Preview GP Amerika: Yamaha Kesulitan, Honda Siap Tancap Gas
Kamis, 09 April 2015 - 16:59 WIB
Preview GP Amerika: Yamaha Kesulitan, Honda Siap Tancap Gas
A
A
A
TEXAS - MotoGP 2015 telah memasuki seri kedua. Pertarungan nanti bertempat di Circuit of the America (COTA), Texas, Austin, Amerika Serikat, Minggu (12/4/2015).
Beberapa hari sebelum adu kecepatan, para pembalap sudah mempersiapkan diri. Sayangnya, balapan kali ini tidak diikuti Dani Pedrosa. Pembalap dari tim Repsol Honda itu sedang menjalani masa pemulihan usai operasi cedera lengan.
Peran Pedrosa akhirnya digantikan Hiroshi Aoyama. Pembalap kebangsaan Jepang itu sangat antusias bisa tampil di GP Amerika. (Baca juga: Ini Janji Aoyama untuk Tim Honda)
"Saya berterima kasih karena bisa menggantikan peran yang ditinggalkan Dani (Pedrosa). Saya sangat beremangat bisa tampil di Austin. Saya akan melakukan yang terbaik pada balapan nanti dan semoga saya bisa menikmati pengalaman ini," ucap Aoyama pada MCN.
Pada balapan nanti Aoyama akan dipasangkan dengan Marc Marquez. Juara dunia MotoGP 2013 dan 2014 itu pun tak sabar menunjukkan kemampuannya di arena balap. (Baca juga: Lupakan Qatar, Marquez Siap Rajai Amerika)
"Kami akan bekerja keras saat di Austin nanti. Kami yakin bisa melakukan hal yang lebih baik saat di sana," kata Marquez.
"Saya akan ke Amerika dan menempatkan (hasil) GP Qatar di masa lalu. Sirkuit Austin menjadi favorit saya. Kami memiliki kenangan indah di sana. Saya sendiri meraih kemenangan MotoGP pertama saat balapan di Austin," sambung pembalap kebangsaan Spanyol tersebut.
Pada GP Qatar yang merupakan seri pembuka 29 Maret lalu, Marquez gagal menghuni posisi tiga besar. Ia berada di urutan kelima saat melintasi garis finis. Marquez kalah cepat dari jagoan Yamaha, Valentino Rossi-Jorge Lorenzo serta duet Ducati, Andrea Iannone-Andrea Dovizioso.
Saat balapan nanti Rossi kembali diunggulkan. Namun pembalap berjuluk The Doctor itu justru pesimistis. Ia menganggap Sirkuit Austin memiliki lintasan yang sulit ditaklukkan. (Baca juga: Duh, Rossi Nggak Pede Ngetrek di COTA)
"Setelah menang di Qatar, kami jadi lebih termotivasi untuk menghadapi balapan akhir pekan nanti. Saya sendiri ingin naik podium lagi. Namun tentunya bukan hal mudah. Sebab Austin adalah lintasan yang sangat sulit. Yang pasti kami akan berusaha maksimal," ucap Rossi.
"Austin bukan lintasan favorit kami. Sebaliknya, lawan kami menjadi lebih hebat saat tampil di sini. Tapi kami sudah mengembangkan kualitas motor untuk hadapi balapan nanti. Saya senang dengan kondisi YZR-M1 saat ini. Kami akan bekerja keras agar mendapatkan hasil terbaik seperti di Losail," tambahnya.
Sementara itu nada optimistis diungkapkan Dovizioso. Menurut Dovi, lintasan Sirkuit COTA sangat cocok dengan gaya balapnya. (Baca juga: Dovizioso Kenang Romantisme di Austin)
"Pada 2014 saya berhasil mendapatkan podium pertama saya bersama Ducati di Austin. Saya benar-benar merasa sirkuit di Texas punya karakteristik yang cocok dengan saya, sehingga saya tidak sabar untuk memulai balapan akhir pekan ini," kata Dovi, dikutip MotoGP, Rabu (8/4/2015).
Sedangkan untuk Nicky Hayden, balapan kali ini akan terasa spesial baginya. Sebab ia akan tampil di negaranya sendiri.
"Saya akan memberikan persaingan pada yang lainnya. Saya akan tampil di rumah sendiri, di hadapan fans sendiri. Semoga saya mendapat hasil yang lebih baik," ungkap Hayden.
