Krisis Pede, Musim Depan Lorenzo Gabung Ducati
Senin, 27 April 2015 - 13:57 WIB
Krisis Pede, Musim Depan Lorenzo Gabung Ducati
A
A
A
PALMA - Kabar Jorge Lorenzo yang disebut-sebut akan hengkang ke Ducati tahun depan dipertegas krisis kepercayan diri sang pembalap bersama Yamaha. Jika gagal mempersembahkan podium untuk Yamaha, bukan tidak mungkin Lorenzo memilih pindah ke Ducati.
Musim ini memang baru berjalan tiga seri, namun Lorenzo seakan sudah kehilangan gairah balapan usai gagal merebut satu pun podium sementara rekannya, Valentino Rossi, telah menjuarai dua seri. Kondisi itu bahkan memaksa Yamaha mengeluarkan kritik pedas kepada Lorenzo. Menurut tim, performa pembalap Spanyol 29 tahun berada jauh di luar ekspektasi.
"MotoGP Argentina merupakan balapan yang mengecewakan bagi Jorge (Lorenzo), apalagi Valentino Rossi mampu juara dengan performa begitu gemilang. Ini kekecewaan besar, padahal Jorge sudah berlatih keras," kata Manajer Movistar Yamaha, Wilco Zeelenberg sesaat setelah balapan di GP Argentina berakhir.
Menurut koresponden Moto Revue yang tak dijelaskan identitasnya, Lorenzo berencana meninggalkan motor YZR-M1 demi menunggangi Desmosedici pada 2016 mendatang. Kendati kabar itu mungkin benar, kecil peluangnya untuk terjadi.
Pasalnya, kontrak dengan Yamaha baru akan habis akhir tahun depan. Apalagi kontrak Andrea Dovizioso dan Andrea Iannone bersama Ducati juga baru akan habis di tahun yang sama. (Baca juga : Rossi Pagari Lorenzo dari Kemilau Ducati)
Dua kali juara dunia MotoGP ini juga memiliki hubungan baik dengan General Manager Ducati Corse, Luigi 'Gigi' Dall'Igna. Dall'Igna yang dulunya mantan Direktur Teknis Aprilia Racing, merupakan sosok penting di balik gelar dunia GP250 2006 dan 2007 milik Lorenzo.
Musim ini memang baru berjalan tiga seri, namun Lorenzo seakan sudah kehilangan gairah balapan usai gagal merebut satu pun podium sementara rekannya, Valentino Rossi, telah menjuarai dua seri. Kondisi itu bahkan memaksa Yamaha mengeluarkan kritik pedas kepada Lorenzo. Menurut tim, performa pembalap Spanyol 29 tahun berada jauh di luar ekspektasi.
"MotoGP Argentina merupakan balapan yang mengecewakan bagi Jorge (Lorenzo), apalagi Valentino Rossi mampu juara dengan performa begitu gemilang. Ini kekecewaan besar, padahal Jorge sudah berlatih keras," kata Manajer Movistar Yamaha, Wilco Zeelenberg sesaat setelah balapan di GP Argentina berakhir.
Menurut koresponden Moto Revue yang tak dijelaskan identitasnya, Lorenzo berencana meninggalkan motor YZR-M1 demi menunggangi Desmosedici pada 2016 mendatang. Kendati kabar itu mungkin benar, kecil peluangnya untuk terjadi.
Pasalnya, kontrak dengan Yamaha baru akan habis akhir tahun depan. Apalagi kontrak Andrea Dovizioso dan Andrea Iannone bersama Ducati juga baru akan habis di tahun yang sama. (Baca juga : Rossi Pagari Lorenzo dari Kemilau Ducati)
Dua kali juara dunia MotoGP ini juga memiliki hubungan baik dengan General Manager Ducati Corse, Luigi 'Gigi' Dall'Igna. Dall'Igna yang dulunya mantan Direktur Teknis Aprilia Racing, merupakan sosok penting di balik gelar dunia GP250 2006 dan 2007 milik Lorenzo.
(bbk)