Dovizioso Bantah Desmosedici GP15 Mulai Bermasalah
Jum'at, 17 April 2015 - 17:02 WIB
Dovizioso Bantah Desmosedici GP15 Mulai Bermasalah
A
A
A
TERMAS DE RIO HONDO - Sepak terjang Ducati bersama teknologi anyarnya yang tertuang dalam motor Desmosedici GP15 mulai sedikit dipertanyakan ketika Andrea Dovizioso gagal memenangi Grand Prix Amerika Serikat, akhir pekan kemarin. Joki asal Italia itu pun langsung membantah dengan menyebut tunggangannya tak punya masalah berarti.
Dovi sukses mengangkangi Rossi persaingan di Circuit of the Americas (COTA), Minggu (12/4/2015). Namun posisi runner up di bawah Marc Marquez sedikit menimbulkan kontroversi miring soal tunggangannya.
Banyak beredar kabar jika Desmosedici tak mampu maksimal dengan jumlah bahan bakar 22 liter (sebelumnya 24 liter) yang terkena pengurangan akibat regulasi yang didapat Ducati. Dovi pun membantahnya dan menyebut masalah motornya hanya soal tanki.
"Tidak, kenyataannya kami tidak kehabisan bahan bakar. Kami punya sesuatu yang salah pada tangki. Kami punya masalah yang beda, tetapi itu adalah sesuatu yang sedang tak ingin kami bicarakan," jelasnya dilansir Fox Sport Asia, Jumat (17/4/2015).
Dovi menambahkan, aturan bahan bakar yang kini jadi lebih sedikit dinilainya membuat Ducati lebih tertantang. Perubahan teknologi motor yang membuat Ducati kehilangan regulasi disebutnya sebagai konsekuensi.
"Setelah Anda melewati masa-masa sulit, terutama tahun pertama bersama Ducati, sekarang kami punya banyak kekuatan untuk bersaing. Ketika dasar motor sudah baik, maka semuanya berubah. Semuanya akan beda dan konsekuensinya adalah hasil yang kami dapat di dua balapan pertama," pungkasnya. (Baca Juga: Kepala Mekanik Bongkar Rahasia Rossi)
Dovi sukses mengangkangi Rossi persaingan di Circuit of the Americas (COTA), Minggu (12/4/2015). Namun posisi runner up di bawah Marc Marquez sedikit menimbulkan kontroversi miring soal tunggangannya.
Banyak beredar kabar jika Desmosedici tak mampu maksimal dengan jumlah bahan bakar 22 liter (sebelumnya 24 liter) yang terkena pengurangan akibat regulasi yang didapat Ducati. Dovi pun membantahnya dan menyebut masalah motornya hanya soal tanki.
"Tidak, kenyataannya kami tidak kehabisan bahan bakar. Kami punya sesuatu yang salah pada tangki. Kami punya masalah yang beda, tetapi itu adalah sesuatu yang sedang tak ingin kami bicarakan," jelasnya dilansir Fox Sport Asia, Jumat (17/4/2015).
Dovi menambahkan, aturan bahan bakar yang kini jadi lebih sedikit dinilainya membuat Ducati lebih tertantang. Perubahan teknologi motor yang membuat Ducati kehilangan regulasi disebutnya sebagai konsekuensi.
"Setelah Anda melewati masa-masa sulit, terutama tahun pertama bersama Ducati, sekarang kami punya banyak kekuatan untuk bersaing. Ketika dasar motor sudah baik, maka semuanya berubah. Semuanya akan beda dan konsekuensinya adalah hasil yang kami dapat di dua balapan pertama," pungkasnya. (Baca Juga: Kepala Mekanik Bongkar Rahasia Rossi)
(bbk)