Rossi Bakal Gunakan Ban Khusus di Argentina
Kamis, 16 April 2015 - 23:45 WIB
Rossi Bakal Gunakan Ban Khusus di Argentina
A
A
A
TERMAS DE RIO HONDO - Produsen ban MotoGP, Bridgestone, tampaknya ingin memanjakan para pembalap di Sirkuit Autodromo Termas de Rio Hondo saat Grand Prix Argentina digelar, Minggu (19/4/2015). Pasalnya Valentino Rossi dkk bakal menggunakan ban bertipe khusus saat memacu motornya di lintasan sepanjang 4806 meter itu.
Dilansir situs resmi MotoGP, Kamis (16/5/2015), Bridgestone menciptakan senyawa ban khusus agar para pembalap bisa dengan nyaman memacu tunggangan super cepatnya. Sirkuit Rio Hondo yang punya suhu tinggi serta beberapa tikungan tajam menjadi alasan utama Brigdestone, yang akan digantikan Michelin musim depan, dalam membenahi produknya.
Bridgestone menyiapkan ban dengan senyawa berbeda untuk kategori ban dan belakang. Untuk ban depan yang menggunakan senyawa licin, mereka menyiapkan tiga ban bertipe lembut, medium, dan keras.
Sedangkan untuk ban belakang, tersedia ban bertipe medium dan keras (asimetris) dan ekstra keras (simetris). Satu ban lagi juga diciptakan Bridgestone yakni ban dengan senyawa basah yang tersedia dalam pilihan ban lembut dan keras. Menurut Hiroshi Yamada selaku manajer Departemen Balap Motor Bridgestone, perombakan ban sendiri berkat animo penonton yang mengesankan dalam debut digulirkannya balap motor di Negeri Tango, tahun lalu.
"Kesuksesan balapan berlangsung cepat, mengalir dan menuntut kami mengacu pada ban dan serta data yang kami lakukan tahun lalu dan itu memungkinkan kami untuk mengembangkan ban yang diubah pada balapan tahun ini. Salah satunya menyediakan ban keras licin baru untuk bagian belakang," jelas Yamada.
Shinji Aoki selaku Manager Departemen Pengembangan Ban Balap Motor Bridgestone menambahkan, ide merombak ban sendiri muncul karena melihat kondisi Sirkuit Rio Hondo yang cukup ekstrem. Menurutnya, ban dengan daya tahan tinggi sangat dibutuhkan Rossi dkk agar bisa balapan dengan nyaman di Argentina.
"Sirkuit Termas de Rio Hondo adalah kalender baru tahun lalu dan salah satu sirkuit yang paling keras untuk ban. Sirkuit ini punya kecepatan rata-rata tinggi dengan beberapa bagian punya tikungan yang tajam, sedangkan tikungan lainnya sangat tajam yang menghasilkan banyak ban terkikis banyak," tambah Aoki.
Dilansir situs resmi MotoGP, Kamis (16/5/2015), Bridgestone menciptakan senyawa ban khusus agar para pembalap bisa dengan nyaman memacu tunggangan super cepatnya. Sirkuit Rio Hondo yang punya suhu tinggi serta beberapa tikungan tajam menjadi alasan utama Brigdestone, yang akan digantikan Michelin musim depan, dalam membenahi produknya.
Bridgestone menyiapkan ban dengan senyawa berbeda untuk kategori ban dan belakang. Untuk ban depan yang menggunakan senyawa licin, mereka menyiapkan tiga ban bertipe lembut, medium, dan keras.
Sedangkan untuk ban belakang, tersedia ban bertipe medium dan keras (asimetris) dan ekstra keras (simetris). Satu ban lagi juga diciptakan Bridgestone yakni ban dengan senyawa basah yang tersedia dalam pilihan ban lembut dan keras. Menurut Hiroshi Yamada selaku manajer Departemen Balap Motor Bridgestone, perombakan ban sendiri berkat animo penonton yang mengesankan dalam debut digulirkannya balap motor di Negeri Tango, tahun lalu.
"Kesuksesan balapan berlangsung cepat, mengalir dan menuntut kami mengacu pada ban dan serta data yang kami lakukan tahun lalu dan itu memungkinkan kami untuk mengembangkan ban yang diubah pada balapan tahun ini. Salah satunya menyediakan ban keras licin baru untuk bagian belakang," jelas Yamada.
Shinji Aoki selaku Manager Departemen Pengembangan Ban Balap Motor Bridgestone menambahkan, ide merombak ban sendiri muncul karena melihat kondisi Sirkuit Rio Hondo yang cukup ekstrem. Menurutnya, ban dengan daya tahan tinggi sangat dibutuhkan Rossi dkk agar bisa balapan dengan nyaman di Argentina.
"Sirkuit Termas de Rio Hondo adalah kalender baru tahun lalu dan salah satu sirkuit yang paling keras untuk ban. Sirkuit ini punya kecepatan rata-rata tinggi dengan beberapa bagian punya tikungan yang tajam, sedangkan tikungan lainnya sangat tajam yang menghasilkan banyak ban terkikis banyak," tambah Aoki.
(bbk)