Prediksi AS Monaco v Juventus: Penantian Panjang Non Unggulan
Rabu, 22 April 2015 - 19:47 WIB
Prediksi AS Monaco v Juventus: Penantian Panjang Non Unggulan
A
A
A
MONACO - Juventus dan Monaco sama-sama berpeluang mengakhiri penantian panjang mereka untuk mencapai semifinal Liga Champions, setelah terakhir kali tim berjuluk Si Nyonya Tua itu melaju ke semifinal 12 tahun silam sedangkan Monaco 11 tahun lalu. Kala itu Juve memastikan langkah mereka setelah mengalahkan Barcelona di fase perempat final melalui babak perpanjangan waktu.
Kini jelang leg kedua perempat final Liga Champions musim 2014-2015, Juve akan coba mencetak sejarah saat melawat ke kandang AS Monaco. Meski membawa modal kemenangan 1-0 pada pertemuan pertama, langkah skuat besutan Max Allegri belum sepenuhnya aman. Monaco yang juga mengincar kemenangan demi memuluskan langkah mereka ke semifinal untuk pertama kalinya sejak 2004 silam diprediksi bakal memberi perlawanan sengit.
Penantian panjang selama 11 tahun klub asal Prancis itu bakal jadi motivasi tersendiri buat tuan rumah, apalagi Monaco bermain di depan publik sendiri. Sayang cacatan buruk mereka kala melakoni laga kandang bisa menjadi batu sandungan melangkah ke babak selanjutnya. Sepanjang musim ini skuat besutan Leonardo Jardim kerap mencetak hasil negatif di Stade Louis II -kandang Monaco-.
Lewat rekor sepuluh kemenangan, 12 hasil imbang, dan menelan tiga kekalahan tidak cukup bagus buat menghadang laju Juventus yang punya rekor menterang di kandang lawan. Dari 22 laga kandang yang dilakoni I Bianconeri musim ini, hasilnya skuat besutan Max Allegri mencetak 12 kemenangan, lima hasil seri, dan menelan lima kekalahan.
Juve bahkan bisa semakin percaya diri karena pada laga tandang terakhirnya di Liga Champions, mereka berhasil menaklukkan salah satu stadion dengan atmosfer paling mengerikan di Eropa, Westfalenstadion. Hasil itu mereka torehkan kala membantai Borussia Dortmund 3-0 di leg kedua babak perdelapan-final lalu.
"Saya rasa skuat kami sudah jauh berkembang ketimbang dua musim lalu, kala kami terhenti di fase ini [perempat-final] oleh Bayern Muenchen. Kami sudah lebih matang dan saya percaya kami siap meraih prestasi lebih hebat di pagelaran Liga Champions musim ini," ujar Chiellini.
Sementara itu dengan kondisi skuat kedua tim yang sama-sama tidak bisa menurunkan beberapa pemain andalan mereka, ketika Monaco sepertinya Jeremy Toulalan dan Geoffry Kondogbia. Sedangkan Juve dipastikan masih tanpa Paul Pogba, dan terancam kehilangan Arturo Vidal yang mencetak gol semata wayang di leg pertama. Menilik rekor dan skuat kedua tim, Juventus sepertinya punya peluang lebih besar melaju ke babak semifinal Liga Champions dibandingkan tuan rumah.
Kini jelang leg kedua perempat final Liga Champions musim 2014-2015, Juve akan coba mencetak sejarah saat melawat ke kandang AS Monaco. Meski membawa modal kemenangan 1-0 pada pertemuan pertama, langkah skuat besutan Max Allegri belum sepenuhnya aman. Monaco yang juga mengincar kemenangan demi memuluskan langkah mereka ke semifinal untuk pertama kalinya sejak 2004 silam diprediksi bakal memberi perlawanan sengit.
Penantian panjang selama 11 tahun klub asal Prancis itu bakal jadi motivasi tersendiri buat tuan rumah, apalagi Monaco bermain di depan publik sendiri. Sayang cacatan buruk mereka kala melakoni laga kandang bisa menjadi batu sandungan melangkah ke babak selanjutnya. Sepanjang musim ini skuat besutan Leonardo Jardim kerap mencetak hasil negatif di Stade Louis II -kandang Monaco-.
Lewat rekor sepuluh kemenangan, 12 hasil imbang, dan menelan tiga kekalahan tidak cukup bagus buat menghadang laju Juventus yang punya rekor menterang di kandang lawan. Dari 22 laga kandang yang dilakoni I Bianconeri musim ini, hasilnya skuat besutan Max Allegri mencetak 12 kemenangan, lima hasil seri, dan menelan lima kekalahan.
Juve bahkan bisa semakin percaya diri karena pada laga tandang terakhirnya di Liga Champions, mereka berhasil menaklukkan salah satu stadion dengan atmosfer paling mengerikan di Eropa, Westfalenstadion. Hasil itu mereka torehkan kala membantai Borussia Dortmund 3-0 di leg kedua babak perdelapan-final lalu.
"Saya rasa skuat kami sudah jauh berkembang ketimbang dua musim lalu, kala kami terhenti di fase ini [perempat-final] oleh Bayern Muenchen. Kami sudah lebih matang dan saya percaya kami siap meraih prestasi lebih hebat di pagelaran Liga Champions musim ini," ujar Chiellini.
Sementara itu dengan kondisi skuat kedua tim yang sama-sama tidak bisa menurunkan beberapa pemain andalan mereka, ketika Monaco sepertinya Jeremy Toulalan dan Geoffry Kondogbia. Sedangkan Juve dipastikan masih tanpa Paul Pogba, dan terancam kehilangan Arturo Vidal yang mencetak gol semata wayang di leg pertama. Menilik rekor dan skuat kedua tim, Juventus sepertinya punya peluang lebih besar melaju ke babak semifinal Liga Champions dibandingkan tuan rumah.
(akr)