Gawat! Musim Ini di Ambang Tak Ada Kompetisi
Kamis, 30 April 2015 - 12:21 WIB
Gawat! Musim Ini di Ambang Tak Ada Kompetisi
A
A
A
MAKASSAR - Musim ini kompetisi Liga Indonesia di semua level di ambang terhenti selamanya. Nasib kelanjutan kompetisi akan ditentukan dalam rapat Executive Committee (Exco) PSSI pada 2-3 Mei. Dalam rapat Exco PSSI tersebut akan ditentukan, apakah kompetisi tetap dijalankan atau tidak ada tahun ini.
Ketua 18 klub PSSI Sumirlan mengungkapkan, tahun ini bisa saja tidak ada kompetisi yang dijalankan. Itu dengan catatan jika memang Kemenpora yang sebelumnya membekukan PSSI tidak mau mencabut Surat Keputusan pembekuan tersebut. "Skenario tidak adanya kompetisi tetap ada karena Menpora tetap tidak mau mengakui PSSI,"ungkap Sumirlan.
Meski demikian, dirinya berharap agar kompetisi tertinggi di Indonesia ini tetap bisa berjalan sesuai jadwal, karena klub sangat dirugikan kalau penghentian kompetisi tersebut dilakukan. "Kami berharap liga ini tetap dijalankan,"tukasnya.
Sumirlan yang juga direktur klub PSM Makassar itu mengatakan, kompetisi di Indonesia terhenti jika pihak kepolisian tidak menerbitkan surat izin keramaian menggelar pertandingan. Pasalnya, Mabes Polri mengikuti keputusan Kemenpora yang tidak mau mengakui PSSI sebagai induk organisasi sepak bola di Tanah Air. "Kami sangat ingin menggelar kompetisi, tapi kalau izin dari kepolisian tidak turun, bagaimana caranya bermain,"tanya dia.
Polemik antara PSSI dan Kemenpora meledak setelah Kementerian Pemuda dan Olahraga yang dimimpin Imam Nahrawi tersebut membekukan PSSI pada 18 April lalu. Bahkan, pihak Kemenpora sama sekali tidak memberikan izin penyelenggaraan pertandingan jika ditangani oleh PSSI. Meski saat ini, tengah menyusun Tim Transisi untuk mengganti peran organisasi yang kali ini dipimpin oleh La Nyalla Mattalitti tersebut.
Sumirlan yang juga merupakan direktur klub PSM menuturkan, jika saat ini FIFA sebagai Federasi Sepak Bola Dunia hanya mengakui PSSI sebagai induk organisasi bukan Kemenpora atau Tim Transisi sebagai pihak ketiga. "‎Lucu kalau Tim Transisi yang tidak dianggap FIFA lantas menggulirkan kompetisi,"ujarnya.
Ketua 18 klub PSSI Sumirlan mengungkapkan, tahun ini bisa saja tidak ada kompetisi yang dijalankan. Itu dengan catatan jika memang Kemenpora yang sebelumnya membekukan PSSI tidak mau mencabut Surat Keputusan pembekuan tersebut. "Skenario tidak adanya kompetisi tetap ada karena Menpora tetap tidak mau mengakui PSSI,"ungkap Sumirlan.
Meski demikian, dirinya berharap agar kompetisi tertinggi di Indonesia ini tetap bisa berjalan sesuai jadwal, karena klub sangat dirugikan kalau penghentian kompetisi tersebut dilakukan. "Kami berharap liga ini tetap dijalankan,"tukasnya.
Sumirlan yang juga direktur klub PSM Makassar itu mengatakan, kompetisi di Indonesia terhenti jika pihak kepolisian tidak menerbitkan surat izin keramaian menggelar pertandingan. Pasalnya, Mabes Polri mengikuti keputusan Kemenpora yang tidak mau mengakui PSSI sebagai induk organisasi sepak bola di Tanah Air. "Kami sangat ingin menggelar kompetisi, tapi kalau izin dari kepolisian tidak turun, bagaimana caranya bermain,"tanya dia.
Polemik antara PSSI dan Kemenpora meledak setelah Kementerian Pemuda dan Olahraga yang dimimpin Imam Nahrawi tersebut membekukan PSSI pada 18 April lalu. Bahkan, pihak Kemenpora sama sekali tidak memberikan izin penyelenggaraan pertandingan jika ditangani oleh PSSI. Meski saat ini, tengah menyusun Tim Transisi untuk mengganti peran organisasi yang kali ini dipimpin oleh La Nyalla Mattalitti tersebut.
Sumirlan yang juga merupakan direktur klub PSM menuturkan, jika saat ini FIFA sebagai Federasi Sepak Bola Dunia hanya mengakui PSSI sebagai induk organisasi bukan Kemenpora atau Tim Transisi sebagai pihak ketiga. "‎Lucu kalau Tim Transisi yang tidak dianggap FIFA lantas menggulirkan kompetisi,"ujarnya.
(aww)