Soal Status Arema Belum Lega

Rabu, 29 April 2015 - 14:19 WIB
Soal Status Arema Belum...
Soal Status Arema Belum Lega
A A A
MALANG - Arema Cronus sempat mendapatkan sinyal positif terkait eksistensi klub di kompetisi sepak bola Indonesia. Setelah akhirnya diundang Menpora dalam pertemuan dengan klub kontestan QNB League 2015, juga ada statemen dari Menpora agar Arema tetap berlaga di liga.
Namun Arema belum sepenuhnya lega dengan sinyal tersebut. Sebab, Menpora sendiri sejauh ini belum benar-benar mengizinkan Singo Edan berlaga sebelum menyelesaikan persoalan legalitas yang belum final.

Arema hanya bisa menunggu sembari terus mencari solusi terbaik agar rekonsiliasi bisa tercapai. Semula berpikir hanya butuh 'me-reset' kepengurusan Yayasan Arema, nyatanya tak semudah itu. Masih ada pihak lain yang keberatan dan membutuhkan pembicaraan lebih panjang.

"Kami belum sepenuhnya lega jika Menpora belum memberikan keputusan mutlak terkait status Arema. Keputusan itu akan memberikan kekuatan eksistensi Arema di sepak bola Indonesia. Sejauh ini kami masih menunggu itu," tutur Iwan Budianto, bos Arema Cronus.

Diakuinya, Menpora baru akan menentukan status Arema setelah ada hasil final dari proses rekonsiliasi. Sementara rekonsiliasi sendiri masih berliku karena ada pihak yang juga mengklaim sebagai pengelola yang sah, yakni Winarso dan Novi Adrianda Zaenal sebagai ahli waris Lucky Acub Zaenal.

Walau selama ini Arema dan Aremania terlihat keras kepada Menpora, Iwan menyatakan itu bukan wujud permusuhan. "Menpora adalah pemerintah dan Arema berada di jalur PSSI. Terlihat beda, tapi nyatanya keputusan Menpora juga sangat menentukan arah sepak bola kita,"papar dia.

Iwan Budianto sendiri tak merinci bagaimana detail proses rekonsiliasi yang dibangunnya sejak awal April silam. Dia hanya mengatakan prosesnya terus berlanjut dan diharapkan keterlibatan Menpora bisa membuat persoalan bisa diselesaikan lebih cepat.

Arema sebelumnya sangat khawatir tidak bisa melanjutkan kiprahnya di QNB League. Selain nama klub sempat tak tercantum dalam undangan pertemuan Menpora, Arema (dan Persebaya) juga dituding menjadi alasan tersendatnya kompetisi Indonesia.
(aww)
Berita Terkait
BEI Buka Gembok Saham...
BEI Buka Gembok Saham Emiten Erick Thohir & Bank QNB
Bank QNB Indonesia Fokus...
Bank QNB Indonesia Fokus Garap Pasar Korporasi dan Konglomerasi
Upaya Bank Menyediakan...
Upaya Bank Menyediakan Solusi Akses Pendidikan Anak Berkualitas
Bank QNB Indonesia Luncurkan...
Bank QNB Indonesia Luncurkan Reksa Dana Berbasis USD
Bank QNB Indonesia Dapat...
Bank QNB Indonesia Dapat Setoran Modal Tambahan Sebesar Rp442,9 Miliar
Bank QNB Indonesia Memperkuat...
Bank QNB Indonesia Memperkuat Fokus pada Bisnis Perbankan Korporasi
Berita Terkini
ASEAN Hyundai Cup 2026...
ASEAN Hyundai Cup 2026 Tayang di VISION+: Simak Jadwal Pertandingan Minggu Ini!
1 menit yang lalu
Piala Dunia 2026 Sukses...
Piala Dunia 2026 Sukses Digelar, Presiden FIFA Gianni Infantino Dapat Tawaran Jabatan dari Trump
8 menit yang lalu
John Herdman Pede Timnas...
John Herdman Pede Timnas Indonesia Mampu Bersaing Juarai AFF 2026
14 menit yang lalu
Profil Pau Cubarsi,...
Profil Pau Cubarsi, Pemain Muda Terbaik Piala Dunia 2026 yang Pernah Main di Solo
2 jam yang lalu
FIFA Bikin Kejutan!...
FIFA Bikin Kejutan! Leandro Paredes Tak Jadi Dikartu Merah di Final Piala Dunia 2026
5 jam yang lalu
H-3 Piala AFF 2026,...
H-3 Piala AFF 2026, Kapan Daftar Pemain Timnas Indonesia Diumumkan?
5 jam yang lalu
Infografis
Presiden Trump: Zelensky...
Presiden Trump: Zelensky Belum Siap untuk Perdamaian
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved