Rossi Beri Sinyal Tetap Bertahan di MotoGP
Selasa, 14 April 2015 - 19:51 WIB
Rossi Beri Sinyal Tetap Bertahan di MotoGP
A
A
A
AUSTIN - Pembalap Movistar Yamaha, Valentino Rossi mengisyaratkan bakal memperpanjang usia balapnya di ajang MotoGP mengingat kontraknya bersama tim akan berakhir pada akhir musim 2016. Rossi dipercaya akan kembali membubuhi tanda tangan sebagai pembalap MotoGP jika berhasil finish di empat besar pada akhir musim nanti.
Hal itu diungkapkan pembalap 36 tahun usai melakoni balapan di Sirkuit COTA, Austin, Texas akhir pekan lalu. Menurutnya, musim ini akan jadi barometer bagi kemampuannya di tengah geliat para pembalap muda.
"Saya memiliki kontrak selama dua tahun dan saya berharap ini bukan yang terakhir, tetapi perlu diperhatikan saya kurang lebih hampir selalu di empat besar," kata Rossi, dikutip Autosport, Selasa (14/4/2015).
Pembalap veteran yang jadi idola Marc Marquez belasan tahun silam itu akan membuktikan kepada dirinya sendiri, sampai sejauh mana tenaganya cukup pantas menunggangi motor dan bersaing dengan pembalap muda. Terdekat, dia akan mengukur dirinya sendiri di Sirkuit Termas de Rio Hondo di Argentina pada awal Mei mendatang.
Rossi tercatat sebagai pembalap paling sukses yang turun lintasan musim ini. Dia sudah mengantongi tujuh gelar juara dunia bersama dua tim balap berbeda yakni Yamaha dan Honda. Rossi juga pernah mencicipi ganasnya kuda besi Ducati, namun saat itu dia tidak berhasil merebut gelar juara dunia. (Baca juga : Rossi, Senja dan Podium Malam di Losail)
Sebagai pembalap yang pernah malang melintang di ketatnya persaingan MotoGP, Rossi dinilai sebagian pengamat, telah melampaui usia produktif. Terakhir The Doctor merebut gelar juara dunia yakni pada 2009. (Baca juga : Gaya Rossi di Qatar Paling Klasik dalam Lima Tahun Terakhir)
Hal itu diungkapkan pembalap 36 tahun usai melakoni balapan di Sirkuit COTA, Austin, Texas akhir pekan lalu. Menurutnya, musim ini akan jadi barometer bagi kemampuannya di tengah geliat para pembalap muda.
"Saya memiliki kontrak selama dua tahun dan saya berharap ini bukan yang terakhir, tetapi perlu diperhatikan saya kurang lebih hampir selalu di empat besar," kata Rossi, dikutip Autosport, Selasa (14/4/2015).
Pembalap veteran yang jadi idola Marc Marquez belasan tahun silam itu akan membuktikan kepada dirinya sendiri, sampai sejauh mana tenaganya cukup pantas menunggangi motor dan bersaing dengan pembalap muda. Terdekat, dia akan mengukur dirinya sendiri di Sirkuit Termas de Rio Hondo di Argentina pada awal Mei mendatang.
Rossi tercatat sebagai pembalap paling sukses yang turun lintasan musim ini. Dia sudah mengantongi tujuh gelar juara dunia bersama dua tim balap berbeda yakni Yamaha dan Honda. Rossi juga pernah mencicipi ganasnya kuda besi Ducati, namun saat itu dia tidak berhasil merebut gelar juara dunia. (Baca juga : Rossi, Senja dan Podium Malam di Losail)
Sebagai pembalap yang pernah malang melintang di ketatnya persaingan MotoGP, Rossi dinilai sebagian pengamat, telah melampaui usia produktif. Terakhir The Doctor merebut gelar juara dunia yakni pada 2009. (Baca juga : Gaya Rossi di Qatar Paling Klasik dalam Lima Tahun Terakhir)
(bbk)