Drama 6 Gol Belum Mampu Bawa SFC Petik Kemenangan Perdana
Sabtu, 11 April 2015 - 17:20 WIB
Drama 6 Gol Belum Mampu Bawa SFC Petik Kemenangan Perdana
A
A
A
MAKASSAR - PSM Makassar berhasil menyelamatkan satu poin di Stadion Andi Mattalatta, Makassar saat menjamu Sriwijaya FC Palembang di laga ketiga QNB League 2015, Sabtu (11/4/2015). Drama enam gol terjadi setelah kedua tim bermain imbang 3-3 sehingga membuat Sriwijaya kembali gagal mendulang kemenangan dari tiga laga yang sudah dilakoninya.
Bermain di depan publik sendiri, PSM langsung inisiatif menggebrak pertahanan Sriwijaya. Rentetan hasil imbang dari dua laga sebelumnya tampak membuat pasukan Benny 'Bendol' Dollo cukup bermain di bawah tekanan yang kemudian memuluskan taktik menyerang anak asuh Hans Peter Schaller.
Hal itu rupanya sukses diterapkan dengan baik oleh pasukan Juku Eja, julukan PSM. Di menit ke-28, Syamsul Bachri Haeruddin membawa PSM unggul 1-0 setelah memanfaatkan kerja sama apik dengan Nemanja Vucicevic.
Posisi tertinggal seolah membuat semangat Sriwijaya FC terlecut. Berkali-kali barisan depan tim asal Palembang yang diisi Ferdinand Sinaga langsung menyulitkan tuan rumah. Di menit ke-40, usaha Sriwijaya membuahkan hasil.
Lewat taktik tendangan bebas, Goran Ljubojevic memanfaatkan tubuh tingginya sukses menyundul bola ke dalam gawang. Markus Haris hanya bisa terdiam melihat bola meluncur masuk ke dalam sarangnya. Kedudukan 1-1 pun bertahan hingga istirahat.
Babak kedua bergulir, PSM berinisiatif mengambil serangan lebih dulu. 12 menit berselang, PSM mendapat penalti seusai Kurniawan dijatuhkan di kotak terlarang. Vucicevic yang ditunjuk jadi algojo tak membuang kesempatan emas timnya dengan berhasil membuat Dian Agus memungut bola untuk kedua kalinya. 2-1 PSM kembali memimpin.
Namun konsistensi diperlihatkan PSM setelah kembali unggul. Anak asuh Hans Peter Schaller kembali gagal mengantisipasi serangan Sriwijaya di menit ke-70 setelah Morimakan Koita mencetak gol penyeimbang lewat skema yang sama seperti gol pertama. Umpan Patrick Wanggai sukses ditanduk ke arah gawang yang tak bisa dihalau Markus Haris Maulana. 2-2 kedudukan untuk kedua tim.
Setelah empat gol tercipta, PSM tampaknya tahu betul bagaimana mencetak gol ke gawang Sriwijaya. Di menit ke-70, Aditya Putra Dewa kembali membuat Juku Eja memimpin 3-2 lewat aksinya yang memanfaatkan umpan eks penggawa Timnas Indonesia U-19, Muchlis Hadi Ning Syaifulloh. Namun delapan menit berselang, Ljubojevic mencetak gol keduanya yang kembali lewat kerja samanya dengan Ferdinand Sinaga. Skor 3-3 pun menutup pertandingan.
Hasil ini membuat Sriwijaya masih tertahan di peringkat kesembilan dengan nilai tiga dari tiga kali bermain. Sedangkan PSM yang mendapat satu poin tambahan berhasil naik ke posisi empat menggeser Arema Cronus yang punya poin sama dengan empat, namun unggul selisih gol.
