Mercedes Akan Kembali dan Ferrari Sulit Ulangi Hasil GP Malaysia
Minggu, 12 April 2015 - 10:17 WIB
Mercedes Akan Kembali dan Ferrari Sulit Ulangi Hasil GP Malaysia
A
A
A
F1Grand Prix (GP) China adalah balapan ketiga musim ini dan kompetisi sudah tentu semakin memanas.
Di Malaysia, kita melihat Ferrari datang dari belakang untuk menyalip Mercedes dan akhirnya Sebastian Vettel merebut kemenangan. Namun, mari kita lihat dahulu kondisi treknya. Meskipun sirkuit ini memiliki kesamaan seperti Sepang di Malaysia yang merupakan desain trek modern, suhu trek tersebut tidak akan sepanas di Malaysia. Suhu di Shanghai akan lebih sejuk sekitar 20 derajat dan hal ini akan menjadi keuntungan bagi tim Mercedes dengan setup agresif yang mereka miliki.
Pirelli akan membawa ban dengan jenis medium dan soft, yang merupakan kombinasi ban saat balapan di Australia, tapi sirkuit di Melbourne tidak memberikan tantangan kepada ban seperti Shanghai. Ini berarti tingkat degradasi ban akan tinggi dan pembalap harus memiliki dua atau tiga pit stopselama balapan. Tim Mercedes jelas akan tetap menjadi favorit dan bukan hanya karena suhu di China lebih dingin, tetapi ini adalah sirkuit di mana para pembalap mereka selalu tampil dengan baik.
Nico Rosberg membawa tim Mercedes meraih kemenangan pertama di era baru mereka pada 2012. Mereka juga menang di sini pada balapan tahun lalu lewat Lewis Hamilton. Namun, Mercedes harus berhatihati agar perhatian kedua pembalap mereka tidak hanya antara satu sama lain selama akhir pekan. Kalau tidak, akan terjadi seperti yang kita lihat di Malaysia. Ini dapat membahayakan performa tim secara keseluruhan dan hal tersebut dapat membuka pintu kemenangan lagi untuk Ferrari.
Hamilton sedang sangat percaya diri dan Rosberg perlu menunjukkan penampilan dan hasil yang bagus di China. Dia selalu membalap dengan baik di trek ini dan mudah-mudahan akan membantu dalam usahanya mendapatkan yang terbaik dari rekan setimnya. Jika Mercedes fokus, saya pikir Ferrari tidak akan memiliki cukup peluang mengulangi kemenangan mereka di Malaysia. Namun, mereka pasti akan lebih kompetitif tahun ini dan mereka akan memberikan perlawanan yang ketat, terutama saat balapan.
Sebastian Vettel akan tetap pada kondisi terbaiknya bahkan jangan heran jika dia akan membalap lebih baik di akhir pekan ini. Saya sangat ingin melihat rekan setimnya, Kimi Raikkonen, agar memiliki sesi yang lancar di akhir pekan ini, karena dia telah beberapa kali mengalami ketidakberuntungan sejauh ini dan saya pikir dia akan sangat cepat, sekali dia menemukan ritmenya. Tim lain yang berharap bisa melakukan kejutan besar dalam performanya adalah McLaren.
Meskipun mereka tidak finis di Malaysia, kedua pembalap senang dengan fakta telah membuat suatu kemajuan besar dengan daya pacu di mana mereka bersaing ketat dengan Force India, yang pada saat di balapan Melbourne jauh meninggalkan McLaren.
Bagi McLaren, ini sangat mungkin terjadi karena mereka benar-benar agresif dalam pengembangan mobil mereka, meskipun saya percaya mereka akan melebihi batas empat mesin untuk musim ini dalam waktu singkat.
Analis F1 Fox Sports, Pembalap F1 2001-2002
ALEX YOONG
Di Malaysia, kita melihat Ferrari datang dari belakang untuk menyalip Mercedes dan akhirnya Sebastian Vettel merebut kemenangan. Namun, mari kita lihat dahulu kondisi treknya. Meskipun sirkuit ini memiliki kesamaan seperti Sepang di Malaysia yang merupakan desain trek modern, suhu trek tersebut tidak akan sepanas di Malaysia. Suhu di Shanghai akan lebih sejuk sekitar 20 derajat dan hal ini akan menjadi keuntungan bagi tim Mercedes dengan setup agresif yang mereka miliki.
Pirelli akan membawa ban dengan jenis medium dan soft, yang merupakan kombinasi ban saat balapan di Australia, tapi sirkuit di Melbourne tidak memberikan tantangan kepada ban seperti Shanghai. Ini berarti tingkat degradasi ban akan tinggi dan pembalap harus memiliki dua atau tiga pit stopselama balapan. Tim Mercedes jelas akan tetap menjadi favorit dan bukan hanya karena suhu di China lebih dingin, tetapi ini adalah sirkuit di mana para pembalap mereka selalu tampil dengan baik.
Nico Rosberg membawa tim Mercedes meraih kemenangan pertama di era baru mereka pada 2012. Mereka juga menang di sini pada balapan tahun lalu lewat Lewis Hamilton. Namun, Mercedes harus berhatihati agar perhatian kedua pembalap mereka tidak hanya antara satu sama lain selama akhir pekan. Kalau tidak, akan terjadi seperti yang kita lihat di Malaysia. Ini dapat membahayakan performa tim secara keseluruhan dan hal tersebut dapat membuka pintu kemenangan lagi untuk Ferrari.
Hamilton sedang sangat percaya diri dan Rosberg perlu menunjukkan penampilan dan hasil yang bagus di China. Dia selalu membalap dengan baik di trek ini dan mudah-mudahan akan membantu dalam usahanya mendapatkan yang terbaik dari rekan setimnya. Jika Mercedes fokus, saya pikir Ferrari tidak akan memiliki cukup peluang mengulangi kemenangan mereka di Malaysia. Namun, mereka pasti akan lebih kompetitif tahun ini dan mereka akan memberikan perlawanan yang ketat, terutama saat balapan.
Sebastian Vettel akan tetap pada kondisi terbaiknya bahkan jangan heran jika dia akan membalap lebih baik di akhir pekan ini. Saya sangat ingin melihat rekan setimnya, Kimi Raikkonen, agar memiliki sesi yang lancar di akhir pekan ini, karena dia telah beberapa kali mengalami ketidakberuntungan sejauh ini dan saya pikir dia akan sangat cepat, sekali dia menemukan ritmenya. Tim lain yang berharap bisa melakukan kejutan besar dalam performanya adalah McLaren.
Meskipun mereka tidak finis di Malaysia, kedua pembalap senang dengan fakta telah membuat suatu kemajuan besar dengan daya pacu di mana mereka bersaing ketat dengan Force India, yang pada saat di balapan Melbourne jauh meninggalkan McLaren.
Bagi McLaren, ini sangat mungkin terjadi karena mereka benar-benar agresif dalam pengembangan mobil mereka, meskipun saya percaya mereka akan melebihi batas empat mesin untuk musim ini dalam waktu singkat.
Analis F1 Fox Sports, Pembalap F1 2001-2002
ALEX YOONG
(ars)