu (8/4).
Pelatih asal Klaten, Jawa Tengah, meyakini belum meyakinkannya dua laga awal tidak akan berefek pada konfidensi pemain di laga selanjutnya. Dia menilai timnya memiliki kualitas yang bagus, hanya saja belum mampu menunjukkannya di laga QNB League.
Beberapa pemain belum tampil dengan mutu terbaiknya, misalnya saja Sengbah Kennedy, Ahmad Bustomi, serta Victor Igbonefo. "Soal bagaimana progres tim, itu tanggungjawab saya sepenuhnya. Kalau pun ada pemain yang kurang maksimal, saya tidak akan menyalahkan secara personal," ulas Suharno soal performa individu pemainnya.
Sementara, untuk kondisi kiper Kurnia Meiga yang cedera, hingga berita ditulis belum ada keterangan rinci soal seberapa lama dia harus beristirahat. "Saya masih menunggu analisa dokter. Saya berharap tidak terlalu lama absen walau kelihatannya agak serius juga," tandas Suharno.
Kurnia Meiga bertabrakan dengan Antony Putra menit 13 saat Arema mengalahkan Barito Putra dan harus diganti deputinya Kadek Wardana. Ini cedera kedua Meiga musim ini karena pada Januari lalu juga sempat absen lama karena cedera lutut.
Hasil ini memang dari ekspektasi. Pasalnya, selama pramusim lalu penampilan Singo Edan sangat menjanjikan dengan mengoleksi empat trofi turnamen, ternyata itu belum menjamin penampilan Arema bakal langsung menggelora.
Buktinya, tim racikan Suharno mencatat start terburuk dibanding dua musim sebelumnya. Hasil imbang 4-4 kontra Persija Jakarta dan hanya menang 1-0 lawan Barito Putra tidak hanya mengecewakan dari hasil akhir, tapi juga penampilan tim secara keseluruhan.
Tidak kelihatan kualitas Arema dua musim lalu yang selalu meyakinkan di pertandingan awal, baik musim 2013 maupun 2014. Kini yang terlihat Singo Edan masih sibuk dengan kesalahan sendiri dan seakan belum menemukan format terbaiknya walau pra musim lalu menjanjikan.
Saat ditahan Persija Jakarta, lini belakang Arema bolong-bolong hingga menelan empat gol. Rekor baru di Stadion Kanjuruhan. Ketika menghadapi Barito Putra, giliran lini tengah dan depan yang permainannya jauh dari harapan dan terlihat tak memiliki visi.
"Ini start yang tidak mudah. Kami tidak maksimal di pertandingan pertama lawan Persija, sehingga ada beban di pertandingan kedua. Terpenting bagi kami adalah tetap fokus untuk pertandingan berikutnya," tutur Pelatih Arema Suharno, Rabu (8/4).
Pelatih asal Klaten, Jawa Tengah, meyakini belum meyakinkannya dua laga awal tidak akan berefek pada konfidensi pemain di laga selanjutnya. Dia menilai timnya memiliki kualitas yang bagus, hanya saja belum mampu menunjukkannya di laga QNB League.
Beberapa pemain belum tampil dengan mutu terbaiknya, misalnya saja Sengbah Kennedy, Ahmad Bustomi, serta Victor Igbonefo. "Soal bagaimana progres tim, itu tanggungjawab saya sepenuhnya. Kalau pun ada pemain yang kurang maksimal, saya tidak akan menyalahkan secara personal," ulas Suharno soal performa individu pemainnya.
Sementara, untuk kondisi kiper Kurnia Meiga yang cedera, hingga berita ditulis belum ada keterangan rinci soal seberapa lama dia harus beristirahat. "Saya masih menunggu analisa dokter. Saya berharap tidak terlalu lama absen walau kelihatannya agak serius juga," tandas Suharno.
Kurnia Meiga bertabrakan dengan Antony Putra menit 13 saat Arema mengalahkan Barito Putra dan harus diganti deputinya Kadek Wardana. Ini cedera kedua Meiga musim ini karena pada Januari lalu juga sempat absen lama karena cedera lutut.
(bbk)