Susunan Pemain:
PSM Makassar: Markus H (GK), Hendra, Razul, Boman, Maulana, Ponaryo (Ardan Aras'90+2), Syamsul, A. Putra Dewa (Maldini Pali'90+2), Kurniawan, Rahmat (Muchlis Hadi'57), Nemanja Vucicevic
Cadangan: Dimas G, Iqbal, Ardan Aras, Rasyid, Maldini Pali, Muchlis Hadi, Johan
Pelatih: Hans Peter Schaller
Sriwijaya FC: Dian Agus (GK), Fachruddin, Maiga, Fatur, Wildansyah (Jecky'74), Asri (Koita'65), Maitimo (Ichsan'34), Ferdinand; Goran, Titus B., P. Wanggai
Cadangan: Yogi (GK), Nanak, Jecky, Mourimakan, Ichsan, Rizky Dwi, Y. Nabar
Pelatih: Benny Dollo
Bermain di depan publik sendiri, PSM langsung inisiatif menggebrak pertahanan Sriwijaya. Rentetan hasil imbang dari dua laga sebelumnya tampak membuat pasukan Benny 'Bendol' Dollo cukup bermain di bawah tekanan yang kemudian memuluskan taktik menyerang anak asuh Hans Peter Schaller.
Hal itu rupanya sukses diterapkan dengan baik oleh pasukan Juku Eja, julukan PSM. Di menit ke-28, Syamsul Bachri Haeruddin membawa PSM unggul 1-0 setelah memanfaatkan kerja sama apik dengan Nemanja Vucicevic.
Posisi tertinggal seolah membuat semangat Sriwijaya FC terlecut. Berkali-kali barisan depan tim asal Palembang yang diisi Ferdinand Sinaga langsung menyulitkan tuan rumah. Di menit ke-40, usaha Sriwijaya membuahkan hasil.
Lewat taktik tendangan bebas, Goran Ljubojevic memanfaatkan tubuh tingginya sukses menyundul bola ke dalam gawang. Markus Haris hanya bisa terdiam melihat bola meluncur masuk ke dalam sarangnya. Kedudukan 1-1 pun bertahan hingga istirahat.
Babak kedua bergulir, PSM berinisiatif mengambil serangan lebih dulu. 12 menit berselang, PSM mendapat penalti seusai Kurniawan dijatuhkan di kotak terlarang. Vucicevic yang ditunjuk jadi algojo tak membuang kesempatan emas timnya dengan berhasil membuat Dian Agus memungut bola untuk kedua kalinya. 2-1 PSM kembali memimpin.
Namun konsistensi diperlihatkan PSM setelah kembali unggul. Anak asuh Hans Peter Schaller kembali gagal mengantisipasi serangan Sriwijaya di menit ke-70 setelah Morimakan Koita mencetak gol penyeimbang lewat skema yang sama seperti gol pertama. Umpan Patrick Wanggai sukses ditanduk ke arah gawang yang tak bisa dihalau Markus Haris Maulana. 2-2 kedudukan untuk kedua tim.
Setelah empat gol tercipta, PSM tampaknya tahu betul bagaimana mencetak gol ke gawang Sriwijaya. Di menit ke-70, Aditya Putra Dewa kembali membuat Juku Eja memimpin 3-2 lewat aksinya yang memanfaatkan umpan eks penggawa Timnas Indonesia U-19, Muchlis Hadi Ning Syaifulloh. Namun delapan menit berselang, Ljubojevic mencetak gol keduanya yang kembali lewat kerja samanya dengan Ferdinand Sinaga. Skor 3-3 pun menutup pertandingan.
Hasil ini membuat Sriwijaya masih tertahan di peringkat kesembilan dengan nilai tiga dari tiga kali bermain. Sedangkan PSM yang mendapat satu poin tambahan berhasil naik ke posisi empat menggeser Arema Cronus yang punya poin sama dengan empat, namun unggul selisih gol.
Susunan Pemain:
PSM Makassar: Markus H (GK), Hendra, Razul, Boman, Maulana, Ponaryo (Ardan Aras'90+2), Syamsul, A. Putra Dewa (Maldini Pali'90+2), Kurniawan, Rahmat (Muchlis Hadi'57), Nemanja Vucicevic
Cadangan: Dimas G, Iqbal, Ardan Aras, Rasyid, Maldini Pali, Muchlis Hadi, Johan
Pelatih: Hans Peter Schaller
Sriwijaya FC: Dian Agus (GK), Fachruddin, Maiga, Fatur, Wildansyah (Jecky'74), Asri (Koita'65), Maitimo (Ichsan'34), Ferdinand; Goran, Titus B., P. Wanggai
Cadangan: Yogi (GK), Nanak, Jecky, Mourimakan, Ichsan, Rizky Dwi, Y. Nabar
Pelatih: Benny Dollo
(sha)