Sebelum balapan dimulai, bakal ada sesi latihan bebas yang digelar Jumat (10/4/2015) waktu setempat. Sehari setelahnya akan diadakan sesi kualifikasi yang hasilnya bakal menentukan posisi di garis start.
Beberapa hari sebelum adu kecepatan, para pembalap sudah mempersiapkan diri. Sayangnya, balapan kali ini tidak diikuti Dani Pedrosa. Pembalap dari tim Repsol Honda itu sedang menjalani masa pemulihan usai operasi cedera lengan.
Peran Pedrosa akhirnya digantikan Hiroshi Aoyama. Pembalap kebangsaan Jepang itu sangat antusias bisa tampil di GP Amerika. (Baca juga: Ini Janji Aoyama untuk Tim Honda)
"Saya berterima kasih karena bisa menggantikan peran yang ditinggalkan Dani (Pedrosa). Saya sangat beremangat bisa tampil di Austin. Saya akan melakukan yang terbaik pada balapan nanti dan semoga saya bisa menikmati pengalaman ini," ucap Aoyama pada MCN.
Pada balapan nanti Aoyama akan dipasangkan dengan Marc Marquez. Juara dunia MotoGP 2013 dan 2014 itu pun tak sabar menunjukkan kemampuannya di arena balap. (Baca juga: Lupakan Qatar, Marquez Siap Rajai Amerika)
"Kami akan bekerja keras saat di Austin nanti. Kami yakin bisa melakukan hal yang lebih baik saat di sana," kata Marquez.
"Saya akan ke Amerika dan menempatkan (hasil) GP Qatar di masa lalu. Sirkuit Austin menjadi favorit saya. Kami memiliki kenangan indah di sana. Saya sendiri meraih kemenangan MotoGP pertama saat balapan di Austin," sambung pembalap kebangsaan Spanyol tersebut.
Pada GP Qatar yang merupakan seri pembuka 29 Maret lalu, Marquez gagal menghuni posisi tiga besar. Ia berada di urutan kelima saat melintasi garis finis. Marquez kalah cepat dari jagoan Yamaha, Valentino Rossi-Jorge Lorenzo serta duet Ducati, Andrea Iannone-Andrea Dovizioso.
Saat balapan nanti Rossi kembali diunggulkan. Namun pembalap berjuluk The Doctor itu justru pesimistis. Ia menganggap Sirkuit Austin memiliki lintasan yang sulit ditaklukkan. (Baca juga: Duh, Rossi Nggak Pede Ngetrek di COTA)
"Setelah menang di Qatar, kami jadi lebih termotivasi untuk menghadapi balapan akhir pekan nanti. Saya sendiri ingin naik podium lagi. Namun tentunya bukan hal mudah. Sebab Austin adalah lintasan yang sangat sulit. Yang pasti kami akan berusaha maksimal," ucap Rossi.
"Austin bukan lintasan favorit kami. Sebaliknya, lawan kami menjadi lebih hebat saat tampil di sini. Tapi kami sudah mengembangkan kualitas motor untuk hadapi balapan nanti. Saya senang dengan kondisi YZR-M1 saat ini. Kami akan bekerja keras agar mendapatkan hasil terbaik seperti di Losail," tambahnya.
Sementara itu nada optimistis diungkapkan Dovizioso. Menurut Dovi, lintasan Sirkuit COTA sangat cocok dengan gaya balapnya. (Baca juga: Dovizioso Kenang Romantisme di Austin)
"Pada 2014 saya berhasil mendapatkan podium pertama saya bersama Ducati di Austin. Saya benar-benar merasa sirkuit di Texas punya karakteristik yang cocok dengan saya, sehingga saya tidak sabar untuk memulai balapan akhir pekan ini," kata Dovi, dikutip MotoGP, Rabu (8/4/2015).
Sedangkan untuk Nicky Hayden, balapan kali ini akan terasa spesial baginya. Sebab ia akan tampil di negaranya sendiri.
"Saya akan memberikan persaingan pada yang lainnya. Saya akan tampil di rumah sendiri, di hadapan fans sendiri. Semoga saya mendapat hasil yang lebih baik," ungkap Hayden.
Sebelum balapan dimulai, bakal ada sesi latihan bebas yang digelar Jumat (10/4/2015) waktu setempat. Sehari setelahnya akan diadakan sesi kualifikasi yang hasilnya bakal menentukan posisi di garis start.
(bep)