Ini Sederet Ketakutan Marquez di GP Argentina
Selasa, 14 April 2015 - 12:31 WIB
Ini Sederet Ketakutan Marquez di GP Argentina
A
A
A
AUSTIN - Berhasil menjadi pembalap tercepat di Sirkuit COTA di Austin akhir pekan lalu, bahkan untuk ketiga kalinya secara beruntun, tidak serta-merta membuat Marc Marquez besar kepala. Balapan selanjutnya di Argentina, Marquez tidak berani memberi jaminan podium.
Menurut pembalap Repsol Honda, kemenangan di Texas memang sudah diprediksi. Pasalnya, dua tahun sejak usia gemilangnya di lomba balap MotoGP, dia selalu berhasil menaklukan Sirkuit COTA. Kendati demikian, Marquez mengaku kesulitan di GP Argentina.
"Agak sulit memprediksi karakter aspal di sana, kami akan mencoba untuk kompetitif di sana. Yang pasti lebih sulit ketimbang balapan sekarang, tapi kami akan mencoba tetap kuat sejak latihan bebas pertama," kata Marquez dikutip GPOne, Selasa (14/4/2015).
Tahun lalu, Marquez harus bersusah payah memimpin balapan di Sirkuit Termas de Rio Hondo. Pembalap berjuluk Bayi Alien sempat terlempar dari lima besar Sempat merosot jauh pada awal balapan, Marc Marquez akhirnya berhasil menutup GP Argentina dengan finis pertama di depan Dani Pedrosa dan Jorge Lorenzo.
"Itu memberikan saya pengalaman, agar sebaiknya saya memulai balapan dengan cara yang kompetitif bahkan sejak awal start," kata Marquez. (Baca juga : Marquez, Raja Tak Ternoda di COTA)
Di GP Argentina nanti, Marquez memprediksi dirinya akan semakin sulit dengan adanya dua rival tangguh. Kata dia, Valentino Rossi yang merebut podium teratas di Losail dan Andrea Dovizioso yang memenangkan dua podium berturut-turut musim ini merupakan kompetitor terberatnya. "Keduanya mungkin akan membuat perjalanan di Argentina semakin sulit," tutupnya.
Menurut pembalap Repsol Honda, kemenangan di Texas memang sudah diprediksi. Pasalnya, dua tahun sejak usia gemilangnya di lomba balap MotoGP, dia selalu berhasil menaklukan Sirkuit COTA. Kendati demikian, Marquez mengaku kesulitan di GP Argentina.
"Agak sulit memprediksi karakter aspal di sana, kami akan mencoba untuk kompetitif di sana. Yang pasti lebih sulit ketimbang balapan sekarang, tapi kami akan mencoba tetap kuat sejak latihan bebas pertama," kata Marquez dikutip GPOne, Selasa (14/4/2015).
Tahun lalu, Marquez harus bersusah payah memimpin balapan di Sirkuit Termas de Rio Hondo. Pembalap berjuluk Bayi Alien sempat terlempar dari lima besar Sempat merosot jauh pada awal balapan, Marc Marquez akhirnya berhasil menutup GP Argentina dengan finis pertama di depan Dani Pedrosa dan Jorge Lorenzo.
"Itu memberikan saya pengalaman, agar sebaiknya saya memulai balapan dengan cara yang kompetitif bahkan sejak awal start," kata Marquez. (Baca juga : Marquez, Raja Tak Ternoda di COTA)
Di GP Argentina nanti, Marquez memprediksi dirinya akan semakin sulit dengan adanya dua rival tangguh. Kata dia, Valentino Rossi yang merebut podium teratas di Losail dan Andrea Dovizioso yang memenangkan dua podium berturut-turut musim ini merupakan kompetitor terberatnya. "Keduanya mungkin akan membuat perjalanan di Argentina semakin sulit," tutupnya.
(bbk)